Wali Kota Gibran Marah Ada Guru Tidak Pakai Masker: Ini Serius Bukan Bercanda!

News | Kamis, 1 April 2021 09:01
Wali Kota Gibran Marah Ada Guru Tidak Pakai Masker: Ini Serius Bukan Bercanda!

Reporter : Cynthia Amanda Male

Mendengar Gibran meminta nama guru terkait dicatat, para guru malah sempat tertawa.

Dream - Ada momen mengejutkan para guru saat Wali Kota Gibran Rakabuming Raka meninjau persiapan Pembelajaran Tatap Muka sejumlah sekolah di Kota Solo.

Ada guru yang ditegur putra Sulung Presiden Jokowi karena tidak memakai masker.

" Tadi yang nggak pakai masker namanya saya catat satu-satu. Ini serius, jangan main-main demi keselamatan anak-anak kita,” tutur Gibran dikutip dari YouTube Berita Surakarta.

Mendengar Gibran meminta nama guru terkait dicatat, para guru malah sempat tertawa.

 

2 dari 5 halaman

 Gibran saat sidak ke sejumlah sekolah di Solo
© Merdeka.com/Arie Sunaryo

Gibran langsung menegaskan perkataannya itu bukan bercanda. “ ini serius bukan bercanda,” tegasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar memuji sikap tegas Gibran yang tujuannya agar pembelajaran tatap muka bisa sukses.

Menurutnya penting para guru taat pada protokol kesehatan, apalagi guru-guru akan berinteraksi dengan para murid. Untuk mencegah meningkatnya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

3 dari 5 halaman

Gibran tetap optimis pembelajaran tatap mula tetap bisa dimulai Juli mendatang. Yang terpenting, menurutnya, orangtua siswa sudah menyanggupi dan memberikan izin kepada anaknya. Selain itu mereka juga harus sanggup untuk melakukan antar jemput.

" Dan orang tua yang tidak setuju, sekali lagi, anak-anaknya tetap bisa mengikuti pelajaran dari rumah. Itu, kita nggak pilih-pilih," tandasnya.

Gibran menambahkan, proses vaksinasi guru sudah hampir 100 persen dilakukan. Namun untuk kampus vaksinasi baru dilakukan terhadap para rektor dan pimpinan. Gibran mengaku akan terus melakukan observasi sebelum pembelajaran tatap muka dimulai.

" Kita tetap observasi kok. Kita tidak akan buru-buru, semuanya simulasi. Uji coba kita monitor semua. Yang penting guru-guru

4 dari 5 halaman

Logo di Laptop Wali Kota Gibran Disorot

Dream - Setelah resmi menjadi Wali Kota Surakarta, kegiatan Gibran Rakabuming Raka terus menyedot perhatian. Bahkan unggahannya di sosial media juga ramai disorot.

Yang terbaru, unggahan foto putra sulung Presiden Jokowi di Instagram @gibran_rakabuming
jadi omongan warganet.

Dalam unggahan foto itu terlihat Gibran tengah menerima kunjungan kerja Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, perihal peletakan batu The Surakarta Grand Mosque yang merupakan replika Syeikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi.

Namun, banyak netizen yang justru salfok dengan laptop yang ada di atas meja Gibran. Mereka ramai membicarakan logo di laptop itu.

 Postingan Gibran
© Instagram GibranTerlihat gambar atau logo yang dimaksud seperti huruf M tertusuk pedang. Salah satu netizen memberikan penjelasan jika logo itu adalah Maternal Disaster.

" Disastermaternal brand baju dan lain-lain," kata followers Gibran.

" Salfok maternal," timpal warganet.

" Laptopnya keren," tutur netizen lainnya.

"  Bukan merk Apple & bukan merk Gucci, yang mereka berdua tampilkan. Tapi justru Brand lokal yang mereka tunjukkan & kenakan. Gw demen pejabat macam begini," komentar yang lain.

5 dari 5 halaman

Gibran Bilang Begini Soal Putusnya Ikatan Cinta Kaesang dan Felicia

Dream - Gibran Rakabuming Raka tidak mau ikut campur prahara cinta adiknya, Kaesang Pangarep yang tengah disorot.

Wali Kota  Solo ini memilih menghindar saat ditanya perihal kandasnya hubungan Kaesang dan Felicia.

" Soal lain opo?," kata Kaesang menanggapi pertanyaan sambil berjalan dalam video yang diunggah akun gosip @Mak_inpoh, Selasa 9 Maret 2021.

Menurut ayah Jan Ethes, kisah asmara Kaesang tak sepatutnya ditanyakan ke pihak keluarga, biar Kaesang yang menyelesaikannya sendiri.

" Wes, tanya Kaesang aja itu," ucap Gibran.

Beda halnya dengan keluarga Felicia yang berkoar-koar di sosial media, ternyata keluarga Kaesang tak mau ikut campur perihal kisah asmara putra bungsu Jokowi tersebut.

Kaesang sudah mengatakan masalah ini seharusnya tidak suah dibawa ke ranah publik.

" Itu kan masalah pribadi to, masalah pribadi kok diumbar-umbar, enggak etis," kata Kaesang.

Join Dream.co.id