Wali Kota Bengkulu: Penerimaan Siswa Sekolah Negeri Gratis, Swasta Dipotong 50%

News | Sabtu, 30 Mei 2020 13:43
Wali Kota Bengkulu: Penerimaan Siswa Sekolah Negeri Gratis, Swasta Dipotong 50%

Reporter : Sugiono

Instruksi yang tertuang di dalam surat edaran tersebut berlaku bagi kepala sekolah TK/PAUD, SD dan SMP, baik sekolah negeri dan swasta.

Dream - Demi meringankan beban orang tua murid di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19, Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan membuat langkah yang patut mendapat apresiasi.

Melalui Surat Edaran nomor 420/773/L.D.DIK/2020 bertanggal 29 Mei 2020, Helmi menginstruksikan kepada kepala TK/PAUD, SD dan SMP di kota Bengkulu untuk memberi keringanan iuran biaya komite dan biaya lainnya bagi peserta didik.

" Ini untuk menanggapi masukan aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat serta memperhatikan perkembangan dampak pandemi Covid-19 yang sampai sekarang masih mewabah di tengah masyarakat," ujar Helmi.

Instruksi yang tertuang di dalam surat edaran tersebut berlaku bagi kepala sekolah TK/PAUD, SD dan SMP, baik sekolah negeri dan swasta.

Khusus untuk sekolah swasta, pembayaran iuran komite agar diberikan keringanan 50 persen dari total jumlah keseluruhan. Ketentuan keringanan yang dimaksud dilakukan selama 6 bulan terhitung April sampai September.

Sementara bagi sekolah negeri, dilarang memungut biaya sekolah dalam bentuk apa pun alias nol persen (0%).

Apabila instruksi tersebut tidak dilaksanakan maka Pemerintah Provinsi Bengkulu akan melakukan tindakan khusus melalui Dinas Pendidikan.

Bagi sekolah swasta yang tidak melaksanakan ketentuan, maka Dinas Pendidikan akan melakukan evaluasi izin operasional penyelenggara pendidikan.

Sedangkan untuk sekolah negeri yang tidak patuh pada instruksi Wali Kota, maka Dinas Pendidikan akan mengevaluasi kepala sekolah bersangkutan.

Sebagai bentuk transparansi dan kontrol, Wali Kota juga menyertakan nomor WA miliknya yakni 0811737646 dan nomor WA Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi (0811737766).

Helmi menegaskan bagi warga Kota Bengkulu yang masih dibebani uang sekolah bisa mengadukan ke nomor tersebut. Bagaimana jika sekolah tersebut bandel?

" Khusus untuk sekolah swasta/yayasan, akan ditinjau ulang izin operasinya. Bagi kepala sekolah negeri yang melanggar akan dievaluasi," tutup Helmi.

Sumber: Merdeka.com

2 dari 5 halaman

Pemkot Bengkulu Segera Terapkan New Normal

Dream - Pemerintah Kota Bengkulu bakal menerapkan new normal pandemi Covid-19 dalam waktu dekat. Keputusan ini dihasilkan setelah rapat koordinasi antara jajaran Pemkot Bengkulu dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Menindaklanjuti rakor tersebut, Pemkot Bengkulu segera menggelar rapat internal dengan Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu pada Kamis, 28 Mei 2020. Rapat tersebut melibatkan Sekretaris Daerah, Kadis Kesehatan, BPBD, Dinas Pertanian, dan PUPR..

Selain membahas rencana penerapan new normal, rapat internal tersebut juga membicarakan implementasi Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Coronavirus Disease 2019.

" Arahan atau kesimpulan dari rapat tadi pagi, kita menindaklanjuti arahan Menteri PPN seperti memberlakukan new normal untuk menjadi tanggung jawab masyarakat, bisnis atau dunia usaha serta peran pemerintah baik pusat dan daerah," ujar Kepala Bapelitbang Kota Bengkulu, Firman Romzi.

Firman mengatakan dalam waktu dekat, Sesda Kota Bengkulu akan menggelar rapat lanjutan dengan Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) membahas persiapan new normal. Saat new normal berlaku, tanggung jawab akan dibagi kepada masyarakat, pelaku usaha, serta pemerintah.

Menurut Firman, masyarakat bertanggung jawab menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian. Seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, pembatasan fisik, pelaporan kasus mandiri dan peran komunitas.

Pelaku usaha bertanggung jawab dengan membentuk tim kebersihan khusus, pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan fasilitas cuci tangan di area publik.

Sedangkan tanggung jawab pemerintah yaitu penerapan skema paid sick-leave, penanganan pelaporan kasus (tracking dan tracing), pembentukan tim kebersihan khusus, penyediaan fasilitas tes mandiri tersertifikasi serta melakukan kampanye publik.

Sumber: Media Center Kota Bengkulu

3 dari 5 halaman

Wali Kota Bengkulu Dorong Masyarakat Terlibat Wujudkan Ketahanan Pangan

Dream - Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, mendorong keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19. Ajakan tersebut disampaikan melalui gerakan 'Ayo Menanam'.

" Ayo adik sanak Kota Bengkulu dalam menghadapi wabah Covid-19 mari kita lakukan kegiatan-kegiatan positif yang memberi manfaat salah satunya dengan melakukan gerakan 'Ayo Menanam” dengan menanam tanaman yang produktif guna mengantisipasi ketahanan pangan kita," ujar Helmi.

Helmi menjelaskan masyarakat dapat berpartisipasi dalam gerakan ini dengan menanam tanaman produktif memanfaatkan pekarangan rumah. Seperti menanam pisang, singkong, ubi jalar, sayur-sayuran, pepaya, jagung, kacang tanah dan lainnya.

" Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut andil dengan menanam tanaman yang produktif yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan dan antisipasi ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19," kata dia.

Sebelumnya, Helmi mengimbau masyarakat Kota Bengkulu mulai menanam produktif di pekarangan rumah.

Untuk menyukseskan gerakan 'Ayo Menanam', Pemkot menjalin kerja sama dengan Lanal Bengkulu dan Kodim 0407.

Sumber: Media Center Kota Bengkulu

4 dari 5 halaman

Wali Kota Bengkulu Instruksikan Perpanjangan Belajar dari Rumah Sampai 27 Juni

Dream - Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, menginstruksikan perpanjangan masa belajar dari rumah untuk para siswa semua tingkatan serta mahasiswa hingga 27 Juni 2020.

Instruksi itu termuat dalam surat Nomor 800/753/I.D.DIK/2020 tentang masa belajar di rumah bagi peserta didik PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA dan Lembaga Pendidikan Non Formal serta Perguruan Tinggi di Kota Bengkulu.

Surat Edaran itu menggantikan instruksi sebelumnya Nomor 800/628/I.D.DIK/2020. Pertimbangannya, angka kasus positif Covid-19 yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Helmi Hasan menginstruksikan enam instruksi kepada masyarakat. Pertama, mengimbau institusi pendidikan mulai dari PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs baik negeri maupun swasta untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar di rumah.

Kedua, hasil evaluasi belajar baik dalam bentuk pembagian rapor maupun kelulusan siswa dilaksanakan melalui sistem dalam jaringan (daring/online).

Ketiga, institusi pendidikan SMA/SMK/MA serta lembaga non-formal serta perguruan tinggi diimbau melaksanakan program pembelajaran daring menyesuaikan ketentuan yang diatur Pemerintah Provinsi maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Imbauan keempat, para guru dan tenaga kependidikan melakukan pemantauan kegiatan peserta didik. Hasil evaluasi terhadap para peserta didik disampaikan secara daring.

" Pelaksanaan poin 1 di atas diperpanjang sampai dengan tanggal 27 Juni 2020," demikian bunyi instruksi kelima.

Sedangkan semua hal yang bersifat teknis diatur lebih lanjut oleh Dinas Pendidikan Kota Bengkulu.

Sumber: Media Center Pemkot Bengkulu

5 dari 5 halaman

Wali Kota Bengkulu Usul Tenaga Medis Positif Covid-19 Jadi CPNS Tanpa Tes

Dream – Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, mengusulkan pemerintah pusat agar tenaga paramedis yang terjangkit Covid-19 dijadikan CPNS tanpa tes. Ini disampaikan Helmi sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang medis yang menjadi garda terdepan dalam menanggulangi Covid-19.

" Ya sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kesehatan, medis dan paramedis, Pemkot Bengkulu mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mengangkat para tenaga medis yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tanpa melalui tes," ujar dia dikutip dari Merdeka.com, Senin 18 Mei 2020. 

Menurut Helmi, usulan tersebut merupakan penghargaan untuk tenaga kesehatan, medis dan paramedis yang telah berjuang mempertaruhkan hidupnya untuk melawan Covid-19 di Kota Bengkulu.

" Saya sangat prihatin kepada tenaga kesehatan, medis dan paramedis yang telah berjuang siang dan malam mempertaruhkan hidupnya untuk warga Kota Bengkulu agar terhindar dari wabah Covid-19. Untuk itu, saya sangat menghargai jasa-jasanya dan akan mengusulkan mereka menjadi CPNS tanpa tes," kaa dia.

Untuk diketahui, Pemkot Bengkulu telah 10 tahun dari tahun 2011 sampai dengan 2020 tidak melaksanakan penerimaan CPNS.

Join Dream.co.id