Air Rembesan Merusak Dinding? Atasi dengan 4 Langkah Ini

Decor | Sabtu, 21 September 2019 09:46

Reporter : Mutia Nugraheni

Jangan sampai kondisi rumah jadi tak sehat.

Dream - Kondisi dinding yang terkena rembesan air memang sangat menganggu kenyamanan. Ruangan dalam jadi lembap, dinding menghitam dan menimbulkan bau tak sedap. Tampilan interior pun jadi berantakan, bahkan bisa merusak perabot.

Belum lagi, bakteri dan jamur mudah berkembang biak di lingkungan yang lembap. Maka itu, dinding dengan kondisi seperti ini harus segera diatasi. Sebelum itu, Sahabat Dream harus memahami penyebab rembesan pada dinding.

Dikutip dari Dekoruma, curah hujan yang deras seringkali mengenai dinding luar hunian. Jika tidak dilapisi dengan cat anti-air, air hujan bisa mengalir ke dalam dinding.

Selain air hujan, posisi pipa air yang dekat dengan dinding juga bisa menciptakan tampilan dinding lembap. Tak hanya di area luar, dinding yang berada di ruang basah dan berair seperti kamar mandi juga bisa membuat dinding rembes.

Terakhir, material yang kurang bagus serta proses pengacian yang belum selesai alias kering bisa meningkatkan potensi dinding rembes juga.

Bagaimana caranya mengatasinya? Ada empat langkah penting yang harus dilakukan.

Air Rembesan Merusak Dinding? Atasi dengan 4 Langkah Ini
Rembesan Air Di Dinding (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

1. Cari Sumber Rembesan

Langkah pertama yang harus dilakukan saat ingin mengatasi dinding rembes adalah mencari sumber rembesannya. Beberapa penyebab di atas bisa jadi panduan Anda mencari sumber rembesan. Kebanyakan, sumber rembesan berasal dari dinding luar dan dinding di ruang yang berair.

3 dari 6 halaman

2. Semen Baru dan Cat Anti-air

Jika air menembus dinding melalui retakan dinding, tutup retakan tersebut secepatnya. Lapisi dengan semen atau bahan aditif lainnya. Setelahnya, oleskan cat anti-air di atas lapisan semen.

4 dari 6 halaman

3. Kerok Dinding yang Mengelupas

Salah satu dampak dari rembesnya air melalui dinding adalah cat dinding yang mulai mengelupas. Kerok dinding tersebut sampai tidak tersisa, lalu lapisi dengan cat anti air secukupnya. Tunggu hingga kering.

Setelahnya, lapisi dengan cat interior atau eksterior sesuai dengan posisi dinding. Lakukan cara ini selama enam bulan sekali untuk hasil yang lebih maksimal.

5 dari 6 halaman

4. Ganti dengan Keramik

Khusus masalah dinding dengan ruangan yang lembap dan sering terkena air, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memasang keramik.

Keramik dikenal sebagai material yang tahan air sehingga air tidak mampu menembus dinding dan aktivitas di dalam ruangan tersebut pun bisa dilakukan dengan nyaman. Jika sulit melakukannya, bisa minta pertolongan kepada profesional yang ahli di bidangnya.

Laporan Dinny Mutiah/ Sumber: Liputan6.com

6 dari 6 halaman

Trik Mudah Buat Pintu Kaca Kamar Mandi Bersih Mengkilap

Dream - Pembatas pintu kaca dipasang di kamar mandi untuk menutup cipratan air dari area shower. Efeknya memang membuat kamar mandi tampak lebih luas, mewah dan elegan. Tapi membersihkan bagian kacanya jadi tantangan tersendiri.

Pasalnya sisa sabun yang menempel di kaca lama kelamaan akan membuat kaca kotor, hingga kehitaman. Membersihkannya dengan cairan pembersih seringkali tidak ampuh. Terutama untuk noda cokelat dan hitam yang membandel.

Cobalah membuat formula pembersih sendiri. Caranya sangat mudah. Campur cairan pembersih dengan baking soda. Setelah itu dengan menggunakan spons bersihkan kaca dengan campuran tersebut.

Cara lainnya adalah menggunakan campuran lemon dan baking soda. Zat asam pada lemon akan membersihkan noda-noda membandel di pintu kaca. Dengan menggunakan spons lembut, bersihkan permukaan kaca yang kotor.

Bonusnya adalah, kamar mandi akan beraroma lemon dan sangat segar. Untuk mencegah tumpukan kotoran sisa sabun hinga berjamur di kaca, pembersihan memang sebaiknya dilakukan setiap hari. Bisa menggunakan spons atau squeegee.

Sumber: BHG.com

Join Dream.co.id