Ditonton 9 Juta Kali, Video Nakes Lepas APD Bikin Terenyuh

News | Senin, 19 Juli 2021 10:00

Reporter : Amrikh Palupi

Lihat videonya!

Dream - Sosial media dihehohkan dengan video salah satu nakes yang memperlihatkan proses melepas APD usai menjalankan tugasnya di rumah sakit. Video itu diunggah oleh pengguna TikTok benama @ulyfransyscas.

Dalam video itu, tampak nakes yang sedang melepas APD. Awalnya nakes tersebut masuk ke ruangan khusus, lalu menyemprotkan disinfektan ke seluruh tubuhnya.

 Perjuangan Nakes lepas APD© Perjuangan Nakes lepas APD

Setelah itu nakes tersebut melepas faceshield, sarung tangan, sepatu boots, hingga baju hazmat. Selesai membuka semuanya dan membuangnya ke tong sampah, nakes tersebut memperlihatan detik-detik melepas masker tiga lapis yang ditempel plester pada bagian atas dan sampingnya.

 Perjuangan Nakes lepas APD© Perjuangan Nakes lepas APD

" Nah ini maskernya udah berantakan karena semalam. Sakit banget telingaku jadi aku lepas-lepas gitu guys. Buka yang pertama aduh sakit banget. Buka yang kedua wah nyantol di mata terus buka yang paling mantep nih. Wah napas akhirnya terimakasih Tuhan. Hari ini terlewati," tutur nakes tersebut dikutip Dream dari akun TikTok @ulyfransyscas, Minggu 18 Juli 2021.

 Perjuangan Nakes lepas APD© Perjuangan Nakes lepas APD

Unggahan video Tiktok tersebut langsung viral. Setelah tiga hari diunggah, video itu sudah ditonton 9 juta kali. Tak sedikit warganet yang merasa kasihan sekaligus salut dengan sang nakes yang tak mengeluh dan terus semangat untuk memberikan perawatan terbaik bagi para pasien Covid-19.

" Terimakasih Tuhan, hari ini terlewati.” Sehat selalu kak," tulis blcked disertai emot sedih.

" Ga bisa bayangin klo gw diposisi itu, kalau udh pake apd ga boleh dilepas, gaboleh minum, gaboleh kencing, pokonya ga boleh dilepas sama sekali," Kata Revan778.

" Salut bgtt, semangatt terus kaa," kata akun apiss.

" Perjuangan nakes sungguh luar biasa. Segitu ribet nya. Sehat selalu yahh," tulis akun Valentina Angelina.

“ Gua terharu liat beginian." kata akun Serotonin.

Ditonton 9 Juta Kali, Video Nakes Lepas APD Bikin Terenyuh
Nakes Perlihatkan Video Lepas APD (Foto : @ulyfransyscas)
2 dari 9 halaman

Momen Haru Pasien Covid-19 Beri Hadiah Buat Para Nakes di Hari Terakhir Isoman

Dream – Pelajaran berharga dari pandemi Covid-19 yang sedang Indonesia adalah bangkitnya kesadaran untuk saling tolong menolong sesama manusia. Jiwa kemanusiaan masyarakat memang tengah diuji di tengah melonjaknya kasus Covid-19 ini.

Salah satu bukti munculnya kesadaran tolong menolong itu terlihat dari sebuah video yang sedang viral di media sosial. Rekaman ini memperlihatkan para pasien yang memberikan hadiah kepada para Tenaga Kesehatan (Nakes) di hari terakhir menjalani isolasi mandiri.

Hadiah itu sebagai ucapan rasa terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang sudah rela merawat para pasien selama berada di pusat isolasi mandiri. Perpisahan mereka pun tak luput diiringi tangis bahagia.

Seperti apa kisahnya? Simak ceritanya berikut.

 

 

3 dari 9 halaman

Tampak Ceria dan Bahagia

Dikutip dari laman Instagram @top_world.idn, tampak tenaga kesehatan keluar dari pusat isolasi mandiri para pasien Covid-19.

Para nakes itu diiringi ucapan perpisahan dari para pasien covid-19 yang sedang isolasi mandiri. Bahkan tampak para pasien memenuhi balkon pusat isolasi untuk mengucapkan perpisahan.

 Ilustrasi© Instagram/@top_world.idn

Para pasien isoman itu juga terlihat memberikan bermacam-macam hadiah buat para tenaga kesehatan yang telah merawat mereka selama isolasi mandiri.

Mereka tampak melempar beberapa hadiah dari balkon ruang isolasi seperti bunga, boneka, sarden, dan lain-lainnya. Sementara beberapa nakes menangkap hadiah yang jatuh ke bawah. Mereka semua tampak ceria dan bahagia di hari terakhir isolasi mandiri.

4 dari 9 halaman

Doa Terbaik Warganet

Video para pasien memberi hadiah kepada nakes di hari terakhir isolasi mandiri itu pun beredar luas di jagat media sosial. Warganet pun turut memberikan komentar mereka terhadap video tersebut.

 Ilustrasi© Instagram/@top_world.idn

" Mereka yg dapat..gw yg seneng .. 👏," kata @nandriyani_2504.

" Nah gini doong vibes positif ❤️😍," ucap @fitriahsanirhibashu.

" Teruslah tumbuh hal baik.entah kalian sebagai alat,yg penting berbuat baik," kata @ahmadknina.

" Sehat terus para garda terdepan...doa kami tulusnuntuk.para nakes ❤️👏," lanjut @dsymaganda.

" Semoga Indonesiaku lekas membaik 🙏 amin," sambung @antoxsecondspezial.

  3 dari 3 halaman

5 dari 9 halaman

Ini Videonya

 

 

Berikut video para pasien isolasi mandiri kasih hadiah ke para nakes. Bikin haru warganet.

 

6 dari 9 halaman

Dokter Eva Blak-blakan Banyak Nakes Mundur karena Insentif Tertahan

Dream - Sebuah fakta mengejutkan diungkap oleh Ketua Dokter Indonesia Bersatu (DIB), Eva Sri Diana Chaniago. Menurut dia, banyak tenaga kesehatan yang resign alias mengundurkan diri di tengah kasus Covid-19 yang terus meningkat.

Selama ini, tenaga kesehatan memang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19. Mereka harus bertaruh nyawa karena punya potensi besar terpapar akibat intensitas interaksi dengan para pasien Covid-19.

Namun, dalam perbincangan virtual membahas tentang penanganan Covid-19 dan kondisi rumah sakit serta nakes yang dotayangkan TVOne, Eva menyebut banyak dokter yang mundur. Pengakuan itu juga disampaikan kepada Jubir Vaksina Covid-19 Kementeria Kesehetan, Dokter Siti Nadia Tarmizi, yang juga hadir dalam acara tersebut.

 

 

7 dari 9 halaman

Serba Kesulitan

Dalam perbincangan keduanya, Eva awalnya mengatakan bahwa para nakes sudah tak lagi berdaya untuk menangani jumlah pasien Covid-19 yang semakin membengkak. Dia menyinggung soal upaya pemerintah yang hendak menambah rumah sakit darurat.

" Fakta di lapangan kami sangat-sangat kesulitan kalau boleh dibilang kritis ya Dok, ruangan isolasi bisa ditambah bergedung-gedung, tapi jumlah kita, nakes di lapangan, sangat kecil, Dok," ujar Eva.

Tak hanya itu, Eva juga menyebut bahwa para pasien yang datang ke fasilitas kesehatan seperti menyetor nyawa. Mereka datang dengan saturasi oksigen rendah dan dalam keadaan faskes penuh.

" Jumlah nakesnya terbatas, pasien datang dalam keadaan saturasi oksigen 50 persen ke bawah, pasien dayang dalam keadaan gawat karena kebanyakan sudah mengalami isoman di rumah. Datang sudah dalam keadaan berat, beda dengan dulu Dok, kalau sekarang mereka itu datang betul-betul kaya udah setor nyawa," jelasnya.

8 dari 9 halaman

Soal Insentif Nakes

Eva menjabarkan betapa banyaknya nakes yang mengundurkan diri lantaran insentif mereka tertahan. Ia menyebut para nakes tak mempunyai gaji dan hanya bergantung pada insentif.

" Banyak nakes yang resign karena kemarin insentif mereka ditahan-tahan. Mungkin negara memang sulit tapi mereka juga sulit, mereka butuh hidup, mereka hanya mengandalkan insentif, tidak punya gaji, itu fakta di lapangan," ujar Eva.

Bukan hanya soal nakes, Eva menambahkan bahwa saat ini rumah sakit banyak yang mengalami kelangkaan obat-obatan. Bahka, banyak nakes yang kelimpungan saat menangani pasien Covid-19.

" Fakta di lapangan obat-obat tidak ada, obat-obat kurang semua, saya bingung pasien dirawat pun tidak ada obat-obatan," kata Eva.

 

9 dari 9 halaman

Situasi Serba Kekurangan

Eva pun kembali menegaskan bahwa kondisi di lapangan sudah sangat buruk. Keadaan pandemi saat ini serba kekurangan, baik dalam obat maupun tenaga kesehatan.

" Kami bahkan obat tidak ada, kalaupun ada obat, tenaga medis tidak kuat untuk bagi-bagi obat pegang satu-satu orang, pasien kritis itu harusnya 4 perawat, ini 50 pasien perawatnya jumlahnya berapa. Itu fakta dok di lapangan, kami sangat kesulitan," tuturnya.

Terkait
Join Dream.co.id