Tanaman yang Tak Butuh Banyak Sinar Matahari, Jangan Salah Taruh

Decor | Jumat, 19 Februari 2021 14:03

Reporter : Mutia Nugraheni

Tempatkan di area yang jauh dari jendela sehingga tidak pernah berada dalam jalur cahaya langsung.

Dream - Jika Sahabat Dream mengira semua tanaman hias membutuhkan sinar matahari langsung untuk tumbuh, ini merupakan sebuah kesalahan. Ada beberapa tanaman yang justru bisa tumbuh dengan optimal jika tak mendapat sinar matahari berlebihan.

" Jumlah sinar matahari yang dibutuhkan tanaman tergantung dari mana asalnya dan lingkungan asalnya. Bila digunakan untuk lebih banyak cahaya tidak langsung, meletakkannya di tempat dengan sinar matahari yang kuat sepanjang hari dapat menyebabkannya terbakar," ujar Nika Vaughan, pakar tanaman dan pemilik Plant Salon, dikutip dari MarthaStewart.

Pencahayaan tidak langsung biasanya mengacu pada area mana pun di rumah, di mana sinar matahari melewati penghalang seperti tirai, sebelum mencapai tanaman. Tanaman yang tumbuh dalam pencahayaan tidak langsung harus ditempatkan di ruangan dengan jendela yang mendapat sedikit  sinar matahari.

" Tempatkan di area yang jauh dari jendela sehingga tidak pernah berada dalam jalur cahaya langsung," jelas Marcus Bridgewater, yang juga seorang pakar tanaman.

Berikut empat tanaman yang tak butuh paparan sinar matahari langsung. Bisa ditempatkan di teras atau dalam ruangan.

 

Tanaman yang Tak Butuh Banyak Sinar Matahari, Jangan Salah Taruh
Tanaman ZZ/ Foto: Shutterstock
2 dari 5 halaman

Monstera Deliciosa

Monstera Deliciosa dikenal memiliki daun besar dengan lubang yang memungkinkan sinar matahari menembus ke daun bagian bawah.

Varietas ini mentolerir pencahayaan tidak langsung dengan baik sambil tetap terlihat besar dan lebat. Monstera ini mudah beradaptasi dengan jangkauan cahaya yang lebih luas.

Chlorophytum Comosum/ spider plant

 Lili paris spider plants
© Shutterstock

Mencari tanaman hias yang menarik dan dapat tumbuh subur di lingkungan pencahayaan minim? Marcus merekomendasikan chlorophytum comosum atau juga dikenal sebagai tanaman " laba-laba" atau " pesawat terbang" .

" Tanaman ini tumbuh paling baik dalam kondisi tidak langsung mendapat paparan mahari atau minim cahaya. Populer karena cabangnya yang melengkung (terkadang beraneka ragam) yang menghasilkan banyak keturunan atau versi mini dari batang induk," ujar Nika.

 

3 dari 5 halaman

Aglaonema

Untuk opsi seru yang akan mencerahkan sudut yang redup, cobalah tempatkan Aglaonema. Kelompok tanaman ini memiliki warna beragam dan cerah seperti merah muda, merah, krem, kuning kemerahan, putih, dan keemasan.

Tanaman ini juga dapat tumbuh di mana saja, termasuk dia area dengan cahaya matahari minim dan dengan kelembapan rendah. Penting diingat, seperti kebanyakan tanaman hias yang mentolerir cahaya redup, tanaman ini tumbuh dengan lambat.

Zamioculcas Zamiifolia

 Tanaman ZZ
© Shutterstock

Lebih dikenal sebagai tanaman " ZZ" , zamioculcas zamiifolia adalah cara yang baik untuk menambahkan dedaunan ke area dalam rumah yang tidak menerima banyak sinar matahari.

Daunnya yang berkilau dan lilin tumbuh di batang yang tebal dan berair, dan akarnya menumbuhkan umbi bundar untuk menyimpan air. Itu adalah lambang tanaman dengan kebutuhan cahaya yang rendah. Tanaman ini mudah dipindahkan di berbagai area dalam ruangan.

 

4 dari 5 halaman

Tanaman Hias Beraroma Harum, Segarkan Rumah dengan Alami

Dream - Memiliki rumah yang beraroma harum dapat membantu kita merasa lebih nyaman. Aroma yang menyegarkan kerap membuat semangat, sementara yang lembut bisa memunculkan suasana rileks.

Untuk menghadirkan aroma yang memanjakan hidung di rumah, mungkin selama ini Sahabat Dream menggunakan pengharum ruangan. Memang, lebih praktis dan aromanya lebih tahan lama dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Sebenarnya ada cara lebih alami dan menyegarkan untuk menghadirkan aroma harum dalam rumah. Taruh saja tanaman hias yang memiliki aroma khas menyegarkan. Tampilannya begitu apik dan memiliki aroma yang wangi. Coba letakkan tanaman berikut dalam rumah.

1. Melati

 Melati
© Pixabay

Tidak semua bunga melati memiliki wangi, namun Jasminum polyanthum merupakan jenis yang banyak ditanam di dalam ruangan. Bunga ini mengeluarkan aroma manis pada malam hari. Simpan jenis melati ini di dekat jendela agar mendapat sinar matahari yang cukup.

2. Gardenia

 Gardenia
© MEN

Tanaman gardenia adalah salah satu yang paling harum. Memang, gardenia cenderung tumbuh subur di luar ruangan, tapi juga dapat hidup di dalam ruangan selama diberi perawatan yang tepat. Letakkan di lingkungan yang tepat, dan dapatkan efek aromatiknya.

 

5 dari 5 halaman

Bisa Juga Menaruh Tanaman Ini

3. Geranium beraroma

 Geranium
© Unsplash

Ada beberapa jenis geranium yang dapat dipilih, masing-masing dengan aroma khasnya sendiri. Ada aroma geranium aprikot, apel, lemon, mint, stroberi, atau wewangian lainnya. Pilih geranium yang sesuai dengan kepribadian dan aromanya disukai.

4. Tanaman sitrus

 Citrus plants
© Pixabay

Tanaman jeruk mengeluarkan aroma manis jeruk, lemon, dan jeruk bali. Jenis tanaman ini membutuhkan banyak sinar matahari, penyiraman konstan, dan tanah pot yang dikeringkan dengan baik.

5. Tea Rose Begonia

 Begonia
© Pixabay

Kebanyakan begonia tidak beraroma, tetapi varietas tea rose begonia memiliki wangi yang ringan dan manis. Tanaman cantik ini bekerja dengan baik jika ditaruh di keranjang gantung atau pot di dekat jendela.

Sumber: Simplemost

Terkait
Join Dream.co.id