Walikota Banda Aceh Geram, Begini Nasib Sosialita Cantik yang Gowes Tanpa Jilbab

News | Rabu, 8 Juli 2020 10:28
Walikota Banda Aceh Geram, Begini Nasib Sosialita Cantik yang Gowes Tanpa Jilbab

Reporter : Eko Huda S

Sebanyak 10 wanita yang gowes bak sosialita membuat warga Bana Aceh marah.

Dream - Warga Banda Aceh geger dengan beredarnya video dan foto-foto sekelompok wanita yang tengah bersepeda di wilayah mereka. Pasalnya, para wanita itu berkeliaran di jalan dengan berbusana ketat dan tanpa mengenakan jilbab.

Bagi daerah lain, pemandangan itu tentu sudah biasa. Tidak melanggar aturan. Namun tidak di Aceh, wanita yang keluar rumah dengan pakaian ketat dan tidak mengenakan jilbab dianggap melanggar hukum syariah yang berlaku di Tanah Rencong tersebut.

Video dan foto-foto para wanita yang bersepeda tanpa mengenakan hijab tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar itu, para wanita itu terlihat berseragam merah jambu. Sebagian besar dari mereka memang tidak mengenakan jilbab. Hanya helm yang bertengger di kepala.

Video dan foto-foto itu mengundang kemarahan sebagian netizen di Banda Aceh. Mereka ramai-ramai mengecam aksi para wanita cantik yang bergaya bak sosialita tersebut. Unggahan video dan foto-foto itu dibanjiri dengan komentar kecaman.

2 dari 6 halaman

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, bahkan menanggapi beredarnya video dan foto-foto tersebut. Dia meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah menangkap para pelaku untuk diberikan pembinaan.

Menurut Aminullah, aksi yang dilakukan wanita-wanita yang berkeliling Banda Aceh pada hari Minggu lalu tersebut merupakan tindakan pelanggaran syariat Islam. " Satpol PP dan WH cari keberadaan mereka, panggil dan lakukan pembinaan," tegas Aminullah, dikutip dari bandaacehkota.go.id.

Menurut Aminullah, siapapun yang berada di wilayah Banda Aceh harus menghargai nilai-nilai syariat yang berlaku. Meskipun tamu dari kalangan nonmuslim, mereka harus bisa menghargai norma-norma yang ada di Aceh.

" Kota ini menerapkan syariat Islam, setiap tamu yang datang harus menghargai dan mentaati aturan yang ada di kota ini," kata Aminullah.

3 dari 6 halaman

Instruksi Aminullah untuk mengumpulkan wanita-wanita dalam video yang viral itu semakin membuat heboh netizen Aceh. Instruksi itu rupanya mendapat respons cepat dari Satpol PP dan Wali Hyatul Hisbah Banda Aceh.

Menurut laman rri.co.id, hanya dalam hitungan tiga jam, semua peserta gowes itu berhasil dikumpulkan di Markas Satpol PP/WH Banda Aceh.

Aminullah Usman yang dihubungi wartawan pada Senin petang, menyatakan mengapresiasi kinerja Satpol PP dan Waliyatul Hisbah.

" Saya memberi apresiasi atas kerja cepat dan terukur jajaran Satpol PP/WH Kota Banda Aceh, tindakan seperti itu akan membuat penegakan syariat Islam di Banda Aceh lebih efektif," tutur Aminullah.

Menurut dia, dari laporan Kasat Pol PP/WH Banda Aceh, jumlah peserta gowes yang dikumpulkan itu adalah sepuluh orang. Dari jumlah itu, hanya empat orang warga Banda Aceh, lainnya warga luar, dari Aceh Besar dan Sabang.

" Kita telah instruksikan kepada pihak Satpol PP/WH mereka yang terbukti melanggar ketentuan syariat itu diproses sesuai dengan kadar kesalahan mereka, terutama dilakukan pembinaan termasuk membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan serupa," tandas Aminullah.

4 dari 6 halaman

Kepala Satpol PP/ Walihidayah Banda Aceh, Hidayat, mengatakan timnya bergerak cepat menyambut instruksi walikota dengan menelusuri keberadaan para wanita itu melalui media sosial milik mereka.

Antara lain, Instagram Story dan Faceboook. " Karena mereka umumnya memviralkan aksi foto gowes ala modeling itu melalui Instagram dan Facebook. Sebagian besar menjadikan foto yang berlokasi di jalan dua jalur di mulut Pelabuhan Ulee Lheue itu sebagai status medsos milik mereka," tutur Hidayat.

Setelah melakukan penelusuran, Satpol PP menemukan alamat salah satu di antara mereka.

" Personel langsung bergerak cepat menjemput ke rumahnya, lalu secara berantai dihubungi anggota yang lain, hingga terkumpul semuanya 10 orang dan mereka diminta datang ke markas Satpol PP/WH untuk dimintai keterangan dan pembinaan," tutur Hidayat.

5 dari 6 halaman

Para wanita yang ikut gowes itu akhirnya meminta maaf kepada pemerintah dan warga Banda Aceh. Mereka mengaku menyesal.

6 dari 6 halaman

Terkait
Join Dream.co.id