Kebiasaan yang Bikin Barang Elektronik di Rumah Cepat Rusak

Decor | Senin, 7 Juni 2021 08:00

Reporter : Mutia Nugraheni

Jangan lakukan hal berikut ya, Sahabat Dream.

Dream - Adanya teknologi seperti alat elektronik memang tak dipungkiri sangat membantu kita dalam melakukan banyak kegiatan hingga pekerjaan rumah menjadi lebih mudah dan cepat. Karena tidak murah, pastinya kita ingin memiliki alat elektronik dalam jangka waktu yang panjang.

Walaupun terdapat garansi, menjaga alat elektronik juga perlu dilakukan agar masa pakainya lebih lama serta dapat menghemat anggaran untuk keperluan lainnya. Nah ada kebiasaan yang kerap dilakukan dan membuat barang elektronik di rumah cepat rusak. Apa saja?

1. Lupa mematikan laptop
Dengan banyaknya pekerjaan yang harus dikerjakan menggunakan laptop, kita seringkali lupa untuk mematikannya. Hal itulah yang menjadi penyebab laptop mahal sekalipun mudah rusak.

Syarat untuk membuat laptop lebih lama adalah untuk mematikannya setidaknya sekali sehari. Hal ini untuk memungkinkan sistem operasi dan perangkat lunak berjalan dengan lancar dan maksimal. Kesalahan lain yang menyebabkan laptop cepat rusak adalah akibat tidak menginstal program anti-virus dan malware.

2. Membiarkan smartphone dalam keadaan panas
Jika merasa harus segera mengganti smartphone bahkan sebelum keluaran terbaru keluar, itu mungkin karena kamu sering membiarkannya dalam keadaan panas. Menurut PCMag, penyebab utama smartphone panas adalah kebiasaan mengisi daya perangkat semalaman.

Faktanya, smartphone kamu akan berisiko kepanasan ketika kondisi baterai sangat penuh. Selain itu, terlalu banyak paparan panas dari matahari juga dapat menyebabkan banyak masalah pada ponsel, seperti kebocoran baterai bahkan resiko kehilangan data.

 

 

Kebiasaan yang Bikin Barang Elektronik di Rumah Cepat Rusak
Mesin Cuci
2 dari 6 halaman

Hindari Lakukan Ini

3. Memaksakan muatan pada mesin cuci
Karena ingin menghemat waktu, kita pasti pernah memaksakan begitu banyak cucian kotor dalam mesin cuci. Padahal mesin cuci dengan muatan yang melebihi batasnya akan membuatnya mudah rusak.

Terutama jika dilakukan sering. Hal ini akan membuat mekanisme aus seperti agitator sentral menjadi rusak. Hal lainnya juga disebabkan penggunaan deterjen yang terlalu banyak.

4. Tidak membersihkan mesin pembuat kopi
Adanya mesin kopi memang sangat memanjakan kita setiap pagi. Setelah dipakai, pastikan membersihkannya. Singkirkan kerak dan sisa bubuk pada mesin kopi secara rutin. Hilangkan bekas tumpahan air, jamur, debu, hingga kotoran lain yang menumpuk di tempat pembuat kopi.

Laporan Yuni Puspita Dewi/ Sumber: RD

3 dari 6 halaman

Cara Simpel Disinfektan Perabot Rumah Tanpa Merusaknya

Dream - Kondisi pandemi membuat kita harus ekstra ketat dalam menjaga kebersihan rumah. Terutama setelah beraktivitas di luar dan kembali rumah, juga jika rumah ada anak kecil, bayi atau lansia yang kesehatannya perlu dijaga.

Disinfektan harus dilakukan secara rutin. Terutama di bagian rumah yang selalu dipegang banyak orang dan berbatasan langsung di area luar. Proses disinfektan tentunya menggunakan cairan khusus agar kuman, virus dan bakteri bisa mati.

Sayangnya, beberapa cairan disinfektan bisa merusak perabot rumah tangga. Seringkali kita melakukan kesalahan saat memilih formula pembersih. Beberapa sangat keras dan merusak permukaan, sementara yang lain tidak menghilangkan kuman dan pada saat yang sama dapat merusak.

Saat memilih produk disinfektan harus kandungan di dalanya. Misalnya, apa yang digunakan untuk disinfektan kayu tidak sama dengan yang digunakan pada material ubin. Masing-masing memiliki beberapa karakteristik yang perlu dipahami untuk menghindari potensi kerusakan.

 

 

4 dari 6 halaman

Formula

Berikut bisa dijadikan panduan untuk memilih disinfektan yang tepat agar perabot tak rusak.

Pemutih 
Merupakan zat yang dianggap terbaik untuk menghancurkan virus, bakteri dan kuman. Gunakan pemutih untuk permukaan yang kedap air seperti keramik, logam, batu, batu bata, dan plastik. Sangat penting menggunakan sarung tangan untuk mencegah kerusakan pada kulit dan tidak mencampurkannya dengan formula lain.

Baking soda
Perabot yang terbuat dari kain seperti tirai, bantal, permadani, perlu dicuci dengan deterjen dan soda kue. Setelah dicuci, jemur di bawah sinar matahari karena sinar ultraviolet memiliki sifat disinfektan. Jangan pernah mencampurnya dengan pemutih atau amonia.

Vinegar
Untuk bagian lantai bisa menggunakan campuran air hangat dan vinegar. Bisa juga pakai pembersih lantai yang mengandung disinfektan. Setelah dipel, tunggu hingga kering.

Sumber: Decor Tips

5 dari 6 halaman

Sumber Pemicu Alergi di Rumah, Bersihkan Secara Rutin

Dream - Reaksi alergi bisa muncul karena ada pemicunya. Bagi Sahabat Dream yang memiliki riwayat alergi atau memiliki anak dengan alergi, pasti akan lebih waspada dengan kondisi sekitar termasuk rumah.

Seringkali reaksi alergi ini bukan hanya sekadar gatal atau bersin, tapi juga sesak napas yang sangat menyiksa. Untuk itu pastikan rumah bebas dari pemicu alergi. Bagaimana caranya?

Lakukan bersih-bersih secara rutin, terutama pada sumber pemicu alergi. Berikut beberapa penyebab reaksi alergi yang sering memenuhi rumah.

Jamur
Kelembapan berlebih umumnya merupakan penyebab tumbuhnya jamur di dalam ruangan. Jamur berkembang biak dengan melepaskan spora kecil yang melayang di udara hingga mendarat di lokasi lain. Respons alergi terhadap jamur adalah hal yang sering terjadi.

Paparan terus menerus dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Untuk mengurangi jamur di rumah, biarkan jendela terbuka sedikit untuk meningkatkan aliran udara dalam rumah. Pastikan bahwa semua ventilasi tidak terhalang dan dibersihkan secara teratur untuk meningkatkan aliran udara yang bersih.

 

6 dari 6 halaman

Binatang peliharaan

Punya hewan peliharaan di rumah? Hewan, terutama yang berbulu seperti kucing, burung, kelinci akan mudah memicu alergi. Bulu serta sekresi cairan dan hewan mudah menyebar ke seluruh rumah dan menempel di perabot.

Sebaiknya hewan peliharaan ditaruh di ruang terpisah. Bersihkan kandang dan seluruh furnitur secara teratur. Lakukan juga vakum setiap hari untuk membersihkan bulu halus hewan peliharaan.

Debu

Debu adalah pembawa utama dan sumber alergen di udara. Protein alergen dibawa pada partikel debu dengan ukuran mulai dari 1mm hingga 20mm (mikron). Karena alergen tersebar sebagai partikel debu, mengurangi konsentrasi debu di udara secara efektif mengurangi paparan alergen di udara.

Lakukan vakum secara teratur. Untuk memastikan bahwa debu yang dihisap tetap terperangkap di dalam vakum, pilih penyedot debu yang memiliki filter udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA).

Kecoa

Banyak yang tak menyadari kalau kecoa juga bisa memicu alergi. Alergennya cenderung berat, mirip dengan alergen tungau debu, dan hanya mungkin ditularkan melalui aktivitas seperti menyapu atau menyedot debu.

Partikel kecoa di udara memasuki selaput lendir mata, hidung, dan paru-paru, dan diketahui menyebabkan atau memperburuk berbagai penyakit alergi seperti rinitis alergi dan asma. Bersihkan sudut-sudut rumah yang lembap dan seringkali jadi sarang kecoa. Semprot juga disinfektan dan gunakan masker saat rumah sedang dibersihkan.

Sumber: Homes to Love
 

 

 

Join Dream.co.id