Wali Kota Bengkulu Ajak Amalkan Nilai Pancasila Demi Kebaikan

News | Senin, 1 Juni 2020 13:39
Wali Kota Bengkulu Ajak Amalkan Nilai Pancasila Demi Kebaikan

Reporter : Syahid Latif

Nilai-nilai Pancasila menjadi penting untuk mempersatukan bangsa terutama di tengah Pandemik Covid-19 saat ini.

Dream - Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme. Terlebih Indonesia adalah negara besar yang masyarakatnya memiliki banyak perbedaan.

" Jangan jadikan perbedaan ini ajang bermusuhan tapi jadikan perekat kita sebagai NKRI,” ujar Helmi.

Menurut Helmi, peringatan kelahiran Pancasila bisa menjadikan momentuum bagi masyarakat untuk saling menguatkan bukan tercerai-berai. Terlebih di saat negara ini tengah menghadapi cobaan berupa pandemik Covid-19.

“ Di tengah pandemi ini nilai-nilai Pancasila yang luhur itu kita amalkan,” katanya.

Helmi yakin jika masyarakat bisa memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila maka pandemi Covid-19 bisa menjadi momentum untuk berlomba-lomba dalam kebaikan sehingga melahirkan pribadi-pribadi yang pancasilais

Sang Walikota yang juga menyaksikan upacara hari lahir Pancasila lewat tayangan di stasiun televisi TVRI mengingatkan lagi pesan Presiden RI Joko Widodo yang menyampaikan bahwa peringatan hari lahir Pancasila tahun ini dilaksanakan di tengah kondisi Covid-19 yang menguji kedisiplinan dan semangat.

“ Kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk saling memperkokoh persaudaraan dan kegotong royongan kita. Nilai-nilai luhur Pancasila harus kita hadirkan secara nyata di dalam kehidupan kita. Nilai yang terus hidup bergelora dalam semangat seluruh Rakyat Indonesia,” ujar Joko Widodo.

(Sah, Sumber: mediacenter.bengkulukota.go.id)

 

2 dari 3 halaman

Wali Kota Bengkulu Dorong Masyarakat Terlibat Wujudkan Ketahanan Pangan

Dream - Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, mendorong keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19. Ajakan tersebut disampaikan melalui gerakan 'Ayo Menanam'.

" Ayo adik sanak Kota Bengkulu dalam menghadapi wabah Covid-19 mari kita lakukan kegiatan-kegiatan positif yang memberi manfaat salah satunya dengan melakukan gerakan 'Ayo Menanam” dengan menanam tanaman yang produktif guna mengantisipasi ketahanan pangan kita," ujar Helmi.

Helmi menjelaskan masyarakat dapat berpartisipasi dalam gerakan ini dengan menanam tanaman produktif memanfaatkan pekarangan rumah. Seperti menanam pisang, singkong, ubi jalar, sayur-sayuran, pepaya, jagung, kacang tanah dan lainnya.

" Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut andil dengan menanam tanaman yang produktif yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan dan antisipasi ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19," kata dia.

Sebelumnya, Helmi mengimbau masyarakat Kota Bengkulu mulai menanam produktif di pekarangan rumah.

Untuk menyukseskan gerakan 'Ayo Menanam', Pemkot menjalin kerja sama dengan Lanal Bengkulu dan Kodim 0407.

Sumber: Media Center Kota Bengkulu

3 dari 3 halaman

Pemkot Bengkulu Segera Terapkan New Normal

Dream - Pemerintah Kota Bengkulu bakal menerapkan new normal pandemi Covid-19 dalam waktu dekat. Keputusan ini dihasilkan setelah rapat koordinasi antara jajaran Pemkot Bengkulu dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Menindaklanjuti rakor tersebut, Pemkot Bengkulu segera menggelar rapat internal dengan Tim Percepatan Pembangunan Kota Bengkulu pada Kamis, 28 Mei 2020. Rapat tersebut melibatkan Sekretaris Daerah, Kadis Kesehatan, BPBD, Dinas Pertanian, dan PUPR..

Selain membahas rencana penerapan new normal, rapat internal tersebut juga membicarakan implementasi Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Coronavirus Disease 2019.

" Arahan atau kesimpulan dari rapat tadi pagi, kita menindaklanjuti arahan Menteri PPN seperti memberlakukan new normal untuk menjadi tanggung jawab masyarakat, bisnis atau dunia usaha serta peran pemerintah baik pusat dan daerah," ujar Kepala Bapelitbang Kota Bengkulu, Firman Romzi.

Firman mengatakan dalam waktu dekat, Sesda Kota Bengkulu akan menggelar rapat lanjutan dengan Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) membahas persiapan new normal. Saat new normal berlaku, tanggung jawab akan dibagi kepada masyarakat, pelaku usaha, serta pemerintah.

Menurut Firman, masyarakat bertanggung jawab menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian. Seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, pembatasan fisik, pelaporan kasus mandiri dan peran komunitas.

Pelaku usaha bertanggung jawab dengan membentuk tim kebersihan khusus, pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan fasilitas cuci tangan di area publik.

Sedangkan tanggung jawab pemerintah yaitu penerapan skema paid sick-leave, penanganan pelaporan kasus (tracking dan tracing), pembentukan tim kebersihan khusus, penyediaan fasilitas tes mandiri tersertifikasi serta melakukan kampanye publik.

Sumber: Media Center Kota Bengkulu

Join Dream.co.id