Kemenag: Kemenkes Sepakat Buka Data PeduliLindungi untuk Jemaah Umroh

News | Rabu, 13 Oktober 2021 17:00

Reporter : Ahmad Baiquni

Data vaksinasi pada PeduliLindungi akan diintegrasikan dengan Siskopatuh Kemenag dan Tawakalna yang digunakan Saudi.

Dream - Kementerian Agama segera berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait akses data untuk jemaah umroh di aplikasi PeduliLindungi. Ini mengingat data vaksinasi pada aplikasi tersebut belum bisa terbaca oleh sistem yang diterapkan otoritas Kerajaan Arab Saudi.

Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Nur Arifin, mengatakan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan Kemenkes membahas hal ini pada Selasa, 12 Oktober 2021. Pertemuan itu telah menghasilkan kesepakatan pembukaan data pengguna PeduliLindungi.

" Kemenkes setuju untuk membuka data pada aplikasi PeduliLindungi dalam rangka mendukung penyelenggaraan ibadah umroh," ujar Arifin.

Arifin menjelaskan, Kemenkes akan menyiapkan laman tertentu yang dapat digunakan masyarakat. Lewat laman tersebut nantinya para jemaah umroh dapat mengakses sertifikat vaksinasi dalam aplikasi PeduliLindungi.

" Publik dapat mengakses data sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi saat QR Code dilakukan scanning," kata dia.

Kemenag: Kemenkes Sepakat Buka Data PeduliLindungi untuk Jemaah Umroh
Haji Di Tengah Pandemi Covid-19 (Shutterstock.com)
2 dari 6 halaman

Dua Skema Alternatif

Dalam rapat tersebut, Arifin mengatakan terdapat dua skema alternatif terkait akses pada sertifikat vaksin. Alternatif pertama yaitu QR Code dicetak manual dan dibawa masing-masing jemaah, sedangkan kedua dimasukkan dalam aplikasi Siskopatuh yang nantinya dicetak pada kartu identitas jemaah umroh.

" Dua skema ini akan kita matangkan untuk bisa memberikan layanan terbaik kepada jemaah dalam penyelenggaraan umroh di masa pandemi ini," kata Arifin.

Selain itu, terang Arifin, Kemenkes sendiri tengah berkoordinasi dengan otoritas Saudi mengenai integrasi sistem PeduliLindungi dengan Tawakalna. Tawakalna merupakan aplikasi yang digunakan Saudi untuk memberikan izin untuk jemaah melaksankaan umroh, dikutip dari Kemenag.

3 dari 6 halaman

Kemenag Minta PPIU Segera Persiapkan Keberangkatan Jemaah Umroh yang Tertunda

Dream - Kementerian Agama meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) untuk segera mempersiapkan keberangkatan calon jemaah yang sempat tertunda. Ini mengingat Arab Saudi sudah membolehkan Indonesia mengirimkan kembali jemaah umroh di tengah pandemi Covid-19.

" Kami minta penyelenggara perjalanan ibadah umroh mempersiapkan keberangkatan jemaahnya, khususnya mereka yang telah mendaftar dan membayar biaya umroh di PPIU namun tertunda keberangkatannya hingga saat ini," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag, Hilman Latief, dikutip dari Kemenag. 

Hilman mengungkapkan, imbauan ini disampaikan sembari menunggu Saudi mempersiapkan aturan pelaksanaan umroh untuk jemaah Indonesia. Dia meminta PPIU melakukan pendataan kepada para jemaah yang mengalami penundaan, khususnya terkait pelaksanaan vaksinasi penuh yang dipersyaratkan Saudi.

" Kami minta PPIU segera melaporkan data jemaah yang telah divaksinasi dosis lengkap dan siap untuk diberangkatkan," kata dia.

Tak hanya itu, Hilman juga meminta PPIU melaporkan data jemaah tertunda keberangkatan lalu melakukan pembatalan atau penarikan biaya perjalanan umroh.

4 dari 6 halaman

Puluhan Ribu Jemaah Umroh Tertunda

Selanjutnya, Hilman menjelaskan Saudi menutup pintu untuk masuknya jemaah umroh akibat pandemi Covid-19 di akhir Februari 2020. Umroh dibuka kepada di awal November 2020 namun berlaku pembatasan dan diterapkan protokol kesehatan secara ketat.

Berdasarkan data pada Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umroh dan Haji Khusus (Siskopatuh), kata Hilman, terdapat 26.328 jemaah umroh tertunda keberangkatannya per November 2020. Jemaah berusia antara 18-50 tahun.

" Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi," kata Hilman.

Saudi kembali menutup jalur masuk bagi pendatang dari 20 negara termasuk Indonesia pada 3 Februari 2021 pukul 21.00. Sejak tanggal tersebut, Indonesia tidak bisa mengirimkan jemaah umroh.

 

5 dari 6 halaman

Pembukaan Umroh untuk Indonesia Jadi Modal Pengajuan Izin Haji

Dream - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Hilman Latief, mengatakan, pembukaan kembali umroh untuk jemaah Indonesia dapat berdampak pada ibadah haji. Menurut dia, ini jadi modal positif bagi Indonesia untuk mengajukan izin penyelenggaraan haji di tengah pandemi kepada Kerajaan Arab Saudi.

" Kalau umroh bisa berjalan baik, tidak banyak insiden, terkendali, protokolnya bagus, disiplin, ini jadi modal yang baik yang bisa kita bawa untuk mendapatkan izin dari Pemerintah Saudi dalam melaksanakan ibadah haji," ujar Hilman.

Hilman mengatakan, pembukaan pintu umroh akan dijalankan Saudi dengan penyesuaian protokol kesehatan. Ini mengingat umroh yang akan berjalan masih ada di tengah pandemi Covid-19.

" Jadi sebetulnya umrohnya terbuka, tapi protokol memenuhinya bagaimana, kira-kita itu poin pentingnya," ucap Hilman.

 

6 dari 6 halaman

Alhamdulillah, Saudi Buka Pintu Umroh Untuk Jemaah Indonesia

Dia juga menjelaskan, pembukaan kembali umroh untuk Indonesia dipengaruhi banyak hal. Selain berkat upaya diplomatik, juga karena tren Covid-19 di Indonesia yang cenderung membaik.

Jika kasus Covid-19 menurun, menurut Hilman, itu memperkuat posisi Indonesia dalam menjalankan diplomasi dan komunikasi dengan pihak luar, dalam hal ini Saudi. Sehingga, Saudi akhirnya membolehkan Indonesia mengirim jemaah umrohnya.

Sementara, terkait pemberangkatan umroh pertama, Hilman mengakan akan dijalankan jika Pemerintah Saudi sudah mengeluarkan panduan teknis mengenai protokol kesehatan. Demikian pula setelah Pemerintah Indonesia menerbitkan hal sama.

" Ini adalah kesepakatan antara dua negara yang harus sepakat, mekanisme pelaksanaannya seperti apa, ya protokolnya yang digunakan bagaimana, ya panduannya seperti apa, panduan kesehatan sistemnya seperti ana, nah ini kan saling terkait," ucap Hilman.

Dia berharap, umroh dapat berjalan lancar. Hilman pun mengajak semua pihak berdoa untuk kelancaran penyelenggaraan ibadah ini, dikutip dari Kemenag.

Join Dream.co.id