Saudi Akan Izinkan Umrah dalam Jumlah Terbatas

News | Kamis, 2 Juli 2020 08:01
Saudi Akan Izinkan Umrah dalam Jumlah Terbatas

Reporter : Ahmad Baiquni

Jemaah diharuskan mengurus izin lebih dulu lewat aplikasi online.

Dream - Badan Urusan Masjidil Haram di Mekah tengah membuat persiapan untuk mengendalikan kerumunan. Ini menyusul kabar akan dibukanya kembali Masjidil Haram dari aktivitas umrah tidak lama lagi.

Berbagai persiapan ini dibuat sebagai bagian dari upaya Kerajaan Saudi untuk menekan meluasnya wabah virus corona. Nantinya, Masjidil Haram dan halamannya dioperasikan dengan kapasitas 40 persen dari daya tampung normal.

Dikutip dari Alarabiya, jemaah diminta mengurus izin lebih dulu sebelum berangkat ke Masjidil Haram lewat aplikasi Tawakkalna. Sehingga, otoritas bisa membatasi jumlah jemaah yang masuk ke masjid.

Kamera panas tubuh akan dipasang di semua pintu masuk masjid. Selain itu, jalur masuk dan keluar secara terpisah akan disiapkan untuk jemaah.

 

2 dari 7 halaman

Setiap orang yang terekam bersuhu tubuh tinggi akan dicegah masuk masjid. Mereka akan dirujuk ke dokter spesialis dari kementerian kesehatan setempat.

Tindakan jaga jarak akan diterapkan setiap saat untuk mencegah kerumunan. Kemudian, semua jemaah diharuskan untuk mengenakan masker.

Lantai pertama dan kedua Masjidil Haram akan difokuskan untuk area thawaf. Sedangkan jemaah umrah kategori lansia maupun berkebutuhan khusus dibolehkan melaksanakan thawaf di lantai dua.

Sementara kawasan pusat Masjidil Haram, terutama yang terdekat dengan Kabah, akan ditutup untuk pengunjung. Khususnya pada Jumat untuk membatasi kerumunan.

3 dari 7 halaman

Dubes Saudi: Kuota Haji 2020 10 Ribu, Dua Pertiganya Untuk Warga Asing

Dream - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al Thaqafi, menyatakan jumlah jemaah haji tahun ini dibatasi 10 ribu orang. Dari angka tersebut, porsi terbanyak diberikan kepada Muslim Ekspatriat.

" Dari 10 ribu kuota haji tahun ini, sepertiganya untuk warga negara Saudi, sisanya untuk ekspatriat," ujar Essam, dikutip dari Kemenag.

Setiap tahunnya, Saudi selalu kedatangan sekitar 2,5 juta jemaah haji. Tapi untuk tahun ini, pembatasan harus diberlakukan untuk menjaga keselamatan jemaah haji agar terhindar dari risiko tertular Covid-19.

" Pembatasan hanya sepuluh ribu untuk menjaga keselamatan jemaah di tengah pandemi Covid-19. Sehingga, bisa dikendalikan jika ada kejadian yang tidak diinginkan," kata Essam.

Pandemi sedang melanda sebagian besar negara di dunia. Sehingga, kata Essam, Saudi meniadakan penerimaan jemaah haji dari luar negeri dan hanya membolehkan mereka yang sudah berdomisili di negara tersebut untuk menjalankan rukun Islam kelima.

" Bagi jemaah yang diizinkan berhaji, harus tunduk pada protokol kesehatan yang sangat ketat. Akan dilakukan tindakan preventif juga untuk mencegah Covid," ucap dia.

4 dari 7 halaman

Ditemui Dubes Saudi, Menag Berharap Tambahan Kuota Haji Tahun Depan

Dream - Menteri Agama Fachrul Razi mendapat kunjungan dari Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed. Dalam pertemuan tersebut Fachrul menyinggung kemungkinan peluang menambah kuota untuk jemaah haji asal Indonesia tahun depan.

" Mudah-mudahan tahun depan ada tambahan kuota haji untuk Indonesia," ujar Fachrul kepada Essam, dikutip dari Kemenag.

Daftar tunggu jemaah haji Indonesia cukup panjang dengan rata-rata di atas 20 tahun. Fachrul berharap Saudi dapat memberikan tambahan kuota untuk memperpendek lama antrean jemaah berangkat haji.

" Daftar tunggu di Indonesia ada yang sampai 40 tahun. Begitu semangatnya orang Indonesia yang ingin beribadah haji," kata dia.

 

5 dari 7 halaman

Visi 2030 Saudi: 5 Juta Jemaah Haji

Essam mendoakan harapan tersebut dapat terwujud. Dia mengatakan Saudi tengah mencanangkan Visi 2030 sebagai strategi agar negeri Petrodolar tersebut dapat memperoleh pemasukan tanpa perlu lagi mengandalkan sektor energi.

Salah satu hal yang masuk dalam visi tersebut adalah peningkatan kuota jemaah haji hingga mencapai 5 juta orang dari luar negeri. Hingga saat ini, jumlah Muslim yang melaksanakan haji per tahunnya berkisar 2,5 juta orang.

" Dengan bertambahnya kuota jemaah haji yang berangkat, itu akan meningkatkan kuota haji Indonesia. Semoga kuota haji Indonesia bisa bertambah," kata dia.

Dalam pertemuan itu, Essam menyampaikan apresiasi dari Kerajaan Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan terhadap pembatasan jemaah haji 1441 H/2020 M. Essam mengatakan keputusan tersebut harus diambil demi menjaga keselamatan jemaah.

" Indonesia telah lebih dulu mengumumkan untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji. Kami apresiasi Indonesia dan Menag karena yang pertama mendukung keputusan Saudi dalam membatasi haji," ucap Essam.

6 dari 7 halaman

Cara Saudi Agar Jemaah Haji 2020 Tak Tertular Covid-19

Dream - Arab Saudi telah memutuskan ibadah haji 1441 H/2020 M tetap digelar meski terbatas. Hanya sekitar 1.000 jemaah yang merupakan warga asing boleh melaksanaan haji, itupun bagi yang saat ini sudah tinggal di Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi tentu menyadari ibadah haji potensial membuat jemaah berkerumun sehingga potensial tertular Covid-19. Untuk mencegah hal itu terjadi, otoritas haji Saudi menyiapkan sejumlah langkah antisipatif.

" Kehadiran sejumlah besar jemaah pasti akan membuat penularan infeksi kepada orang lain lebih mudah. Tetapi kemungkinan itu bisa diantisipasi karena adanya keputusan kementerian untuk membatasi jumlah jemaah bersamaan dengan istruksi dari Kementerian Kesehatan terkait dengan jaga jarak setidaknya dua meter per orang," ujar Penasihat Menteri Haji dan Umrah Saudi, Fatin bin Muhammad Husein, dikutip dari Saudi Gazette.

Selain itu, kata Fatin, kementerian juga memiliki platform elektronik terbaik dengan tingkat keterhubungan teknologi tertinggi. Platform tersebut akan dimanfaatkan untuk memberikan layanan kepada jemaah dan keluarganya, termasuk dalam urusan izin haji.

 

7 dari 7 halaman

Syarat yang Boleh Haji

Umat Islam yang dibolehkan berhaji tahun ini hanya warga negara Saudi dan ekspatriat yang sudah mukim atau berdomisili di sana. Itupun tidak semua Muslim asing yang dibolehkan.

Jumlah warga asing yang boleh berhaji dibatasi paling banyak 1.000 orang. Mereka juga diharuskan memenuhi sejumlah persyaratan seperti mendapatkan tasrih atau izin dari Kemenlu Saudi.

Selain itu, harus berusia di bawah 65 tahun. Juga tidak memiliki riwayat penyakit kronis.

Agar protokol berjalan maksimal, Saudi menyiapkan sejumlah rumah sakit untuk kondisi darurat.

Jemaah juga diwajibkan menjalankan protokol jaga jarak. Setelah rangkaian ibadah haji selesai, seluruh jemaah diharuskan mengisolasi diri selama beberapa hari.

Join Dream.co.id