Wirda Mansur Ajak Kaum Muda Berwakaf

News | Minggu, 25 Agustus 2019 12:33
Wirda Mansur Ajak Kaum Muda Berwakaf

Reporter : Ahmad Baiquni

Wakaf bisa dilakukan sejak dini.

Dream - Rezeki diberikan Allah kepada setiap makhluk-Nya. Tetapi, mungkin banyak dari kita tidak menyadari apakah rezeki diberikan sebagai nikmat atau justru istiradj.

Istiradj merupakan bentuk jebakan berupa kelapangan rezeki bagi seseorang. Padahal, orang yang bersangkutan terus menerus menjalankan kemaksiatan.

Putri sulung Ustaz Yusuf Mansur, Wirda Mansur, bersama Ustaz Ahmad Homdani, dan Ketua Yayasan Daarul Quran Nusantara, Muhammad Anwar Sani, mengingatkan akan bahaya istiradj ini kepada kaum muda. Mereka pun mengajak generasi kekinian untuk menghindari bahaya istiradj dengan memperbanyak amalan sholeh terutama lewat wakaf.

" Kita harus punya cara untuk menyeimbangi kehidupan dunia dan akhirat," ujar Wirda dalam kajian digelar Hubb Asia dan Daarul Quran di Muamalat Tower, Kuningan, Jakarta, Minggu 25 Agustus 2019.

 Daarul Quran

Wirda mengingatkan kaum muda untuk tidak terlena dengan kenikmatan dunia. Sehingga sedari awal sudah mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.

" Jangan jadikan usia muda alasan untuk kita enggak melakukan kebaikan. Sebagai generasi milenial kita semua harus bermanfaat bagi orang lain," kata dia.

 

2 dari 6 halaman

Pentingnya Berwakaf di Usia Muda

Selanjutnya, Wirda mengatakan salah satu sarana penyaluran wakaf bisa melalui pembangunan Institut Daarul Quran. Lembaga pendidikan setara perguruan tinggi ini diperuntukkan bagi para penghafal Alquran.

" Gerakan wakaf milenial ini adalah salah satu cara Wirda mengajak teman-teman milenial untuk bisa bermanfaat bagi orang lain. Niat Wirda mensupport penghafal Alquran," kata Wirda.

Putra sulung Ustaz Anwar Sani, Fatih Husna, menjelaskan pentingnya berwakaf di usia muda. Tak perlu menunggu kaya untuk bisa berwakaf.

" Kita generasi muda tak perlu menunggu kaya dan berusia tua untuk menunaikan amal jariyah yakni dengan berwakaf," kata Fatih.

3 dari 6 halaman

Daarul Quran Dekatkan Kaum Muda dengan Wakaf

Dream - Generasi kekinian menyimpan banyak potensi untuk masa depan. Tidak bagi masyarakat, melainkan hingga negara dan agama.

Menyadari potensi itu, PPPA Daarul Quran mulai mendekatkan generasi kekinian dengan wakaf. Dengan mengangkat Wirda Mansur sebagai duta wakaf, Daarul Quran ingin mengajak anak muda bersemangat untuk menyiapkan rumah di surga lewat wakaf.

" Kami berharap dengan dijadikannya Wirda Mansur sebagai duta wakaf, semakin banyak generasi milenial yang memahami pentingnya berwakaf," ujar Ketua Yayasan Daarul Quran Nusantara, Muhammad Anwar Sani, melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Wakaf merupakan kebaikan yang manfaatnya dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus dirasakan umat. Selain itu, wakaf adalah amal jariyah yang pahalanya tidak terputus.

Anwar mengatakan pengangkatan Wirda sebagai duta wakaf berdasarkan sejumlah pertimbangan. Salah satunya, putri sulung Ustaz Yusuf Mansur itu merupakan motivator yang dinilai dapat mengajak anak muda lebih dalam mengenal wakaf.

 

4 dari 6 halaman

Wakaf Jadi Jalan Kemudahan

Pada kesempatan yang sama, Wirda mengatakan kaum muda tidak perlu menunggu usia untuk bisa berwakaf. Karena, kata dia, cita-cita seseorang bisa terwujud ketika memulai berbagi kebaikan.

" Wakaf bisa jadi jalan kemudahan kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Jadi wakaf itu adalah investasi akhirat masa kini dan dimulai dari usia muda," kata Wirda.

Daarul Quran resmi terdaftar sebagai nadzir wakaf pada Badan Wakaf Indonesia (BWI). Ke depan, lembaga ini akan fokus mengelola dana wakaf untuk pembangunan Institut Daarul Quran, lembaga pendidikan setara perguruan tinggi ditujukan bagi para penghafal Alquran.

" Institut ini didirikan sebagai salah satu ikhtiar mewujudkan cita-cita membumikan dunia dengan Alquran. Insya Allah pahala wakaf para pewakif akan terus mengalir seiriring bertambahnya para penghafal Al-Qur’an yang lahir dari Idaqu," kata Anwar.

5 dari 6 halaman

Imam Muda Hafiz 30 Juz Alquran Ini Lulus Jadi Dokter

Dream - Pemuda asal Cyberjaya, Selangor, Malaysia, viral di media sosial. Di usianya yang masih sangat muda, pemuda bernama Syazwan Basli ini dan menjadi imam masjid besar.

Syazwan ramai menjadi perbincangan netizen setelah videonya saat menjadi imam sholat viral di Facebook. Video itu sudah dilihat 1,4 juta penonton dan dibagikan sebanyak 29 ribu kali.

Dikutip dari Siakapkeli, Syafwan mengaku video itu direkam saat sholat Tarawih di Masjid Raja Haji Fi Sabilillah Cyberjaya. Dia berstatus sebagai imam rawatib (tambahan) di masjid tersebut.

 Syafwan

Yang lebih mengagumkan, Syafwan juga sudah hafal Alquran 30 juz. Proses menjadi hafiz dia jalani ketika menempuh pendidikan agama di Darul Quran sebelum kuliah.

 

6 dari 6 halaman

Persiapan Jadi Dokter

Selain sebagai imam masjid, Syafwan rupanya juga mahasiswa tingkat akhir Jurusan Kedokteran dan Bedah di Cyberjaya University College of Medical Sciences (CUCMS).

 Syafwan

Saat ini, Syafwan sedang menempuh jam praktik dokter di Rumah Sakit Kajang. Praktik ini harus dijalankan sebelum Syafwan resmi menyandang profesi dokter.

Terkait
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo
Join Dream.co.id