Update Corona 24 Januari: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Hampir 990 Ribu

News | Minggu, 24 Januari 2021 19:59
Update Corona 24 Januari: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Hampir 990 Ribu

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Angkanya mulai mendekati angka 1 juta.

Dream - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan perkembangan kasus infeksi terbaru virus corona di Indonesia. Hari ini, Minggu 24 Januari 2021, total kasus terkonfirmasi positif mendekati angka 990 ribu.

Dilansir laman COVID-19, kasus positif Covid-19 hari ini bertambah 11.788. Hingga saat ini, total kasus positif menjadi 989.262. Dari angka itu, 16,4 persen atau 162.617 merupakan kasus aktif.

Kasus sembuh harian turun. Pada hari ini, ada 7.751 pasien sembuh. Padahal sehari sebelumnya ada 9.912 pasien sembuh. Hingga kini, total pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai 798.810.

Kasus kematian juga turun. Hari ini, ada 171 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Lebih rendah dari hari sebelumnya yang mencapai 211 pasien. Hingga saat ini, jumlah pasien yang meninggal dunia total menjadi 27.835.

Angka kematiannya sebesar 2,8 persen dari kasus terkonfirmasi.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 4 halaman

JK Prediksi Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta di Akhir Januari 2021

Dream - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, memprediksi infeksi Covid-19 di Tanah Air bisa menembus satu juta kasus pada akhir Januari 2021. Perhitungan tersebut didasarkan bila penambahan kasus harian Covid-19 di atas 10.000.

" Apabila kondisi kasus harian Covid-19 berjalan terus di atas 10.000, maka pada akhir bulan (Januari) ini bisa tembus 1 juta yang tertular dan positif," ucap JK, sapaan akrabnya di Markas PMI Jakarta, ditulis Kamis 21 Januari 2021.

Pada 21 Januari 2021, kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 11.703, sehingga total 951.651 orang. Kasus sembuh bertambah 9.755, total  772.790 orang serta kematian bertambah 267, total 27.203 orang meninggal.

 

 JK Prediksi Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta di Akhir Januari 2021© Dream

 

" Yang meninggal akibat Covid-19 sudah di atas 25.000. Ini semua merupakan suatu musibah yang besar dan penularan virus Corona yang cepat," lanjut Jusuf Kalla.

" Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah. Kita bersyukur telah dimulainya vaksinasi yang bisa dapat menghentikan penularan virus Corona. Kita berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi."

3 dari 4 halaman

Ajak Masyarakat Donor Plasma Konvalesen

JK menambahkan, setiap hari banyak terjadi penularan virus Corona. Apalagi pasien Covid-19 dengan gejala berat atau kritis.

Salah satu yang sedang diupayakan pemerintah adalah menggerakkan sekaligus mengajak para penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen miliknya. Cara ini demi membantu kesembuhan pasien Covid-19.

" Soal plasma konvalesen ini berasal dari donor plasma para penyintas Covid-19 yang telah sembuh. Sebuah berkah syukur diberikan kesembuhan. Dan sebagai tanda syukur, bisa menyumbangkan plasma konvalesen kepada yang belum sembuh," kata JK.

" Mudah-mudahan pasien Covid-19 yang diberikan terapi plasma konvalesen bisa sembuh juga. Diharapkan angka sukses kesembuhannya mencapai 100 persen. Tentunya, apabila para pendonor rela mendonorkan plasma darahnya."

Sumber: liputan6.com

4 dari 4 halaman

Pemerintah Siap Pesan 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tambahan

Dream – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, siap memesan 300 juta dosis vaksin Covid-19 tambahan. Keputusan itu dilakukan untuk menyokong kegiatan vaksinasi bagi seluruh rakyat Indonesia.

“ Sampai sekarang kondisinya kita punya secure komitmen delivery sekitar 300 juta vaksin dan memiliki opsi delivery produksi firm, tapi delivery-nya masih opsi sekitar 300 juta vaksin. Jadi, sudah memiliki coverage 600 juta vaksin, atau sekitar 150 persen dari target kita,” kata Budi, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 21 Januari 2021.

Pemerintah akan mempersiapkan empat jenis vaksin, yaitu Sinovac (Tiongkok), Astrazeneca (Inggris), Pfizer (Jerman), dan Novavax (Amerika Serikat). Secara tahapan, program vaksinasi Covid-19 akan melalui 3 fase. Pertama pengadaan vaksin, kedua logistik vaksin, dan terakhir mengenai penyuntikan vaksin.

Adapun pengadaan vaksin ini akan dilakukan pada 188 juta masyarakat Indonesia yang secara umur diprioritaskan untuk 18 tahun ke atas.

“ Vaksin untuk selesaikan pandemi ini bukan cara satu-satunya. Kita tetap harus perkuat public health system kita dan mengubah perilaku di setiap tata cara bisnis proses. Sebab, bisnis sesudah pandemi akan sangat berbeda dengan bisnis kita sebelum pandemi,” kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

Join Dream.co.id