Update Covid-19: Penambahan Kasus Positif 337, Kematian 40 Orang

News | Kamis, 9 April 2020 16:10
Update Covid-19: Penambahan Kasus Positif 337, Kematian 40 Orang

Reporter : Maulana Kautsar

Lonjakan kasus ini menggambarkan penularan yang terus berlangsung di masyarakat selama sepekan terakhir.

Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut, terdapat penambahan kasus baru pasien positif Covid-19. Berdasar data sejak 8 hingga 9 April 2020 pukul 12.00, terdapat 337 pasien positif Covid-19.

" Sehingga jumlah menjadi 3.293 kasus," kata dia, Kamis, 9 April 2020.

Yurianto mengatakan, terdapat 30 pasien Covid-19 yang sembuh. Sehingga total 252 kasus.

Selain kasus sembuh, Yuri menyebut ada 40 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dengan data baru itu, total pasien meninggal menjadi 280. Jumlah kematian naik dua kali lipat dibanding kemarin, yakni 19 orang.

Yuri mengatakan lonjakan kasus ini menggambarkan penularan yang terus berlangsung di masyarakat selama sepekan terakhir. Meski inkubasi terpanjang selama 14 hari, kata dia, rata-rata inkubasi berlangsung 5 hingga 9 hari.

" Mudah-mudahan dengan kita menggunakan masker sejak seminggu ini, kita bisa melihat hasilnya pada minggu depan," ucap dia.

Dia berharap, masyarakat dapat terus menanamkan budaya hidup disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta, patuh untuk di rumah bersama keluarga.

2 dari 8 halaman

Wamaneg Usul Istighotsah dan Zikir Nasional Tolak Corona Digelar Online

Dream - Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi mendukung penyelenggaraan istighotsah dan zikir nasional. Penyelenggaraan doa nasional itu memohon doa kepada Allah SWT dalam rangka menangkal pandemi wabah virus Corona yang melanda Indonesia dan masyarakat dunia.

Usulan menyelengarakan istighotsah dan zikir nasional muncul pada saat rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama.

" Menurut hemat saya sebagai umat beragama,  berdoa menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan bangsa Indonesia," ucap Zainut, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 9 April 2020.

Zainut mengatakan, berdoa merupakan ikhtiar batin untuk memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan, kesabaran dan keselamatan dalam menerima ujian, cobaan, musibah dan marabahaya termasuk wabah pandemi virus Corona.

" Dalam kegiatan istighotsah akan diisi dengan bacaan-bacaan kalimat thayyibah, seperti dzikir, shalawat kepada Nabi dan pembacaan do'a. Kegiatan tersebut bisa dikaitkan sekaligus dengan acara  targhib menyongsong bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi tiba," ucap dia.

3 dari 8 halaman

Dibuat Online?

Meski begitu, kata Zainut, pelaksaan istighosah ini disarankan dilakukan secara online mengingat imbauan pemerintah untuk menjaga jarak aman phisical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dia juga berharap kegiatan ini bisa yang disiarkan langsung melalui televisi nasional.

" Sehingga bisa diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia dari kediamannnya masing-masing," ujar dia.

Usulan istighotsah dan zikir nasional disampaikan anggota Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid. Dia menyampaikan untuk menanggulangi wabah Covid 19 perlu menghadirkan pendekatan spritual dengan mengajak seluruh  masyarakat untuk bermunajat kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia diselamatkan dari ancaman wabah Covid-19.

Dia berharap Kemenag menginisiasi kegiatan tersebut dan mengusulkan agar Istighotsah dan Dzikir Nasional langsung dipimpin oleh Wakil Presiden RI Kyai Ma'ruf Amin yang juga sebagai Ketua Umum MUI.

4 dari 8 halaman

Suasana Hari Pertama Wuhan Lepas dari Lockdown Virus Corona

Dream - Puluhan ribu orang bersiap meninggalkan Kota Wuhan menggunakan kereta pada Rabu, 8 April 2020. Di hari tersebut, jalur transportasi utama dibuka, seiring dibukanya kembali kota tersebut.

Kota dengan penduduk mencapai 11 juta jiwa tersebut sebelumnya ditutup pada 23 Januari lalu akibat wabah virus corona yang muncul sejak akhir 2019. Virus tersebut menyebar dengan begitu cepat.

Sebagian besar dari 82 ribu orang terkonfirmasi telah terinfeksi virus corona. Sedangkan ada 3.331 kematian terjadi di Wuhan.

Diperkiraan ada 55 ribu orag yang akan meninggalkan Wuhan menggunakan kereta api pada hari Rabu. Sekitar 21.000 berangkat melalui Hankou yang merupakan titik awal infeksi.

5 dari 8 halaman

Berkumpul Menunggu Kereta Pertama

Baru sekitar pukul 6 pagi, sudah banyak penumpang yang datang dan sabar menunggu kereta pertama yang keluar dari Wuhan menuju Jingzhou. Mereka diberikan paket hadiah oleh manajemen stasiun bertuliskan 'Stasiun Hankou Menyambut Anda'.

Kebanyakan penumpang masih menggunakan masker dan beberapa masih menggunakan pakaian pelindung seluruh tubuh serba putih (APD) yang telah menjadi pemandangan akrab di Wuhan selama dua bulan terakhir.

" Saya merasa sangat senang, akhirnya bisa pergi lagi. Ini terasa cukup lama," kata pria bernama Zheng, dikutip dari Straits Times.

Ia mengaku tiba dua jam lebih awal dari jadwal keberangkatan seharunya dengan meminta seorang temannya untuk mengantar ke stasiun. Sebabnya, jadwal keretanya terlalu pagi dan tidak ada transportasi umum.

6 dari 8 halaman

Kereta Pertama dari Wuhan

Tepat pukul 6.25 pagi, sebuah kereta keluar dari Stasiun Hankou menuju ke barat dan membawa sekitar 60 penumpang. Bersamaan dengan kereta api, jalan utama dan Bandara Internasional Tianhe telah dibuka kembali. Taksi-taksi telah diizinkan untuk beroperasi lagi.

Transportasi umum telah beroperasi sejak beberapa waktu lalu. Tetapi, penumpang harus sudah memiliki kode kesehatan " hijau" yang dibuktikan dengan program seluler sebagai bukti kesehatan untuk dapat berpergian.

Bandara dipenuhi dengan berbagai aktivitas. Penerbangan pertama adalah pukul 7.25 pagi menuju Sanya Hainan dengan 49 orang di dalamnya.

7 dari 8 halaman

Bandara Ramai Lagi

Sekitar jam 9 pagi, ratusan orang telah menuju ke bandara dan masih diperlukan kode kesehatan " hijau" untuk dapat berpergian. Wisatawan juga harus menunjukan kode yang sama sebelum memasuki konter check-in dan di gerbang keberangkatan.

Pihak pengelola bandara mengatakan ada sekitar 96 penerbangan dari Wuhan pada hari Rabu dengan 11.855 wisatawan datang melalui bandara.

Ini jauh berbeda dari 600 penerbangan dan 80 ribu wisatawan sebelum penutupan Wuhan terjadi. Tapi pihak bandara masih berusaha mengembalikan keadaan.

Sampai saat ini pihak bandara mengatakan belum ada penerbangan langsung ke Beijing atau rute internasional.

Seorang ibu dan anaknya menggunakan PPE atau alat pelindung diri menjelaskan betapa bahagianya mereka.

" Kami telah terjebak di rumah selama lebih dari dua bulan sehingga meskipun sangat menyenangkan untuk keluar, rasanya masih belum nyata," kata sang ibu.

8 dari 8 halaman

Kemeriahan Menyambut Pembukaan Wuhan

Salah satu televisi di Hubei pada Selasa malam menampilkan hitung mundur pembukaan kembali Wuhan pada tengah malam. Juga menyiarkan wawancara yang dihadiri staf pengawas kerumunan garis depan di pintu tol, bandara dan stasiun kereta api.

Pada pukul 11.40 malam, ada antrean sepanjang 4 km di pintu tol utama yang akan meninggalkan kota Wuhan. Tepat tengah malam, para petugas yang menjaga barikade tol membuka jalan agar seluruh mobil melintas.

Di seberang kota, bangunan-bangunan menyala dalam perayanan dengan pertujukan laser. Perahu-perahu di Sungai Yangtze membunyikan klakson mereka. Di beberapa kota tertulis slogan " Kota pahlawan Wuhan" , sementara lainnya bertuliskan " Wuhan, halo" .

Join Dream.co.id