Cari Tahu Cara Membersihkan Karpet Tanpa Merusaknya

Decor | Rabu, 2 Juni 2021 12:03

Reporter : Mutia Nugraheni

Jangan sampai karpet yang kotor membuat seluruh rumah penuh debu.

Dream - Karpet merupakan perlengkapan penting dalam ruangan. Memberi kesan hangat sekaligus mempercantik suasana. Setiap hari kita menginjak karpet dan pastinya banyak tumpukan debu di dalamnya.

Membersihkan karpet secara rutin merupakan hal yang sangat penting. Jangan sampai karpet yang kotor membuat seluruh rumah penuh debu. Nah, untuk membersihkannya juga harus ekstra hati-hati.

Terutama karpet berbahan halus, karena permukaannya mudah rusak mengingat setiap hari terinjak. Bagi Sahabat Dream yang ingin mencoba membersihkan karpet sendiri, coba lakukan hal berikut agar karpet tak rusak saat dibersihkan.

Singkirkan debu
Bersihkan dulu debu-debu halus di karpet. Bisa menggunakan vakum atau gantung lalu pukul halus dengan sapu. Debu-debu ini biasanya terdapat di baigian bawah karpet dan sangat banyak. Jika tak dibersihkan akan menyebar ke seluruh ruangan.

Semprot dengan air bertekanan tinggi
Untuk membersihkan karpet, posisikan dengan cara digantung di tembok. Setelah itu semprot dengan air bertekanan agar mengangakat debu-debu halusnya. Dengan digantung, air dan kotoran akan langsung turun.

 

Cari Tahu Cara Membersihkan Karpet Tanpa Merusaknya
Bersihkan Karpet
2 dari 6 halaman

Sikat Halus dan Keringkan

Sikat halus
Gunakan sikat halus untuk membersihkan bagian yang penuh dengan noda membandel. Bila sulit hilang, mungkin membutuhkan formula khusus. Jangan menyikatnya terlalu keras karena bisa merusak permukaannya.

Keringkan
Setelah dibersihkan, pastikan karpet dikeringan di area rumah yang tak langsung kena sinar matahari. Terutama pada karpet berbahan halus, cukup diangin-anginkan. Sebelum diangkat, pastikan bagian dalam karpet sudah dalam kondisi kering.

3 dari 6 halaman

Karpet Harus Segera Dicuci Jika Muncul Tanda Ini

Dream - Area keluarga jadi tujuan utama untuk bersantai, berkumpul bahkan bekerja dan sekolah selama. Karpet jadi furnitur penting di ruang keluarga ini. Merupakan barang penting dalam rumah untuk alas anak bermain dan berkumpul.

Untuk itu kebersihan karpet juga harus diperhatikan, terutama dalam kondisi pandemi seperti sekarang. Idealnya, karpet divakum secara rutin. Pada kondisi tertentu, karpet juga membutuhkan pembersihan menyeluruh agar kotoran serta aroma tak sedapnya bisa hilang.

Apa saja tanda karpet harus segera dicuci? Yuk simak

1. Bau yang tidak sedap
Karpet mulai mengeluarkan bau yang tidak sedap, ini bisa disebabkan karena tumpahan air atau makanan yang lupa dibersihkan. Apalagi jika kita akan kedatangan tamu, pastinya tidak mau, aroma tak sedap memenuhi ruangan.

 

4 dari 6 halaman

Lakukan Juga Hal Ini

2. Bersin-bersin
Jika bersin secara terus menerus tanpa alasan yang jelas, terutama kita berada di ruangan berkarpet, bisa jadi disebabkan oleh debu menumpuk. Segera vakum karpet dan cucilah, terutama jika warna karpet memudar yang disebabkan oleh debu menumpuk.

3. Musim hujan dan lembap
Cuaca lembap dan sering hujan juga berpengaruh terhadap suhu dalam ruangan. Kondisi yang lembap akan mempengaruhi karpet sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas di atasnya. Terasa lengket beraroma apek, untuk itu selalu bersihkan secara teratur.

4. Warna berubah
Warna karpet yang berubah lebih gelap atau lebih kusam juga penanda karpet sudah saatnya untuk dicuci. Bukan sekadar divakum tapi disikat, dibilas dan dijemur. Lakuka juga pembersihan karpet secara berkala, minimal setahun sekali. Jika tidak bisa mencuci sendiri, bawalah ke tempat pencucian karpet.

Penjelasan selengkapnya baca di Diadona.id

5 dari 6 halaman

Tes 15 Detik Bisa Tunjukkan Karpet Butuh Deep Cleaning atau Tidak

Dream - Untuk membersihkan karpet, kita biasanya mengandalkan vacuum cleaner atau alat penyedot debu. Setiap hari debu menumpuk di karpet, untuk itu pembersihan harus dilakukan secara rutin.

Bukan hanya menyedot debu tapi juga membersihkannya dengan detail atau deep cleaning. Hal ini akan membuat karpet lebih bersih dan sehat. Bagaimana kita tahu kalau karpet butuh deep cleaning atau sekadar divakum?

Coba lakukan saja tes singkat selama 15 detik. Gosokkan jari pada permukaan karpet dengan gerakan memutar selama 10 hingga 15 detik.

Jika masih banyak debu hitam setelah disedot, tandanya karpet butuh deep cleaning.

 

6 dari 6 halaman

Berikut langkah-langkahnya

1. Vakum karpet
Sebelum mencuci karpet, singkirkan semua kotoran dengan penyedot debu. Jangan lupakan bagian belakang karpet, yang mungkin juga menumpuk partikel debu atau kotoran. Bisa juga membawa permadani ke luar dan menyandarkannya di pagar atau pagar teras setelah menyedot debu, lalu tepuk dengan sapu lidi.

2. Siram dengan air dan sikat lembut
Menggunakan semprotan air yang cukup keras, siram seluruh bagian karpet. Sebaiknya karpet digantung, kemudian disemprot dengan air. Hal ini agar debu halus bisa rontok.

Lalu menggunakan sikat lembut dan sabun, bersihkan tiap sudut karpet. Perhatikan juga titik noda dan sikat sedikit lebih kencang. Semprot terus dengan air sampai debu dan sisa sabun bersih dari karpet. Setelah itu, jemur hingga kering.

 

Terkait
Join Dream.co.id