Ada Kasur Berteknologi NASA, Isinya Ternyata...

Decor | Jumat, 16 Maret 2018 19:32
{IMAGE_NORMAL}

Reporter : Mutia Nugraheni

Tidak menggunakan pegas, namun menggunakan bahan berteknologi tinggi.

Dream - Bagi masyarakat urban, tidur berkualitas dalam arti lelap dan nyenyak boleh dibilang suatu hal yang sangat diidamkan. Kesibukan pekerjaan serta aktivitas yang sangat padat, kondisi matras yang tak nyaman serta distraksi, seringkali membuat tidur jadi terganggu.

Mungkin salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk membuat tidur jadi lebih berkualitas adalah berbari di atas kasur berteknologi tinggi. Tepatnya, kasur yang mengadaptasi teknologi Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), yaitu Kingaru.

Matras tersebut tidak menggunakan pegas, namun menggunakan lateks premium alami dengan teknologi memory foam. Awalnya, memory foam dikembangkan oleh pusat penelitian
milik NASA untuk meningkatkan keamanan bantalan pesawat ruang angkasa dan menyerap tekanan gravitasi pada astronot yang meluncur ke ruang angkasa.

 Kasur Kingaru
© Kingaru

Kemudian bahan tersebut banyak digunakan dan salah satunya diadaptasi menjadi kasur. Kasur dengan teknologi memory foam diklaim bisa meningkatkan kualitas tidur, karena sensitif
terhadap suhu dan mampu menahan guncangan.

" Kasur busa premium ini didesain khusus dengan teknologi dari NASA, sehingga kemewahan dan kenyamanan sangat terasa oleh konsumen," ujar Sven Vervaert, pendiri Kingaru Sleep, seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream.co.id

Kombinasi dari ketebalan matras sekitar 25 cm yang disusun dari empat lapisan berbeda. Dilengkapi juga lateks alami dengan high resilience foam dengan kualitas premium. Semua disusun di atas support foam yang padat dan tahan banting. Kombinasi ini ditutup oleh sarung pembungkus dari rajutan premium dari Belgia.

 

{IMAGE_PAGING}
Terkait
Join Dream.co.id