4 Kelebihan Memasang Rumput Sintetis di Rumah

Decor | Kamis, 27 Mei 2021 12:06

Reporter : Mutia Nugraheni

Bisa jadi pertimbangan untuk membuat rumah jadi lebih hijau.

Dream - Sentuhan hijau di rumah memang bisa memunculkan suasana asri. Terutama di balkon atau area samping rumah. Memasang rumput alami tampak sangat menarik, tapi membutuhkan perawatan intensif.

Bagaimana kalau rumput sintetis? Dekorasi satu ini bisa jadi pertimbangan bagi Sahabat Dream yang ingin memberi kesan asri pada rumah tanpa harus menanam rumput. Ada beberapa kelebihan memasang rumput sintetis di rumah.

Penasaran apa saja? Yuk simak.

1. Tahan lama dan kuat
Manfaat pertama dari rumput buatan adalah lebih tahan lama dan kuat, tapi ini tergantung bagaimana menggunakannya. Umurnya diperkirakan minimal sepuluh tahun, selama memilih rumput sintetis yang berkualitas tinggi.

Ada berbagai jenis rumput buatan, tergantung merek yang dipilih. Perbedaannya berkaitan dengan warna, tekstur, dan ketebalan untaian rumput. Termasuk juga berbagai faktor dan sifat ketahanannya terkait dengan efek perubahan cuaca.

2. Mudah dipasang
Manfaat lain dari rumput buatan adalah kemudahan pemasangan dan bisa ditempel di mana pun. Seperti eton, ubin, dan bahkan pada dinding dan fasad. MEmang bisa dipasangan sendiri, tapi pastikan memasangnya dengan benar. Bila tak ditempel dengan benar akan mudah lepas dan merusak permukaannya.

3. Tidak membutuhkan banyak perawatan
Setelah pemasangan, rumput buatan tidak membutuhkan banyak perawatan. Cukup menyikatnya secara rutin dan sesekali merendamnya untuk menyegarkan dan menghilangkan partikel kotoran yang kasar. Selain menghemat waktu dan air yang diperlukan untuk memelihara rumput alami, juga akan menghemat biaya pemupukan, serta pemangkasan.

4. Mudah dibersihkan
Membersihkan rumput buatan sangat mudah dan sederhana. Menyikat sesekali dengan sikat bulu yang kaku sudah cukup untuk menghilangkan daun kering, debu, dan kotoran. Tentu saja, kita tidak boleh menggunakan sikat logam. Untuk noda membandel, cukup gunakan sabun dan air. Bila memiliki hewan peliharaan direkomendasikan untuk melakukan pembersihan disinfektan secara rutin.

Sumber: Decortips

4 Kelebihan Memasang Rumput Sintetis di Rumah
Rumput Sintetis/ Shutterstock
2 dari 6 halaman

Kebiasaan 2 Menit yang Bikin Tanaman Tumbuh Subur

Dream - Bagi Sahabat Dream yang mengoleksi banyak tanaman di rumah, pasti ingin selalu menjaganya agar selalu subur dan sehat. Penyiraman, pemberian pupuk serta penjemuran tentunya harus dilakukan rutin.

Ada satu lagi perawatan penting yang dilakukan dan sering dilupakan, yaitu menyingkirkan daun mati yang sudah menguning. Terutama pada tanaman yang berukuran sedang atau besar.

Menggunting daun yang mati atau sekarat juga membantu mencegah hama membuat 'rumah', efeknya menjaga tanaman tetap sehat. Saat ingin membersihkan tanaman dari daun mati yang sudah kering dan kuning, ada hal yang harus diperhatikan.

 Tanaman
© Shutterstock

Pastikan daun tersebut benar-benar kuning dan mudah lepas dari tanaman sebelum melepaskannya. Untuk daun yang warna kuningnya hanya sebagian berarti tanaman tersebut masih menyerap nutrisi daun.

Untuk daun yang berwarna cokelat, kering, dapat langsung dipangkas. Gunakanlah pemangkas tangan agar lebih praktis. Selain itu, segera bersihkan pemangkas setelah digunakan terutama jika menggunting pohon yang berbeda agar menularkan penyakit/ hama.

Gunakan tisu desinfektan untuk menyeka bilah pemangkas. Dengan memangkas yang hanya menghabiskan waktu dua menit ini akan menciptakan ruang dan penyerapan nutrisi untuk pertumbuhan daun baru. Jadi, jangan lupa lakukan secara rutin ya, Sahabat Dream.

Sumber: Apartment Therapy

3 dari 6 halaman

4 Aturan Penting Menyiram Tanaman, Jangan Sampai Layu

Dream - Penyiraman secara teratur sangat penting untuk menjaga tanaman tumbuh sehat dan subur. Penting diingat kalau tiap jenis tanaman memiliki kebutuhan air yang berbeda.

Untuk itu, bila Sahabat Dream memiliki beberapa tanaman berbeda di rumah, harus mengetahui karakteristiknya. Setiap tanaman berbeda, begitu juga ketika ditempat di lingkungan tertentu, kebutuhan airnya akan sangat berbeda.

Tanaman yang sama bisa membutuhkan lebih banyak air jika diletakkan di tempat yang cerah daripada di tempat yang teduh. Tanaman yang lebih tua dan lebih besar akan lebih 'haus' daripada yang lebih kecil, atau tanaman yang lebih baru. Coba ikuti aturan penyiraman tanaman ini dan perhatikan bagaimana tanaman bereaksi agar pertumbuhannya bisa optimal.

- Kebutuhan air sesuai cuaca
Dalam cuaca sedang kita mungkin bisa merencanakan untuk menyiram tanaman pot seminggu sekali. Tanaman akan membutuhkan lebih banyak ai ketika suhu naik di musim panas. Cuaca yang lebih hangat menyebabkan kelembapan menguap sebelum tanaman dapat menggunakannya.

- Sesuaikan menurut ukuran tanaman
Tanaman yang lebih besar membutuhkan lebih banyak air; tanaman yang lebih kecil membutuhkan lebih sedikit air. Selain itu, pot besar berisi tanaman kecil dapat menampung banyak kelembapan, jadi sesuaikan jumlah air yang sesuai. Pot kecil atau tanaman gantung mungkin perlu disiram dua kali sehari, sedangkan pot besar bisa disiram sekali sehari.

 

 

4 dari 6 halaman

Waktu Terbaik dan Secukupnya

- Manfaatkan waktu terbaik untuk menyiram
Jika tanaman memang perlu disiram dua kali sehari, coba lakukan di pagi dan sore hari. Untuk tanaman yang disiram sekali sehari, usahakan melakukannya di pagi atau di sore hari.

- Tambahkan air secukupnya
Tambahkan air ke dalam pot sampai keluar dari lubang drainase di bagian bawah. Pot tanpa lubang drainase harus memiliki semacam perlindungan terhadap busuk akar, entah itu bebatuan atau penangkap kelembapan lain di bagian bawah.

Dengan cara ini, kita akan tahu bahwa tanah dan akar memiliki akses ke kelembapan di seluruh pot. Hindari kejenuhan berlebih dengan menambahkan air secukupnya hingga mengalir keluar dari dasar karena terlalu banyak air dapat merusak tanaman.

Sumber: RealSimple

5 dari 6 halaman

5 Langkah Lindungi Tanaman Hias dari Sinar Matahari Berlebih

Dream - Sama seperti manusia, tumbuhan juga memerlukan sinar matahari. Bedanya, tumbuhan tidak bisa memiliki perlindungan jika terpapar matahari berlebih. Untuk melindungi, Sahabat Dream perlu menaruhnya di tempat yang aman.

Bisa juga mengubah posisi tumbuhan ke tempat yang lebih redup. Hal ini akan membantu tumbuhan terhindar terbakar akibat panas matahari. Beberapa tanaman kadang sudah terbakar tapi sering tak disadari.

Sama seperti kulit manusia, daun pada tanaman hias juga dapat berubah warna jika terlalu sering terpapar sinar matahari. Tanaman juga akan layu dan menguning bahkan putih. Jika sengatan matahari parah, warnanya bahkan bisa menjadi sedikit cokelat di tepinya.

Hanya dalam beberapa jam setelah terpapar sinar matahari, tamanan bisa terbakar. Ketahui langkah mencegah tanaman hias terbakar matahari.

1. Mengetahui kebutuhan tanaman hias
Setiap tanaman memiliki karakteristik dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Seperti tanaman spider plant yang cocok di dalam ruangan. Pastikan ketahui kebutuhan tiap tanaman akan sinar matahari agar kita tahu di mana lokasi terbaik menempatkannya.

 

6 dari 6 halaman

Lakukan Juga Hal Ini

2. Jauhkan dari sinar matahari langsung
Sebaiknya tanaman ditaruh di teras atau tutup bagian atasnya dengan pelindung paparan matahari. Hal ini tidak berlaku untuk tanaman seperti kaktus yang justru membutuhkan matahari lebih banyak. Tanaman lain seperti lidah mertua tidak membutuhkan banyak sinar matahari.

3. Lakukan secara bertahap
Jika memiliki tanaman hias yang terbiasa di dalam ruangan, mulailah dengan memindahkannya ke tempat yang teduh dengan sedikit sinar matahari. Setelah beberapa hari, coba atur di bawah sinar matahari pagi hanya selama satu atau dua jam. Secara bertahap tingkatkan jumlah sinar matahari yang didapat tanaman. Tetap sesuaikan kebutuhan sinar matahari tanaman.

4. Lebih baik kurang daripada kelebihan
Saat tanaman sudah layu dan terkena sunburn, warna daun tidak akan kembali normal. Solusi biasanya hanya memotong daun yang rusak dan menjauhkannya dari tempat yang sedikit cahaya.

5. Gunakan tirai untuk mengurangi cahaya
Jika memindahkan tanaman di depan jendela yang cerah, bisa gunakan tirai tipis untuk menyaring cahaya. Dengan cara ini, tanaman hias akan tetap mendapatkan cahaya terang, namun tidak terkena sinar matahari langsung.

Laporan Yuni Puspita Dewi/ Sumber: BHG.com

Terkait
Join Dream.co.id