Jangan Sampai Lidah Buaya Layu, Lakukan Hal Ini

Decor | Kamis, 29 Juli 2021 16:02

Reporter : Mutia Nugraheni

Lidah buaya yang sehat adalah yang warna hijaunya segar dan daunnya tampak gemuk.

Dream – Tanaman lidah buaya jadi favorit banyak orang untuk ditanam di rumah. Memiliki bentuk yang unik, serta bisa dimanfaatkan untuk perawatan kulit. Bukan hanya bisa ditanam di halaman tapi juga di pot.

Bagi Sahabat Dream yang memiliki tanaman lidah buaya di rumah, pastinya akan merasa bingung saat tanaman menjadi layu. Daunnya menjadi kering seperti lembek dan tanpa isi.

Lidah buaya yang sehat adalah yang warna hijaunya segar dan daunnya tampak gemuk. Bila kondisinya layu, bisa jadi hal ini penyebabnya.

1. Terlalu banyak/ sedikit air
Penyebab nomor satu lidah buaya layu adalah penyiraman yang tidak teratur atau terlalu berlebihan.Jika daun mulai lembek atau berubah warna bisa jadi karena terlalu banyak air.

Lidah buaya adalah anggota keluarga sukulen yang tumbuh subur di tanah yang dikeringkan dengan baik. Oleh sebab itu, hanya perlu disiram ketika tanahnya kering.

2. Pot tidak memiliki drainase (pembuangan air)
Untuk mencegah tanah terlalu lembap, pastikan memilih pot yang memiliki lubang pembuangan air. Pot yang kecil dapat bertahan dengan satu lubang drainase, sementara pot yang lebih besar membutuhkan sekitar tiga lubang. Jika pot yang kamu beli tidak memiliki lubang, kamu bisa bor pot tersebut.

 

Jangan Sampai Lidah Buaya Layu, Lakukan Hal Ini
Lidah Buaya
2 dari 6 halaman

Cahaya, Cuaca dan Hama

3. Tidak terpapar sinar matahari
Seperti kebanyakan tanaman, lidah buaya membutuhkan sinar matahari untuk hidup. Kunci untuk ‘tanaman bahagia’ adalah terpapar sinar matahari sebanyak enam jam per hari. Pastikan saja tidak terlalu lama karena dapat menyebabkan daun terbakar.

4. Cuaca terlalu panas atau dingin
Lidah buaya tumbuh subur di suhu antara 12 hingga 26 derajat celcius. Jika lingkungannya terlalu panas atau dingin, tanaman bisa terkulai.

5. Terinfeksi hama
Meski bukan salah satu penyebab paling umum yang membuat lidah buaya layu, namun terinfeksi hama mungkin alasannya. Bisa jadi karena kutu daun yang sering menyebabkan kerusakan pada tanaman.

Binatang berkaki ini sangat kecil, ukurannya sekitar 1/8 inci dari panjangnya. Jika hama ini terdapat pada tanaman, berikan pestisida alami seperti minyak Neem.

Laporan: Elyzabeth Yulivia/ Sumber: PopSugar

3 dari 6 halaman

Cara Cegah Tanaman dalam Ruangan Menguning

Dream - Menempatkan tanaman dalam ruangan tentunya kita berharap ada suasana asri nan segar. Terutama tampilan hijaunya daun yang memanjakan mata. Ada kalanya daun di tanaman yang awalnya hijau jadi menguning.

Pastinya daun yang menguning sangat menganggu, terutama pada tanaman yang diletakkn dalam rumah. Penyebab utama daun menguning ada dua, pertama karena tidak disiram sesuai kebutuhannya. Bisa karena kelebihan air dan sistem drainase yang tidak memadai yang dapat menyebabkan akar tanaman membusuk.

Kedua, daun menguning karena terlalu banyak terpapar sinar matahari langsung yang menyebabkannya terbakar. Untuk mencegah hal tersebut tersebut terjadi pada tanaman indoor kesayangan, Sahabat Dream bisa melakukan hal ini.

1. Diamkan air selama 48 jam, baru siram
Ini adalah trik paling sederhana. Tampung air dalam wadah dan diamkan selama 48 jam agar kristal kalsium mengendap dan kalsium yang larut dalam air lebih sedikit.
Gunakan air untuk menyiram. Berhati-hatilah agar tidak mengaduknya. Sebagai gantinya, gunakan sendok dapur untuk menyendok air dengan lembut.

2. Gunakan kompos
Tambahkan kompos ke substrat tanaman untuk memastikan nutrisi yang baik. Salah satu pilihannya adalah bubuk kopi, yang bersifat asam, kaya akan berbagai nutrisi, dan mencegah air sadah menaikkan pH.

 

4 dari 6 halaman

Paparan Matahari dan Irigasi

3. Paparan matahari yang seimbang
Setiap tanaman berbeda, tetapi secara umum, tanaman butuh dosis 'terang' dan 'gelap' secara seimbang. Jika tanaman selalu berada di tempat teduh, cobalah menjemurnya di siang hari. Sebaliknya, jika berada selalu di bawah sinar matahari, mungkin butuh sedikit penghalang.

 Tanaman menguning
© Shutterstock

4. Kontrol irigasi
Penting bagi untuk mengontrol irigasi tanaman. Jika terlalu banyak menyiram, dapat mengidentifikasi kelembapan media dengan sentuhan. Pastikan memiliki drainase dan buat lubang kecil di bawah pot untuk mengeluarkan air. Jika substratnya kering, cobalah untuk menyiram lebih sering daripada yang biasa dilakukan.

5 dari 6 halaman

Kunci Memberikan Pupuk Agar Tanaman Tumbuh Subur

Dream - Tanaman tidak hanya dapat membuat lingkungan sekitar lebih segar dan berwarna, namun kini tanaman juga bisa menjadi pilihan dekorasi ruangan menjadi lebih indah dan nyaman. Perlu diingat, bila sebagian besar tanaman hias ditaruh dalam pot akan membuatnya tidak memiliki aliran nutrisi yang datang secara konstan dari tanah.

Seiring waktu, nutrisi pada tanah yang berada di pot akan habis, hal tersebut akan membuat tanaman kesulitan berkembang. Solusinya adalah, berikan pupuk secara rutin sesuai kebutuhan tanaman. Lalu bagaimana memberikan pupuk yang tepat pada tanaman? Perhatikan hal berikut.

Jenis pupuk
Kebanyakan orang masih menggunakan jenis pupuk yang sama pada setiap tanaman, padahal tidak semua pupuk diciptakan untuk kebutuhan yang sama. Jika menggunakan pupuk yang tidak sesuai jenis dan menggunakannya berlebihan dapat membuat tanaman tidak subur bahkan mati. Kamu bisa gunakan pupuk yang larut dalam air atau pupuk organik, karena apapun yang dibuat secara organik akan memberi nutrisi tanaman lebih lama daripada pupuk kimia.

 

6 dari 6 halaman

Cara Kerja Pupuk

Selain memberikan pupuk pada tanaman, penting juga untuk mengencerkan pupuk dengan air dengan perbandingan ¼ sampai ½ sendok teh pupuk per satu galon air.
Selain itu, tips untuk menghidrasi tanaman lainnya adalah dengan cara menyirami tanaman sebelum memupuknya.

Cara tersebut membuat tanah yang lembap, sehingga dapat membantu pupuk menyerap lebih baik. Sebaiknya beri nutrisi pada tanaman setiap dua hingga tiga minggu, kemudian jangan memberi pupuk setelah itu.

Tanaman apa yang tidak butuh pupuk?
Tidak semua tanaman bisa diberi pupuk sesering mungkin, terdapat tanaman yang lebih baik jarang diberikan pupuk, seperti sukulen dan kaktus yang tidak terlalu menyukai pupuk berbasis nitrogen. Batasi penggunaan pupuk menjadi sekali dalam satu setengah bulan, agar tanaman aman dan tidak mudah rusak. Namun tetap siapkan tanaman dengan tanah dan kompos berkualitas baik agar tanaman dapat tumbuh subur.

Laporan Yuni Puspita Dewi/ Sumber: RealSimple

Join Dream.co.id