Misteri Kematian Mahasiswi yang Tergantung di Ventilasi Akhirnya Terkuak

News | Jumat, 14 Agustus 2020 19:00
Misteri Kematian Mahasiswi yang Tergantung di Ventilasi Akhirnya Terkuak

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Polisi akhirnya mengungkap kasus kematian mahasiswi di Mataram, Nusa Tenggara Barat, itu.

Dream - Polisi menyatakan bahwa LNS, mahasiswi di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang ditemukan tergantung di ventilasi rumah, tidak meninggal karena bunuh diri. Polisi menduga kuat LNS meninggal karena dibunuh.

" Berdasarkan hasil penyidikan, korban berinisial LNS diduga dibunuh kekasihnya, berinisial R, yang berusia 22 tahun," kata Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 14 Agustus 2020.

Menurut Artanto, penetapan R sebagai tersangka berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan bersama Polda NTB. R dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan atau Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang perbuatan penganiayaan hingga menyebabkan kematian.

" Jadi sesuai dengan aturan pidananya, tersangka terancam pidana penjara paling berat 15 tahun," ujar Artanto.

2 dari 3 halaman

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa 23 saksi. Selain teman dekat almarhumah, penyidik memeriksa pihak keluarga serta ahli forensik yang melakukan visum dan autopsi jasad LNS.

Barang bukti temuan di TKP juga turut dihadirkan dalam konferensi persnya, seperti potongan tali yang digunakan untuk skenario gantung diri, anak panah, pisau dapur, kursi sofa untuk membantu korban tergantung, pakaian, seprai, " boarding pass" milik tersangka, buku diari, perhiasan, dan kendaraan roda dua.

Untuk hasil autopsi, penyidik telah menerimanya pada Senin 10 Agustus 2020 lalu, periode sepekan dari proses penggalian makam LNS di TPU Karang Medain, Kota Mataram. Namun terkait dengan hasilnya, penyidik dikatakan masih menunggu keterangan lanjut dari ahli forensik.

3 dari 3 halaman

Secara umum, penyidik telah menerima kesimpulan hasil autopsi jasad LNS. Dalam keterangannya, ahli forensik menduga LNS meninggal akibat kehabisan oksigen.

Begitu juga dengan hasil pemeriksaan rahim atau uterus almarhumah LNS yang ukuran dan beratnya dikatakan berbeda dari perempuan normal. Menurut kesimpulan sementara, ada ditemukan tanda kehamilan.

LNS ditemukan tewas tergantung pada Sabtu sore 25 Juli 2020, sekitar pukul 16.30 Wita, di salah satu rumah yang ada di Perumahan Royal Mataram, kawasan Lingkar Selatan, Kota Mataram.

Melihat ada yang janggal dari kematian LNS, pihak keluarga mengajukan permintaan autopsi terhadap jasad yang telah dimakamkan, Minggu 26 Juli 2020 lalu.

Sumber: Merdeka.com

Join Dream.co.id