Desain Ruang Tamu di Luar, Bisa Jadi Inspirasi Saat Pandemi

Decor | Selasa, 22 Juni 2021 14:05

Reporter : Mutia Nugraheni

Area sudut garasi dibuat layaknya ruang tamu dalam rumah.

Dream - Menerima tamu di masa pandemi seperti sekarang memang sebaiknya dilakukan seminimal mungkin. Kita tidak tahu apakah tamu yang datang membawa virus Covid-19 atau malah sebaliknya kita yang menularkan.

Bila terpaksa menerima tamu, sebaiknya dilakukan di area luar rumah yang terbuka. Tentunya tetap memakai masker menjaga jarak. Untuk area menerima tamu, ruang tamu biasanya dimanfaatkan.

Nah, ada ide seru untuk penataan ruang tamu yang lebih aman di situasi pandemi seperti sekarang. Letaknya semi outdoor, seperti inspirasi dari akun TikTok @syahraamaliaa.

 Tiktok @syahraamaliaa
© Tiktok @syahraamaliaa

Akun ini kerap membagikan ide penataan rumah, salah satunya ruang tamu di rumahnya yang berlokasi di garasi. Area sudut garasi dibuat layaknya ruang tamu dalam rumah.

 

Desain Ruang Tamu di Luar, Bisa Jadi Inspirasi Saat Pandemi
TikTok @syahraamaliaa.
2 dari 6 halaman

Lihat video detailnya

Dilengkapi sofa, meja dan dekorasi yang membuatnya nyaman. Jadi, saat pagar dibuka langsung ada ruang tamu. Ditata dengan nyaman dengan perpaduan warna hitam putih.

Lihat saja videonya, mungkin bisa jadi inspirasi bagi Sahabat Dream yang sedang merenovasi rumah.

 

@syahraamaliaa

Semoga menginspirasi ???? ##ruangtamuminimalis ##ruangtamuluar ##putihabuabu

? DJ Merayu - DJ Rian.A

 

3 dari 6 halaman

Masih Pandemi, Protokol Kesehatan Rumah Tak Boleh Kendor

Dream - Pandemi Covid-19 membuat tatanan kehidupan menjadi berubah. Menjaga kebersihan tubuh serta jaga jarak jadi hal wajib yang harus dilakukan. Selain menjaga kebersihan diri, higienitas lingkungan juga jadi hal yang harus diperhatikan.

Menurut Hermawan Saputra, seorang praktisi Kesehatan, menjaga lingkungan seperti kebersihan barang serta ruangan di sekitar, sangat penting. Tak boleh kendor meski sudah ada vaksinasi. Hal ini agar terhindar dari bakteri dan virus yang bisa saja berbahaya bagi kesehatan.

" Protokol tidak melulu berkaitan dengan protokol kesehatan orang tapi juga barang dan ruang. Protokol ruang dan barang memerlukan pendekatan yang perlu rekayasa teknologi," ujar Hermawan dalam diskusi virtual 'Higienitas Di tengah Lingkungan Sekitar', Kamis, 25 Maret 2021.

Anggota Dewan Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia itu mengungkap, kebersihan barang dilakukan dengan mengelola sampah secara tepat serta melakukan disinfeksi barang yang secara berkala. Sedangkan untuk menjaga kebersihan ruangan, kualitas udara serta kebersihan ruangan jadi hal penting yang harus dijaga.

 

4 dari 6 halaman

Formula Pembersih

Hermawan juga mengatakan rekayasa teknologi dalam produk pembersih dapat menjadi pendekatan baru untuk tetap menjaga kebersihan barang dan ruangan. " Kebersihan ruangan dan barang memerlukan pendekatan yang perlu rekayasa teknologi pada produk pembersih sehingga menghasilkan rasa nyaman, aman, serta efektif" , ujar lulusan Universitas Indonesia ini.

Kita bisa mengggunakan produk pembersih dan zat yang sudah terbukti kinerjanya dapat membantu kita untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri berbahaya. Banyak produk pembersih di pasaran yang bisa digunakan.

Salah satunya Vanish yang berkolaborasi bersama Dettol menghadirkan produk Vanish Oxy Action. Formulanya diklaim dapat membersihkan noda membandel serta memberikan perlindungan dari kuman dan bakteri pada pakaian.

" Kita lihat pandemi seperti ini orang mencari solusi yang all in one, dengan Vanish yang baru kita punya kelebihan multi power. Kemampuan untuk membunuh kuman dan bakterninya didukung oleh Dettol, ini berlaku untuk semua produk Vanish lainnya," ujar Anissa Rachmawati, Brand Manager Vanish dalam kesempatan yang sama.

5 dari 6 halaman

Rumah Apung Dibangun Hanya 2 Hari, Cocok untuk Bersantai Saat Pandemi

Dream - Tak bisa liburan dan hanya di rumah saja berbulan-bulan memang sangat membosankan. Sahabat Dream ingin bersantai dan istirahat dengan tenang secara privat? Rumah apung ini mungkin bisa jadi inspirasi.

SysHaus, perusahaan properti berkelanjutan asal Brasil, baru saja membuat LilliHaus. Rumah ini merupakan rumah apung yang mungil dan bisa dibangun hanya dalam dua hari.

Terdiri dari 3 struktur yang bisa digabungkan dengan mudah. Dengan desain minimalis yang mandiri, rumah mungil ini bisa memenuhi kebutuhan penghuninya. Apa saja fasilitasnya?

 

6 dari 6 halaman

Ramah Lingkungan

Terdapat panel surya yang menyerap energi panas matahari. Energi itu terakumulasi dalam sistem baterai dan bisa digunakan kapan pun bila perlu. Untuk air minum, air di sekitar rumah juga bisa dimurnikan dan digunakan.

Rumah ini memiliki interior minimalis dengan lantai kayu, terdapat perapian mungil dan deck untuk bersantai sambil menikmati pemandangan. LilliHaus terbuat dari 100% bahan yang dapat didaur ulang.

Teknik inovatif dan teknologi pintar juga merupakan fitur utama dalam desain. LilliHaus memiliki bukaan di lantai dan langit-langit, untuk menciptakan sistem ventilasi alami yang memungkinkan udara panas keluar dari bagian atas dan udara segar masuk di bawah rumah.

Cocok bagi mereka yang ingin liburan secara privat. Bangun saja rumah dan mengapung di tengah danau.

Sumber: Dwell

 

Join Dream.co.id