3 Tips Penting Merawat Tanaman Agar Tak Mudah Layu dan Mati

Decor | Rabu, 20 Mei 2020 08:02

Reporter : Reni Novita Sari

Perawatan yang berlebihan terkadang menyebabkan tanaman mudah mati

Dream -  Tiba-tiba menemukan tanaman hias yang ditanam sendiri awalnya begitu subur dan hijau kemudian menjadi layu dan mati? Tentunya bikin kecewa. Hal itu bisa terjadi kareana berbagai macam faktor.

Bisa karena cuaca buruk buruk atau memang kesalahan berasal dari cara perawatan. Sayangnya, masih banyak tanaman menjadi layu dan mati karena perawatan yang berlebihan.

Kadang kala, tanaman dalam pot yang baru dibeli langsung layu hanya hitungan minggu. Padahal, Sahabat Dream merasa tidak ada kesalahan berdasarkan cara perawatan tanaman dalam rumah itu.

Biasanya perawatan yang berlebihan karena kita beranggapan kalau tanaman  membutuhkan perawatan ekstra agar tanaman bisa hidup.

Sebenarnya hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk merawat tanaman adalah dengan mengetahui persis bagaimana perawatan yang tepat untuk merawat tanaman.

Jika perawatan yang kamu lakukan selama ini sudah kamu anggap cara terbaik, bisa jadi cara tersebut malah jadi penyebab tanaman di rumah mati atau layu.

Untuk itu, Dream lansir dari architecturaldigest.com, hal yang harus diperhatikan dalam perawatan tanaman hias agar tidak cepat mati.

3 Tips Penting Merawat Tanaman Agar Tak Mudah Layu dan Mati
Iustrasi Foto : Pixabay
2 dari 4 halaman

Drainase (Penyiraman)

Sama halnya tanaman yang kekurangan air, jika menyiram terlalu banyak air maka tanaman juga akan mati. Jadi anggapan terlalu sering memberikan air pada tanaman bisa membuat tanaman menjadi tumbuh subur adalah anggapan yang salah.

Setelah mengetahuinya, mulai sekarang jangan terlalu banyak dan terlalu sering memberikan air pada tanamanmu ya.

Cara yang tepat untuk merawat tanaman adalah dengan membuat jadwal kapan waktu yang tepat untuk menyiram tanaman.Kamu dapat menyiramkan ketika melihat tanah sudah mulai kering.

Cara sederhana untuk menentukan apakah tanamanmu membutuhkan air adalah dengan menyentuh tanahnya. Jika terasa kering, berarti tanaman itu membutuhkan air. 

Jadwal penyiraman juga tergantung pada jenis tanaman dan lokasinya; tanaman yang berada di bawah sinar matahari yang cerah mungkin akan mengering lebih cepat daripada tanaman di sudut yang redup. 

Apalagi jika pot tanaman tak punya sistem drainase yang baik, sehingga membuat akar membusuk.

Kunci untuk mencegah pembusukan akar adalah memastikan tanaman tidak tergenang air. Pastikan kamu membeli pot yang memiliki lubang di bawahnya. Hal ini akan dapat mengontrol jika tanaman dalam pot kelebihan air. Beberapa orang menaruh kerikil ke dalam pot sebelum memberikan tanah, namun  untuk keefektifannya masih belum teruji.

3 dari 4 halaman

Siram yang Tepat

Saat menyiram tanaman kesayangan, jangan hanya fokus menyiram dengan air pada satu titik atau bagian tertentu saja. Lebih baik, menyiram tanaman pada beberapa bagian yang berbeda secara merata agar dapat tumbuh dengan baik. 

Salah satu cara merawat tanaman yang tepat adalah dengan menyiram tanaman dengan air yang secukupnya, tidak kurang dan tidak lebih.  Selain tidak boleh menyiram tanaman dengan terlalu banyak air dalam cara merawat tanaman, hindari juga genangan air yang mungkin ada di sekitarnya.  Saat kamu menyiram tanaman yang berada di dalam pot, biasanya hanya menyiramnya tanpa membiarkan airnya mengalir.

Padahal, cara itu akan membuat tanaman menjadi basah dan airnya menjadi menumpuk. Tak hanya itu, cara tersebut juga bisa menyebabkan penumpukan garam yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman kamu.

Mungkin kamu selama ini sering tidak menyadari kondisi tersebut dan terus melakukannya.

Jadi tidak heran banyak tanaman kamu yang layu dan mati akibat banyaknya butiran garam yang ada di seluruh daun atau ada sisi pot.

4 dari 4 halaman

Bagaimana jika Tanpa Drainase

Jika tidak ingin kesulitan dengan penyiraman tanaman, sebaiknya pilih tanaman yang tidak terlalu memerlukan drainase. Cara merawat tanaman lainnya adalah dengan mengoptimalkan lokasi dan kondisi tanamanmu. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pupuk, cahaya matahari, dan metode penyiraman yang tepat.

Idealnya, tumbuhan disiram dua kali dalam sehari yakni pagi dan sore. Namun, kini banyak tanaman dengan media yang cukup apik sehingga penyiramannya dapat dilakukan seminggu sekali atau dua kali.

Satu yang pasti, kenali sifat tanaman karena kelebihan penyiraman dapat membuatnya mati. Penambahan arang pada tanaman juga dapat membantu tanaman tidak terserang bakteri yang membuat tanaman cepat mati.

Join Dream.co.id