3 Masalah Tanaman yang Sering Bikin Galau, Cari Tahu Solusinya

Decor | Senin, 30 November 2020 08:03

Reporter : Mutia Nugraheni

Daun menguning, muncul bintik hitam, rontok, akar yang membusuk atau bahkan mati, pastinya bikin yang merawat merasa bingung dan sedih.

Dream - Sahabat Dream termasuk penggila tanaman? Pandemi membuat banyak orang menghabiskan waktu di rumah dengan merawat tanaman. Bagi yang sudah sejak mengurus tanaman, mungkin tak terlalu kaget dan galau jika tanaman yang selalu dirawat setiap hari mengalami masalah.

Daun menguning, muncul bintik hitam, rontok, akar yang membusuk atau bahkan mati, pastinya bikin yang merawat merasa bingung dan sedih. Ada permasalahan umum tanaman yang sebaiknya diketahui solusinya.

Puneet Sabharwal, pakar tanaman, mengungkap kalau merawat tanaman secara berlebihan bisa berakhirnya menyedihkan. Penting untuk merawat tanaman sesuai kebutuhan dan karakteristiknya.

" Memberikan penyiraman atau pupuk berlebih bisa memunculkan masalah. Kabar baiknya adalah tanaman akan memberi tahu jika ada yang salah lewat banyak sinyal. Tinggal kita apakah menyadarinya atau segera mengambil langkah untuk memperbaikinya atau tidak," ujar Sabharwal, dikutip dari Apartment Therapy.

Berikut tiga masalah umum tanaman dan solusinya. Pastikan 'anak-amak hijau' di rumah selalu segar dan tumbuh sehat.

Daun kering kecokelatan
Ini pertanda kalau tanaman terlalu kering. Untuk mengatasi, tidak berarti kita harus menyiram banyak air ke tanah. Solusi terbaik adalah meletakkan humidifier di dalam ruangan bersama tanaman untuk membantu menambah kelembapan pada udara.

Jika yakin dengan penyiraman, pertimbangkan letak tanaman, jangan terlalu lama terpapar matahari. Sabharwal mengatakan jika tanaman terpapar terlalu banyak sinar matahari, daunnya yang kering dan cokelat juga bisa menandakan terbakar. Pangkas bagian yang terbakar dengan hati-hati dan pindahkan ke tempat dengan cahaya yang tidak terlalu langsung.

 

3 Masalah Tanaman yang Sering Bikin Galau, Cari Tahu Solusinya
Tanaman Sehat
2 dari 6 halaman

Bintik dan Rontok

Bintik hitam dan kecokelatan pada daun
Bintik-bintik cokelat dapat menunjukkan bahwa tanaman kering dan membutuhkan kelembapan. Bisa juga tanda bahwa tanaman terinfeksi jamur dan perlu dirawat jika menunjukkan tanda-tanda bercak coklat yang asimetris. Cobalah pelembap udara terlebih dahulu untuk melihat apakah dapat membantu sebelum beralih ke pilihan pengobatan untuk jamur atau hama.

Daun rontok
Tanaman yang tidak menerima cukup cahaya akan ada tumpukan daun di pangkalnya. Tanaman yang sehat dan baik berarti mendapat cukup cahaya.

" Jika tidak mendapat cukup cahaya, daun akan mulai berguguran dan atau menjadi pucat. Pada varietas tertentu juga dapat melihat pertumbuhan yang meluas," kata Sabharwal.

Bisa juga karena pestisida atau bahan kimia keras di tanah atau air. Lakukan repotting dan ganti media tanam atau dapat bereksperimen dengan menyaring air dan hanya menyiram tanaman dengan air bersuhu ruangan.

3 dari 6 halaman

Cuaca Panas, Jangan Sampai Tanaman Kesayangan Kering dan Mati

Dream - Cuaca saat ini begitu panas dan terik. Baik Sahabat Dream yang beraktivitas di luar rumah maupun di rumah saja pasti merasakan suhu yang lebih tinggi dari biasanya.

Dalam cuaca panas seperti sekarang, bagi yang memilii koleksi tanaman mungkin sedikit khawatir. Terutama yang baru saja membuat taman hijau. Dibutuhkan perawatan dan perhatian yang ekstra untuk menjaga taman dan tanaman agar tetap bertahan dalam cuaca terik.

Apa yang penting dilakukan untuk menjaga tanaman kesayangan?

Siram rumput hingga dalam
Untuk area taman yang memiliki rumput, tetap harus disiram rutin. Pastikan menyiraminya secara mendalam dan menyeluruh setiap satu atau dua minggu untuk mendorong akar yang dalam dan halaman yang lebih tahan kekeringan.

Tanaman dalam pot
Tanaman dalam pot cepat mengering, terutama terakota. Pertimbangkan untuk memindahkan tanaman ke tempat yang lebih teduh selama periode terpanas. Siram di pagi hari dan pada hari-hari yang panas ekstrem, mungkin juga perlu menyiram di sore hari.

Tutupi tanaman pot dengan kain pelindung dan keranjang gantung yang lebih rendah ke tanah. Tempatkan pot di piring yang diisi dengan pasir basah dan kasar. Ini memasok kelembapan dan mencegah akar yang membusuk. Berikan cairan pembasah tanah untuk membantu tanaman pot bertahan lebih lama di antara penyiraman.

 

4 dari 6 halaman

Pengairan

Tanaman sayur
Untuk tanaman sayur, panen hasil di pagi hari. Menyiram di pagi hari juga meminimalkan penyakit jamur. Jaga media tanam dengan baik. Pasang kain pelindung di atas terutama di area yang panas dan kering. Gunakan pupuk larut dua minggu sekali, tepat setelah penyiraman.

Periksa irigasi
Hindari penanaman, pemindahan dan pemangkasan berat dalam cuaca panas. Jika pemupukan, gunakan bentuk larut atau pastikan tanah disiram dengan baik sebelum dan sesudah pupuk diberikan. Jaga agar tanah tetap tertutup lapisan mulsa 30-50mm. Pada hari-hari gelombang panas, tanaman di tanah yang lembap akan lebih sedikit mengalami kerusakan. Periksa sistem irigasi dari kebocoran dan penyumbatan.

Sumber: Homes to Love

5 dari 6 halaman

Kunci Merawat Tanaman dalam Pot Selalu Sehat dan Subur

Dream - Tak memiliki lahan untuk menanam atau tinggal di apartemen, membuat kita harus penuh trik jika ingin memelihara tanaman. Pot tentunya jadi andalan untuk menghadirkan tanaman segar dalam ruangan.

Bisa berupa pot kecil yang ditempatkan jendela, pot besar dengan penyangga besi atau mungkin taman vertikal di tembok yang terdiri dari banyak pot-pot kecil yang disusun. Memelihara tanaman dalam pot ini agak sedikit berbeda dengan menanam di lahan.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tanaman tumbuh sehat dan subur. Bagi Sahabat Dream yang memiliki banyak tanaman dalam pot di rumah, pastikan melakukan hal-hal berikut.

Lokasi sesuai dengan kebutuhan tanaman
Tanaman tumbuh sehat dan subur jika ditempatkan sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya, tanaman yang membutuhkan banyak sinar matahari tidak akan tumbuh subur di dalam ruangan, apa pun jenis tanah yang dipilih.

Jadi pastikan tanaman di dalam ruangan yang ada di rumah memang cocok untuk area indoor. Jika pun membutuhkan sinar matahari, tidak terlalu sering. Bisa menjemurnya sesekali dan menyiramnya secara rutin.

 

6 dari 6 halaman

Faktor air

Sesuaikan juga kebutuhan air tiap tanaman karena berbeda-beda. Ini juga tergantung dari jenis tanah yang digunakan. Pada tanaman yang lebih suka kondisi kering misalnya, pastikan tidak menyiramnya terlalu sering.

Pastikan juga pot memiliki lubang drainase di alasnya dan agak ditinggikan sehingga alasnya tidak bertumpu pada tanah. Gunakan kaki pot atau hanya beberapa batu bata atau gumpalan untuk mengangkat pot.

Repotting

Tanaman juga perlu ditanam kembali atau repotting secara teratur. Penanaman kembali dapat dilakukan dengan memindahkan tanaman ke dalam pot yang sedikit lebih besar, atau mengambilnya dari pot yang sudah ada, memotong akarnya, memperbarui campuran pot dan menanamnya kembali di dalam pot yang sama.

Bisa juga mengganti tanah dengan yang baru. Pilih tanah yang lebih bernutrisi dan sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Sumber: Homes to Love

 

 

Join Dream.co.id