Plus Minus Kipas Angin Gantung vs Berdiri

Decor | Senin, 24 Mei 2021 10:05

Reporter : Mutia Nugraheni

Bingung memilih? Keduanya memiliki plus minus masing-masing.

Dream - Kipas angin jadi barang wajib yang ada di rumah, mengingat Indonesia memiliki iklim tropis. Udara yang panas bisa muncul kapan saja, bahkan sebelum hujan datang.

Tak mungkin menyalakan pendingin ruangan setiap saat. Pastinya kita harus punya kipas angin di rumah. Bisa berupa kipas angin di langit-langit atau kipas angin yang berdiri.

Bingung memilih? Keduanya memiliki plus minus masing-masing. Perbedaan keduanya terletak pada cara pemasangan. Tentu saja kipas angin berdiri lebih mudah dipasang dan mudah dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lain.

Sementara itu, kipas angin gantung harus dipasang di langit-langit ruangan. Kipas angin jenis ini memberikan lebih banyak aliran udara. Beberapa model memiliki fitur lebih canggih, dan lebih nyaman karena tidak memakan tempat.

 

Plus Minus Kipas Angin Gantung vs Berdiri
Ceiling Fan/ Shutterstock
2 dari 6 halaman

Sesuaikan Kebutuhan

Kendati demikian, kipas angin gantung cenderung lebih mahal dan membutuhkan instalasi pemasangan. Dari segi tampilan, kipas angin gantung terbilang lebih unggul karena memberikan nuansa yang permanen dan banyak jenis, misalnya yang dilengkapi lampu cantik. Tak hanya itu, ada juga jenis kipas angin gantung yang memiliki bilah motif kayu.

 Kipas angin
© Shutterstock

Kipas angin gantung dinilai lebih menguntungkan jika ditempatkan di ruangan yang besar. Umumnya kipas angin gantung ditempatkan di area tengah ruangan. Lokasi sentral di dalam ruangan ini memberikan sudut pandang yang lebih baik untuk memberkan aliran udara.

Berbeda dengan kipas angin gantung yang membutuhkan pemasangan khusus, kipas angin berdiri lebih mudah dipasang. Kipas angin berdiri lebih baik dalam hal penyediaan arus udara dingin secara stabil.

Ruangan jadi sejuk lebih cepat ketimbang menggunakan kipas angin gantung. Kipas angin jenis ini harganya cenderung murah, sehingga ada risiko lebih cepat rusak. Selengkapnya baca di Diadona.id.

 

3 dari 6 halaman

Tak Boleh Abai, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah

Dream - Aktivitas seluruh keluarga selama pandemi kini berpusat di rumah. Bekerja, sekolah dan hal lain dilakukan secara online. Saat ini memang di rumah saja dan keluar hanya untuk kebutuhan mendesak jadi langkah paling aman demi mengurangi risiko tertular Covid-19.

Penting untuk mengkondisikan rumah selalu nyaman dan sehat. Terutama dalam hal kualitas udara. Setiap hari, tubuh membutuhkan oksigen agar organ bisa bekerja dengan baik.

Jaga asupan oksigen atau udara di rumah agar selalu bersih agar aman dihirup oleh seluruh anggota keluarga. Lalu, bagaimana menjaga kualitas udara dalam rumah? Dokter Maydie Esfandiari, spesialis paru, dalam acara peluncuran Puressentiel Purifying Air Spray pada 21 Januari 2021 secara virtual, memberikan penjelasan.

" Pentingnya udara segar untuk kesehatan, karena tubuh membutuhkan oksigen dari udara untuk kelangsungan metabolisme. Dengan metabolisme yang baik, oksigen akan terkirim ke seluruh tubuh. Bagaimana udara yang baik? Terdapat banyak ion negatif dan tak tercemar virus, bakteri, jamur, debu, gas, asap, gas," kata dr. Maydie.

Ia juga menjelaskan ciri-ciri udara bersih, yaitu tidak berwarna, berbau, dan berasa. Juga terasa segar bila dihirup, serta tidak bercampur dengan benda asing misalnya debu.

 

4 dari 6 halaman

Ventilasi

Ada beberapa hal yang penting dilakukan menurut dr Maydie untuk menjaga kualitas udara dalam rumah. Antara lain harus memperhatikan sirkulasi udara, letakkan ventilasi di ruangan yang tepat, gunakan pembersih udara yang aman.

Hal lain yang bisa dilakukan untuk menjaga udara dalam rumah dan ruangan bebas dari virus dan bakteri berbahaya adalah dengan menggunakan disinfektan spray. Salah satunya Puressentiel Purifying Air Spray ang baru saja diluncurkan pada 21 Januari 2021 kemarin.

“ Puressentiel Purifying Air Spray telah bersertifikasi Ecocert dan memiliki 11 uji efikasi yang terbukti secara ilmiah dapat mencegah dan menghancurkan sumber kontaminasi ditambah 4 uji toleransi sehingga aman untuk semua anggota keluarga termasuk yang memiliki alergi dan penderita asma kategori ringan hingga sedang," kata Nurhayatini, Product Manager, PT Natural Nutrindo.

 

5 dari 6 halaman

Rumah Hadap Utara atau Selatan Dianggap Ideal, Ketahui Alasannya

Dream - Lokasi rumah terhadap matahari seringkali jadi pertimbangan saat memilih rumah. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, sebagian besar orang memilih rumah yang menghadap utara atau selatan.

Mengapa? Panas dari cahaya matahari jadi pertimbangan utama. Panas oleh radiasi matahari dapat merusak dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Oleh sebab itu, gelombang cahaya matahari ini harus disaring untuk sebelum masuk ke ruangan.

Hal ini dilakukan untuk memunculkan penerangan yang cukup sekaligus tidak menimbulkan suhu yang berlebihan. Cahaya yang masuk ke dalam ruang dapat diatur sedemikian rupa dengan memperhatikan arah hadap/orientasi bangunan itu sendiri.

Supaya sinar matahari yang didapat optimal, maka harus dibuat bukaan yang tepat untuk menentukan kualitas cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah. Sumber cahaya alami seharusnya jadi faktor utama penentu dalam menyusun dan menata ruang.

Kendati demikian, membawa cahaya ini ke dalam rumah harus dilakukan dengan hati-hati. Sebagai penerang alami, sifat penerangan yang diberikan oleh matahari adalah penyinaran merata dan terjadi terus menerus.

 

6 dari 6 halaman

Level Radiasi

Perlu diketahui bahwa angka radiasi setiap orientasi ini memiliki besaran yang berbeda. Angka radiasi untuk utara adalah 130, timur laut 113, timur 112, tenggara 97, selatan 97, barat daya 176, barat 243, dan barat laut 211.

Oleh karena itu, sebaiknya tinggi peletakan dan bentuk bukaan perlu diperhatikan agar sudut cahaya matahari yang tajam di pagi atau sore hari tidak mengganggu. Agar sinar matahari yang didapat optimal, maka harus dibuat bukaan yang tepat.

Hal ini pula yang mendasari kebanyakan orang untuk memilih rumah dengan arah hadap utara atau selatan. Rumah dengan bukaan yang cukup di posisi ini akan mendapatkan cahaya matahari yang terbaik, karena jalur lintasan matahari dari timur ke barat tidak akan menyetorkan panasnya secara langsung yang dapat membuat rumah menjadi kurang nyaman.

Penjelasan selengkapnya baca di Diadona.id

Join Dream.co.id