Pria Ini Bikin 'Private Warkop' di Rumah Biar Tak Jenuh PPKM

Decor | Kamis, 22 Juli 2021 08:06

Reporter : Mutia Nugraheni

Mungkin juga bisa dibuat di rumah.

Dream - Warung kopi atau warkop biasanya jadi tujuan para bapak saat ingin melepas penat. Bukan hanya sekadar mencari kopi hangat, tapi juga ingin melepas penat. Sayangnya dalam situasi pandemi dan PPKM Darurat seperti sekarang, nongkrong di warkop jadi hal tak bisa dilakukan.

Pasalnya bisa memicu kerumunan dan meningkatkan risiko penularan virus Covid-19. Untuk meredakan jenuh dan meredakan rasa kangen nongkrong di warkop, seorang pria membuat 'private warkop' di rumah.

Lewat akun TikTok @adinug11 ia memperlihatkan bagaiman memotong kayu lalu menyusunnya di sudut dapur. Kayu tersebut disusun mirip warkop dengan kompor di bagian dalam. Terdapat tiang kayu untuk menggantung berbagai minuman sachet.

 Private Warkop
© akun TikTok @adinug11

Bagian pinggir terdapat rumah kabel. Bisa untuk charger handphone atau laptop karena mejanya cukup lebar. Cukup mirip dengan warkop tapi dengan versi mini.

 

Pria Ini Bikin 'Private Warkop' di Rumah Biar Tak Jenuh PPKM
Foto: Akun TikTok @adinug11
2 dari 6 halaman

Video Private Warkop

Warkop tersebut juga dilengkapi beberapa kipas angin agar tak terlalu panas. Bisa jadi ide seru untuk dibuat di rumah agar bisa tetap nongkrong dengan suasana bareng keluarga. Lihat saja videonya.

 

@adinug11

gara2 ppkm... ##warungkopi

♬ Beggin' - Måneskin
3 dari 6 halaman

Ide Atap Buka Tutup Praktis Bikin Rumah Segar

Dream - Bagian teras atau yang berbatasan langsung dengan bagian luar seringkali kita tutup dengan atap permanen. Atap itu memang bisa melindungi dari panas dan hujan. Sebenarnya ada cara alternatif untuk membuat atap, yaitu buka tutup.

Seperti inspirasi dari akun Instagram @evieninon. Lewat video, ia memperlihatkan area lantai dua rumahnya dan ruang mencuci. Bagian atapnya yang terbuat dari material fiber dan kayu dibuat bisa dibuka dan ditutup.

Saat siang atap dibuka dan ketika hujan atau gerimis dan malam ditutup. Atap ini membuat sirkulasi udara berjalan lebih maksimal. Begitu juga penerangan karena sinar matahari bisa masuk.

Untuk menutup dan membuka terdapat semacam tali penggerak yang cukup dibuka dan ditarik. Cukup simpel dan bisa diterapkan di rumah.

 Atap buka tutup
© @evieninon

" Yang sederhana ini ada di #lantaiduaninon siang malam selalu terbuka, kecuali gerimis atau hujan. Jasanya geday nih, menerangi dan membuat sirkukasi udara selalu segar di #laundryninon #musholaninon #ruangmakanninon #coffeebarninon dan #dapurninon," tulisnya.

 

4 dari 6 halaman

Lihat Video Atap Buka Tutup

Atap ini memang cukup fungsional. Menurut @evieninon kelemahan atap ini adalah jika lupa ditutup saat hujan maka akan membasahi bagian rumah. Untuk itu, jangan sampai lupa. Lihat videonya.

      View this post on Instagram

A post shared by 𝓔𝓿𝓲𝒆 𝓒𝓱𝓪𝓶𝓲𝓭 (@evieninon)

5 dari 6 halaman

Ide Adaptasi Desain Rumah Era Covid-19 dari Arsitek Ternama

Dream - Pandemi Covid-19 sejak 2020 hingga saat ini dan belum kunjung terkendali benar-benar mengubah setiap aspek kehidupan manusia. Bukan hanya dari kesehatan, tapi bisnis, pendidikan, kebiasaan, teknologi hingga jadi pertimbangan penting dalam membuat rumah tinggal.

Yu Sing, arsitek ternama Indonesia yang dikenal dengan konsep desain ramah lingkungan, memiliki pendapat sendiri terkait konsep pembangunan rumah yang juga harus adaptif dalam kondisi pandemi. Pendiri konsultan arsitektur, Akanoma Studio mengungkap kalau sebaiknya kini rumah dibangun terpisah.

" Dalam masa ini, bagaimana perubahan desain rumah2 kita? Saran saya, mulai sekarang dipikirkan desain rumah yang memungkinkan untuk sebagian ruangan terpisah difungsikan jadi ruang/paviliun isolasi mandiri," tulis arsitek lulusan ITB ini di akun Instagramnya.

Ada area khusus seperti paviliun terpisah. Saat dibutuhkan isolasi mandiri, ruangan ini bisa digunakan dan aman bagi anggota keluarga.

" Misal desain rumah terdiri dari 2 atau lebih massa bangunan. Maka satu massa bangunannya dapat difungsikan untuk isolasi mandiri. Minimal kamar, kamar mandi, pantri," ungkapnya.

 

6 dari 6 halaman

Ventilasi

Hal yang juga harus diperhatikan adalah banyaknya ventilasi. Yu Sing mengingatkan agar tidak bergantunng pada pendingin ruangan atau air conditioner.

 Unggahan Yu Sing
© Instagram Yu Sing

" Semua ventilasi harus sangat baik. Jangan mengandalkan AC. Insulasi dinding dan atap akan menjadi porsi biaya pembangunan yang naik, tapi sangat dibutuhkan," pesannya.

Bagi Sahabat Dream yang tengah membangun atau merenovasi rumah, konsep tersebut mungkin bisa diterapkan. Pasalnya kita belum tahu pasti kapan pandemi ini bakal berakhir dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga adalah yang utama dan hal itu dimulai dari rumah.

Join Dream.co.id