Rumah Apung Futuristik, Bisa Untuk Isolasi Mewah Saat Pandemi

Decor | Rabu, 23 Juni 2021 16:02

Reporter : Mutia Nugraheni

Bakal dipasarkan pada Juli 2022 mendatang.

Dream - Sebagian besar orang di dunia sangat rindu laut, pantai, melihat pemandangan indah tanpa takut terpapar virus Covid-19. Sayangnya, pandemi tak kunjung berakhir. Tetap berada di rumah hingga pandemi mereda tetap menjadi pilihan terbaik.

 Anthenea
© Anthenea

Jika tak bisa keluar rumah, bagaimana kalau membeli rumah apung yang mewah di Prancis bernama Anthenea. Tempat tinggal berbentuk kubah ini siap diluncurkan pada 2022 mendatang.

 Anthenea
© Anthenea

Dirancang oleh arsitek angkatan laut Prancis Jean-Michel Duacancelle, desain aslinya terinspirasi oleh 'sarang penjahat' dari film James Bond 1977 The Spy Who Loved Me. Strukturnya mirip UFO dan telah dikembangkan lima prototipe serta membutuhkan waktu 15 tahun untuk diselesaikan.

Rumah Apung Futuristik, Bisa Untuk Isolasi Mewah Saat Pandemi
Anthenea.
2 dari 5 halaman

Konsep Bunga Teratai

Anthénea memiliki diameter 31 kaki atau 9,4 meter dan menawarkan ruang untuk dua orang dewasa atau keluarga dengan empat penumpang. Dilengkapi dengan lounge, dapur kecil, sedangkan atapnya dilengkapi dengan area santai yang dapat menampung hingga 12 tamu.

 Anthenea
© Anthenea

Bisa dibilang, fitur terbaik Anthenea adalah kemampuannya untuk menyatu secara mulus dengan laut. Perusahaan menggambarkannya sebagai " bunga teratai" karena berada di atas laut dan " tidak berdampak pada ekosistem bawah laut" .

Pod dilengkapi dengan panel surya dan sistem penahan inovatif dan sekrup pasir yang tidak merusak dasar laut. Teknologi hijau tambahan hadir dalam bentuk sistem penyaringan air asin dan sistem pengolahan limbah yang disetujui US Coast Guard.

 

3 dari 5 halaman

Bisa Ditambatkan

Strukturnya sendiri juga 100 persen dapat didaur ulang, yang berarti tidak ada limbah bahkan di akhir siklus hidupnya. Anthenea dapat dilengkapi dengan propulsi dan digerakkan dengan joystick jika membutuhkan pergantian.

 Anthenea
© Anthenea

Pod juga dapat ditambatkan seperti kapal biasa di dek dan dilaporkan dapat tetap stabil dalam angin Force 6 hingga 27 knot. Pod dapat digunakan sebagai kondominium laut eksklusif dan aman selama pandemi.

Penasaran harganya? Mulai dari US $365.000 atau Rp5,2 miliar hingga US$730.000 atau sekitar Rp10.5 miliar. Rumah atau apartemen apung mewah ini bisa dipesan Juli 2022.

Sumber: Robbreport.com

4 dari 5 halaman

Gabungan 3 Kontainer Besar Jadi Rumah Nyaman

Dream - Material praktis untuk membangun rumah kini tengah naik daun. Salah satu yang diminati adalah kontainer bekas. Seperti sebuah rumah yang unik di Danau Taupo, New Zealand.

Rumah ini terbuat dari gabungan tiga kontainer, yang dirancang oleh Brenda Kelly dari IQ Container Homes. Tiga kontainer sepanjang 6 meter digunakan untuk membentuk desain rumah mungil nan nyaman.

 Rumah Kontainer
© iqcontainerhomes.co.nz

Foto: iqcontainerhomes.co.nz

Di dalamnya terdapat ruang tamu terbuka dan dapur dengan pemandangan memukau. Dilengkapi dengan pintu geser yang mengarah ke dek dengan tangga yang mengarah ke halaman.

 Rumah kontainer
© iqcontainerhomes.co.nz

Foto: iqcontainerhomes.co.nz

Konsep rumah unik ini mencakup parkir tertutup di bawah desain rumah kontainer dan teras tertutup. Interior menarik dengan dinding aksen kayu lapis yang serasi dengan dinding ruang tamu dan berfungsi sebagai latar tempat tidur.

 

5 dari 5 halaman

Material Hemat Energi

Lalu ada lemari dengan pintu cermin geser ada di dinding dan tempat tidur yang bisa diangkat untuk penyimpanan tambahan. Rumah kontainer ini terbuat dari baja Corten non-korosif yang dibuat agar tahan lama, dan 100% dapat didaur ulang saat tidak lagi dibutuhkan.

 Rumah Kontainer
© iqcontainerhomes.co.nz

Kelengkapannya juga berasal dari barang-barang ramah lingkungan seperti cat rendah VOC, pencahayaan LED, dan peralatan hemat energi. Konsep arsitektur modular seperti ini memungkinkan untuk memulai dari rumah yang kecil dan berkembang sesuai kebutuhan dan anggaran memungkinkan.

Ada juga pilihan tambahan untuk sumber tenaga surya dan air hujan untuk lebih meminimalkan jejak karbon dan biaya kebutuhan dasar bulanan. Konsepnya cukup menarik.

Sumber: walkaboutonline.com

Join Dream.co.id