Viral, Taruhan Pilpres Tanah 1 Hektare , Ini Faktanya

News | Selasa, 16 April 2019 13:02
Viral, Taruhan Pilpres Tanah 1 Hektare , Ini Faktanya

Reporter : Maulana Kautsar

Itu lapangan milik...

Dream - Media sosial sedang ramai membagikan informasi mengenai aksi `taruhan` dua pria mengenai hasil pilpres 2019. Pemenang dari `taruhan` itu akan mendapat tanah seluas 1 hektare.

Tapi, benarkah proses taruhan itu itu? Faktanya tidak demikian.

Aksi yang dibuat Henrik Arhadi dan Muhammad Aziz itu murni bentuk kritik terhadap pemerintah setempat. Warga Kelurahan Empagae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sindrap), Sulawesi Selatan itu tak menggunakan tanah milik pribadi.

" Itu lapangan milik Desa, tidak pernah diurus selama 10 tahun lebih," kata Henrik, kepada Liputan6.com, Selasa, 15 April 2019.

Henrik mengatakan, sebetulnya tak menyangka foto itu menjadi viral di media sosial. Sebab, dia awalnya hanya iseng mengunggah foto itu sebagai bentuk protes, lantaran tanah yang dijadikan taruhan itu tidak terurus selama bertahun-tahun.

Henrik bercerita, lapangan itu dahulu kerap digunakan warga untuk bermain bola. Tapi, lapangan itu menjadi tempat untuk menggembala hewan ternak.

" Waktu saya kecil banyak orang main bola di sini," kata dia.

 

2 dari 6 halaman

Siapapun Pemenangnya Harus....

 Unggahan taruhan lahan seluas 1 hektar

Dalam foto yang beredar juga tampak kuitansi bertuliskan nama Henrik Arhadi, menjadi pendukung calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo. Sementara itu, Muhammad Azis menjadi pendukung calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Tetapi, kata Henrik, dia dan Azis sebetulnya masih terikat hubungan kekeluargaan. " Itu saya dengan om saya," ucap dia.

Henrik berharap, siapa yang menjadi pemenang dalam Pilpres, dapat memiliki perhatian lebih. Terutama, mengenai kondisi lapangan itu.

" Siapa pun yang terpilih nanti semoga bisa perbaiki itu lapangan, supaya kembali menjadi tempat berolahraga dan pusat aktivitas warga," kata dia.

(ism, Sumber: Liputan6.com/Fauzan)

3 dari 6 halaman

Viral Surat Suara Pilpres Telah Tercoblos di Malaysia

Dream - Video berdurasi satu menit yang berisi informasi paket surat suara pemilihan umum Indonesia yang sudah tercoblos di Selangor, Malaysia, viral di media sosial. Informasi yang berkembang, surat suara itu ditemukan pengawas pemilu di Malaysia.

 Viral Surat Suara Telah Tercoblos di Malaysia

Temuan surat suara tercoblos itu mengarah ke paslon presiden dan wakil presiden nomor urut tertentu. Selain itu, ada pula surat suara yang tercoblos untuk caleg DPR asal partai tertentu.

" Benar, Panwaslu Kuala Lumpur sebagai penemu dan kami well informed. Kami meminta KPU melakukan evaluasi kinerja. Sebab, terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar," kata anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 11 April 2019.

Sementara, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra, mengatakan, akan mendalami video tersebut. " Kami sedang cek kebenarannya dan kejadian persisnya ke Pokja panitia pemilihan luar negeri (PPLN)," kata Ilham.

4 dari 6 halaman

Polri Turun Tangan

Rencananya Polri akan turun tangan menangani kasus ini. Penelusuran Polri dilakukan dengan menghubungi liaison officer (LO) kepolisian di Kuala Lumpur dan Selangor.

" Kepolisian sudah mengonfirmasi kepada liaison officer di Kuala Lumpur, langsung mengecek LO di Selangor, apakah video yang viral tersebut benar atau tidak," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

Polisi meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi atas video yang muncul tersebut. " Masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap video tersebut, tunggu pihak-pihak terkait merilis hasil penyelidikan atau pemeriksaan resmi," kata Dedi.

5 dari 6 halaman

Ahok Marah-marah Saat Mencoblos di Jepang, Kenapa?

Dream – Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok turut berpartisipasi dalam Pemilu 209. Dia memberikan suaranya di TPS di Osaka, Jepang, Minggu 14 April 2019.

 Ahok

Ketika hendak nyoblos, BTP justru marah-marah. Dia kesal karena diserobot orang saat antre mendapatkan surat suara. Orang yang menyerobotnya disebut belum terdaftar.

“  Tadi, kan, kesal. Walaupun saya di nomor 8, kalau ini duluan, kotak suara habis, saya kehilangan suara saya,” kata Ahok kepada petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam video yang beredar di media sosial.

Petugas TPS terlihat menjelaskan kepada Ahok tentang antrean itu. Sayangnya, suaranya kurang jelas terdengar. BTP mengatakan dirinya telah terdaftar sebagai pemilih dalam Pemilu 2019.

“ Itu buat yang belum terdaftar. Saya terdaftar,” kata dia.

Di situ, Ahok meminta petugas untuk melayani warga yang terdaftar dalam Pemilu 2019. “ Layanin yang punya ini dulu, baru mereka,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Selfie di Instagram

Usai mencoblos di Osaka, BTP mengunggah foto selfienya. Tentu tak lupa dengan telunjuk yang sudah bertinta biru.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan hak pilih Pemilu 2019.

“ Baru saja selesai memberikan hak suara dalam Pemilu 2019 di Osaka, Jepang. Ayo memilih, Jangan Golput,” dikutip dari akun Instagramnya @basukibtp.

Terkait
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida
Join Dream.co.id