Wabah Corona, Warga Italia 'Dilarang' Cipika Cipiki

News | Kamis, 27 Februari 2020 19:03
Wabah Corona, Warga Italia 'Dilarang' Cipika Cipiki

Reporter : Maulana Kautsar

Cara itu dilakukan agar memperlambat wabah penyakit.

Dream - Sebaran virus corona, Covid-19, membuat sejumlah tradisi perlu dihindari. Salah satunya ciuman pipi kiri dan kanan alias cipika cipiki. Memang belum ada larangan resmi tapi baru sekadar saran para ahli.

Para ahli mendesak warga Italia untuk menghindari ciuman pipi karena kondisi itu memicu penyebaran Covid-19. Sebab di Italia, setelah 12 orang di negara itu meninggal.

Para ahli khawatir salam hangat tradisional di Eropa itu bisa memicu penyebaran penyakit. Para ahli mengatakan, membatasi kontak, termasuk kecupan di pipi dan pelukan saudara, dapat membantu memperlambat wabah penyakit.

Dilaporkan Daily Star, Seorang ahli penyakit menular di University of Minnesota, Michael Osterholm, mengatakan, cara ini dilakukan agar masyarakat aktif mengurangi risikomu.

Giorgia Nigri, seorang ekonom berusia 36 tahun di Roma, mengatakan, " Para ahli sudah mulai menyarankan agar kita tidak saling memberi ciuman di pipi sebagai salam atau salam perpisahan dengan orang asing, itu masuk akal.”

 

2 dari 6 halaman

Orang-orang Italia Diminta Melindungi Diri

Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge, mengatakan tadi malam sekarang ada lebih dari 80.000 kasus Covid-19 di 34 negara.

“ Sambil memerangi penyakit ini dan penyebarannya, kita juga harus belajar dari respons di Italia. Pengalaman kamu, sesulit apa pun, juga sangat berharga bagi pemahaman kami tentang cara mengatasi penyakit ini," ucap Hans.

“ Beban Covid-19 adalah beban bersama yang membutuhkan respons kolektif dari mereka yang dekat dan jauh dari dampak langsungnya saat ini. Setiap orang perlu melakukan bagian mereka," kata dia.

Hans meminta, orang-orang Italia untuk melindungi diri dan otoritas kesehatan publik dan sehat saat bepergian.

" Ini termasuk mengamati kebersihan tangan dan pernapasan,” kata dia.

3 dari 6 halaman

Mobil 'Antivirus Corona' Diluncurkan, Berapa Harganya?

Dream - Produsen mobil dari China, Geely, resmi menjual SUV subkompak Icon pada 24 Februari 2020. Peluncurannya dilakukan secara online dan ditonton oleh jutaan orang. Geely bahkan membukukan preorder 30 ribu unit jelang peluncuran mobil ini.

Dikutip dari Carscoops, Kamis 27 Februari 2020, Geely membekali mobil ini dengan fitur teknologi antivirus yang membetot perhatian. Mobil Icon dilengkapi dengan teknologi Intelligent Air Purification System (IAPS).

Teknologi yang dibenamkan bersama AC ini diklaim bisa mengisolasi dan mengenyahkan partikel berbahaya di dalam udara kabin, termasuk bakteri dan virus. Ya, teknologi ini bisa menjadi magnet untuk menarik konsumen China mengingat ada wabah virus Corona. 

Mobil Icon ini menggunakan desain yang minimalis. Subkompak SUV memiliki bodi dengan siluet yang tegas, lampu utama mobil terpisah, dan menggunakan grille “ Expanding Cosmo”. Mobil ini juga didesain dengan loop tailight signature dan pop out door handles

Di bagian interior, terdapat sistem infotainmeny GKUI Geely Smart Ecosistem. Sistem ini tertanam di pusat komando interaktif di layar 10,25 inci.

4 dari 6 halaman

Harga Mulai Rp381 Juta

Untuk sistem keamanan, Icon mengemas teknologi berkendara cerdas L2+ yang diaktifkan dengan 12 radar ultrasonik, radar gelombang milimeter, serta lima kamera high definition. Ada juga sistem cerdas untuk membantu pengemudi berkendara, seperti lane keep, parkir otomatis satu tombol, dan pengereman darurat. 

Geely membekali mobil dengan kamera 360 derajat dan tampilan 180 derajat untuk sisi samping, belakang, dan depan. Tujuannya untuk menghilangkan blind spot

Bagaimana dengan mesin. Icon mengusung mesin empat silinder turbocharged berkapasitas 1,5 liter. Mobil ini mengusung sistem hybrid dengan tegangan 48 volt. Mobil itu mengusung mesin hybrid yang mesin bensinnya bisa mengeluarkan tenaga 174 HP dan mesin 48 volt berdaya 10 kW. Icon bisa melaju hingga 100 km dalam 7,9 detik.

Harganya bervariasi, mulai dari 115.800 yuan sampai 128.800 yuan (Rp381,81 juta-Rp424,68 juta).

5 dari 6 halaman

Dikenal Canggih, Kamera Mobil Tesla Bisa Tertipu Lakban

Dream - Sistem komputer menjadi hal yang luar biasa dan telah mengubah pengalaman manusia, terutama di bidang otomotif. Kemajuan teknologi membuat sistem komputer dimasukkan ke dalam mobil dan mempermudah manusia untuk berkendara.

Salah satu kecanggihan teknologi itu diterapkan mobil bertenaga listrik, Tesla. Mereka mobil ini bahkan disebut-sebut sebagai standar untuk mobil masa depan.

Namun secanggih-canggihnya teknologi yang dipakai, kekuatan otak manusia ternyata masih lebih hebat.

Dikutip dari Jalopnik, Sabtu, 22 Februari 2020, peneliti McAfee baru-baru ini coba mengetes kecanggihan terutama kecerdasan sistem komputer yang ada di Tesla Model X dan S selama 18 bulan.Tujuannya untuk membuktikan bahwa mobil cerdas punya masalah keamanan.

Uji coba ini menggunakan fitur speed assist dan cruise control. Dua fitur ini menggunakan kamera untuk “ membaca” batas kecepatan dan menyesuaikannya dengan kendaraan.

 Tes kepintaran kamera Tesla© Jalopnik

Salah satu tes yang dilakukan adalah menambahkan pita hitam sepanjang dua inci ke tanda batas 35 mil per jam secara horizontal.

Hasilnya mengejutkan. Kamera mobil ternyata salah membaca angka tersebut. Alih-alih 35, mobil Tesla itu malah membaca batas kecepatan itu sebagai 85 mil per jam.

6 dari 6 halaman

Sorry Elon Musk, Hati Bill Gates Jatuh ke Mobil Listrik Merek Lain

Dream - Bill Gates bukanlah sosok pria penggemar otomotif. Namun dia memang memiliki sejumlah mobil-mobil eksotik dan pastinya mahal seperti Porsche dan Lamborghini.

Seiring tren ramah lingkungan yang melanda dunia, Gates juga tak ketinggalan menambah koleksinya kendaraannya dengan membeli mobil listrik pertamanya. Namun pilihan Gates ternyata tak jatuh pada Tesla.

Dikutip dari Carscoops, Rabu 19 Februari 2020, mobil yang diboyong Gates adalah Porsche Taycan. Ini diungkapkan Gates kepada Youtuber bernama Marques Browni ee.

Kepada Brownlee, cofounder Microsft itu memuji Elon Musk telah membuat mobil listrik menjadi populer melalui Tesla.

“ (Tapi), saya mendapatkan Porsche Taycan. Sebuah mobil listrik dengan harga premium. Tapi, itu sangat keren. Itu adalah mobil listrik pertamaku dan saya sangat menikmatinya,” kata dia.

 Sorry Elon Musk, Hati Bill Gates Jatuh ke Mobil Listrik Merek Lain© Dream

Gates mengakui mobil listrik memiliki waktu pengisian bahan bakar yang lebih lama daripada yang konvensional. Kemudian, jarak tempuhnya juga makin sedikit.

Sayangnya, filantropi berusia 64 tahun ini tak menjelaskan jenis Taycan yang dibeli.

Diperkirakan dia membeli Taycan Turbo S. Mobil yang dijual mulai US$185 ribu (Rp2,53 miliar) ini menghasilkan kekuatan 750 HP dan bisa berakselerasi 0-96 km per jam dalam waktu 2,6 detik.

Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak
Join Dream.co.id