Viral, 4 Bocah Bersepeda Jauh Demi Kembalikan Dompet Isi Rp900 Ribu

News | Minggu, 11 Agustus 2019 16:40
Viral, 4 Bocah Bersepeda Jauh Demi Kembalikan Dompet Isi Rp900 Ribu

Reporter : Ahmad Baiquni

Mereka rela berpanas-panas semata demi dompet yang ditemukan kembali ke pemiliknya.

Dream - Cerita mengenai kejujuran nyatanya masih dapat kita temukan di Indonesia. Tak hanya di kalangan orang dewasa namun juga anak usia sekolah.

Seperti kisah empat bocah sekolah di Blitar, Jawa Timur ini. Mereka rela mengayuh sepeda jauh di tengah terik matahari untuk mengembalikan dompet berisi uang Rp900 ribu kepada pemiliknya.

Kisah ini dibagikan oleh pengguna Facebook, Aris Dwi Cahya Ningrum. Wanita ini mengunggah foto empat bocah itu di akunnya pada 6 Agustus 2019 lalu.

" Ya Allah nak... Ini real ya... Dompet saya jatuh dan di dalam ada uang 900 rb ... Dan dikembalikan dari klampok sampai di sentul pipp dia ngontel gek panas" ya Allah nakk.. Umur smono km jujurmenn,aku jan terharu," tulis Aris, diakses pada Minggu 11 Agustus 2019.

Klampok dan Sentul merupakan dua desa di dua kecamatan berbeda di Blitar. Jarak antara keduanya hampir puluhan kilometer.

Empat anak tersebut, dua orang duduk di bangku SMP dan dua lainnya masih SD. Mereka abaikan terik matahari demi mengantar dompet yang mereka temukan ke pemiliknya seusai pulang sekolah.

 

2 dari 7 halaman

Bikin Netizen Bangga

Kisah tersebut menjadi viral di media sosial. Banyak warganet mengaku kagum dan bangga atas kejujuran empat anak tersebut.

" Anak anak yang belum ternodai hatinya.. smoga kelak anak2 ku seperti itu.. amin," tulis @Mendhiank SteelButterfly.

" Semoga kebaikan adik2 dibalas oleh Allah dgn keberkahan yg abadi..Amiinnn..," tulis @Sunan Nandar.

" Ya Allah Le.. mugo2 sampek gede panggah dadi anak sing jujur ,sholeh (Ya Allah Nak.. semoga sampai dewasa tetap jadi yang jujur, sholeh)," tulis @Mbak Nung.

3 dari 7 halaman

2 Pelajar Jujur Kembalikan Dompet Isi Rp3 Juta, Balasannya Mengejutkan

Dream – Ketika kecil kita sering diajarkan untuk tidak mengambil barang yang bukan menjadi milik kita. Terutama ketika menemukan barang milik orang di tengah jalan.

Pelajaran ini dihayati benar oleh dua siswa ini.

Dikutip dari All K Pop, Minggu 9 Juni 2019, dua pelajar SMP, Kang Tae Won dan Han Woong, menemukan sebuah dompet yang tergeletak di jalan. Mereka menemukannya ketika pulang dari tempat bimbingan belajar.

Setelah diperiksa, ternyata dompet itu milik pria bernama Oh Sang Jin. Ada segepok duit senilai 300 ribu won atau sekitar Rp3,59 juta.

Tae Won dan Han Woong memutuskan untuk mengembalikan dompet itu ke rumah si pemilik.

Oh menawarkan hadiah kepada dua pelajar jujur itu. Tapi, keduanya menolak.

“ Kami tak sengaja menemukannya. Kami tidak mencari kompensasi ketika mengembalikan dompet itu,” kata Tae Won.

4 dari 7 halaman

Tapi, Lihat Balasannya

Tersentuh dengan kebaikan hati Tae Won dan Han Woong, pria itu memutuskan untuk tetap memberikannya hadiah.

Kebetulan pria itu merupakan alumni sekolah SMP tempat dua pelajar ini mengenyam pendidikan.

Oh mengirimkan 125 kotak pizza ke SMP Seogwipo, Korea Selatan.

Pria ini bangga dengan kejujuran dua pelajar ini. Disebutkan juga ratusan pizza ini senilai dengan jumlah uang yang ditemukan oleh dua pelajar itu.(Sah)

5 dari 7 halaman

Kisah Mengharukan Petani Kembalikan Dompet Temuan Kala Anak Butuh Uang Operasi

Dream - Tang Shaolong menjadi perbincangan warganet setelah membiayai transplantasi sumsum tulang belakang dengan 200 ton lobak. Lobak ini merupakan `hadiah` dari pemilik dompet yang tak sengaja ditemukannya di jalan.

Dikutip dari Next Shark, Senin 1 April 2019, pria asal Tang Yixuan, Tiongkok, pusing tujuh keliling ketika sang anak divonis mengidap sindrom hemophagotic. Dia harus mencari uang sebesar 400 ribu yuan (Rp848,77 juta) untuk transplantasi sumsum.

Dengan profesinya sebagai penjual lobak, tentu saja dia tak punya uang ratusan juta rupiah tersebut untuk membiayai operasi mahal itu

Shaolong dan keluarganya sudah membayar 200 ribu yuan (Rp424,38 juta) untuk biaya perawatan di rumah sakit. Namun bukan dari kocek sendiri. Sebagian besar uang itu dipinjam dari keluarganya.

 

6 dari 7 halaman

Sempat Tergoda Ambil Dompet

Sampai akhirnya, pria ini menemukan dompet berisi uang tunai 20 ribu yuan (Rp42,44 juta), kartu bank, kartu bisnis, dan SIM.

Semula, Shaolong senang karena keluarganya memerlukan uang untuk operasi. Tapi, dia berubah pikiran. Dia berpikir uang itu milik seseorang yang juga membutuhkan.

" Jujur, begitu lihat banyak uang, saya sangat senang. Saya merasa Tuhan tahu saya cemas terhadap uang untuk menyelamatkan anak saya. Tapi, di pemikiran kedua, saya merasa uang itu akan digunakan untuk menyelamatkan nyawa seseorang di rumah sakit," kata dia.

Akhirnya, Shaolong mengembalikan dompet kepada sang pemilik, Ding Yilong yang sama-sama berprofesi petani. Sebagai rasa terima kasih, pria ini ingin memberikan Shaolong, tapi lelaki itu menolaknya.

" Kalau imbalan itu merupakan hadiah dari kerja keras, saya akan menerimanya. Tapi, saya hanya mengembalikan barang milik orang lain, " kata Shaolong.

7 dari 7 halaman

Lobak 200 Ton Diborong

Dilong memberikan 200 ton lobak untuk dibudidayakan. Lobak-lobak ini akan ditumbuhkan untuk biaya pengobatan anak Shaolong.

" Saya memutuskan untuk mendonasikan lobak kepada Shaolong dan kami bisa menjualnya bersama untuk anaknya," kata Dilong.

Kejujuran Shaolong dan ketulusan Dilong berbuah sangat manis. Cerita kedua pria ini muncul di harian lokal, Qilu Evening, pada hari Minggu.

Dua hari setelahnya, 209 ton lobak ludes. Penjualannya mencapai 500 ribu yuan (Rp1,06 miliar).

Uang ini lebih dari cukup untuk membiayai pengobatan anak Shaolong.

(Sah/Sumber: Nextshark.com)

Terkait
Join Dream.co.id