Tips Menghadapi Gempa Bumi yang Wajib Diketahui

News | Selasa, 13 Agustus 2019 07:12
Tips Menghadapi Gempa Bumi yang Wajib Diketahui

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Akhir-akhir ini gempa bumi kerap terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Berikut cara mengantisipasinya.

Dream- Letak geografis yang berada di atas lingkaran cicin api membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang kerap mengalami gempa bumi. Gempa tektonik dan vulkanik sudah biasa terjadi di Tanah Air.

Hingga saat ini belum ada teknologi apapun yang bisa memperkirakan kapan gempa bumi akan terjadi. Begitu pula dengan kekuatannya.

Sebagai warga yang tinggal di Indonesia, kita hanya bisa bersiap manakala gempa mengguncang. Terlebih bagi mereka yang tinggal di sekitar gunung berapi dan pesisir laut.

Dalam beberapa tahun terakhir, gempa bumi kerap terjadi. Beberapa bahkan sempat memicu tsunami yang memicu kerusakan dan korban jiwa. 

Seberapapun besarnya kekuatan gempa, sikap waspada tetap harus dilakukan. Rasa siaga dan antisipasi tidak hanya dilakukan saat terjadi gempa saja, tapi juga jauh sebelum gempa terjadi dan sesudah gempa terjadi.

Berikut Dream rangkumkan tips mengantisipasi gempa bumi, mulai dari sebelum gempa bumi terjadi, saat terjadi gempa bumi, hingga setelah gempa bumi terjadi.

2 dari 5 halaman

Tips Antisipasi Sebelum Terjadi Gempa Bumi

Antisipasi gempa bumi tidak hanya dilakukan saat terjadi gempa saja. Jauh sebelum terjadinya gempa, antisipasi sangat diperlukan untuk mengurangi risiko dan kerusakan terburuk.

Seperti yang kita tahu, letak geografis Indonesia membuat Indonesia rawan gempa bumi, pengetahuan tentang hal inilah yang menjadi antisipasi pertama.

Evakuasi Gempa Bumi© Pixabay

Pelajari mendalam apa itu gempa bumi dan bagaimana cara mengantisipasinya. Ajarkan anak juga untuk mengetahui lebih banyak tentang gempa bumi.

Setelah itu, lakukan beberapa tips antisipasi gempa bumi berikut ini:

-    Perbaiki struktur dan pondasi rumah supaya lebih kuat dan tahan terhadap gempa bumi. Atau perhatikan hal-hal terkait stuktur dan pondasi sebelum membangun rumah. Lakukan evaluasi dan renovasi kalau memang dibutuhkan. Hal ini wajib dilakukan untuk mengurangi kerusakan apabila terjadi gempa bumi.
-    Mengenali lingkungan sekeliling menjadi antisipasi gempa bumi berikutnya. Perhatikan jalur evakuasi atau pintu keluar yang disediakan kantor atau bangunan lain. Hal ini untuk mengantisipasi saat terjadi gempa bumi dan mempermudah untuk melakukan evakuasi diri.
-    Persiapan rutin, melakukan pengecekan perabotan rumah secara berkala menjadi antisipasi gempa bumi yang penting. Kerusakan dan korban luka bisa disebabkan oleh perabotan rumah yang berjatuhan, sehingga menjadi penting untuk melakukan pengecekan perabotan secara rutin.
-    Menyiapkan perlengkapan khusus, seperti kota P3K, senter, suplemen di tempat tertentu untuk mengantisipasi hal terburuk.

3 dari 5 halaman

Tips Antisipasi Saat Terjadi Gempa Bumi

Evakuasi Gempa Bumi© Shutterstock

Apabila antisipasi sebelum gempa bumi sudah dilakukan dengan baik, risiko kerusakan dan luka-luka diharapkan bisa dikurangi.

Sekarang waktunya kamu belajar cara mengantisipasi dan menyelamatkan diri saat gempa bumi terjadi. Tentu saja hal pertama harus dilakukan adalah berpikir tenang dan mencari perlindungan.

Ketika gempa terjadi dan kita berada di dalam ruangan, lakukan beberapa hal berikut ini:

-    Mencari tempat berlindung yang kuat dan kokoh, seperti kolong tempat tidur, kolong meja, atau kolong lain yang memungkinkan diri kita terlindung dari runtuhan perabotan atau dinding dan atap.
-    Apabila masih memungkin untuk berlari keluar, segera mungkin lari keluar rumah dan menjauhi bangunan dan pohon yang tinggi.
-    Matikan sambungan listrik utama apabila masih memungkinkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya konsleting listrik.
-    Matikan kompor atau sumber api lain, apabila sedang memasak saat terjadi gempa, hal ini untuk mengantisipasi kejadian kebakaran yang tidak diinginkan.

Antisipasi tersebut sangat penting dilakukan dalam keadaan yang tenang dan tidak panik. Namun, yang terpenting ialah menyelamatkan diri terlebih dahulu.

4 dari 5 halaman

Tips Antisipasi di Luar Ruangan Saat Terjadi Gempa Bumi

Jalur Evakuasi© Shutterstock

Tips antisipasi gempa bumi selanjutnya ialah ketika kita berada di luar ruangan saat gempa bumi terjadi. Berada di luar ruangan bukan berarti kita bisa tenang begitu saja saat terjadi gempa.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan demi keselamatan, seperti:

-    Menjauhkan diri dari bangunan tinggi, tiang listrik, pohon besar, dan berlari ke tempat terbuka seperti tanah lapang. Jangan lupa juga untuk memperhatikan tanah yang kita pijak untuk menghindari luka akibat retakan tanah.
-    Apabila sedang berkendara dan terjadi gempa, yang perlu dilakukan ialah turun dari kendaraan dan mematikan mesin kendaraan, entah itu motor, mobil, ataupun kendaraan darat lainnya. Setelah itu, evakuasi diri ke tempat terbuka.
-    Apabila terjadi gempa saat berada di pantai atau kawasan pesisir, sangat penting untuk segera menjauh dari bibir pantai, dan mencari tempat yang lebih tinggi untuk mengantisipasi terjadinya tsunami. Ada waktu beberapa menit setelah terjadi gempa di pantai, perhatikan juga kondisi air laut, apabila mengalami penyurutan yang drastis, lakukan evakuasi secepatnya.
-    Apabila terjadi gempa saat berada di daerah pegunungan, hal yang terpenting untuk dilakukan ialah menghindari tebing yang berpotensi longsor.

Untuk tempat-tempat yang rawan terjadi gempa bumi, pasti sudah ada tanda untuk evakuasi diri. Ikuti tanda tersebut, dan ikuti petugas yang datang untuk mengevakuasi.

5 dari 5 halaman

Tips Antisipasi Setelah Terjadi Gempa Bumi

Setelah gempa bumi selesai, kita tidak boleh langsung merasa lega dan lengah. Ada beberapa hal yang harus tetap diperhatikan, seperti:
-    Keluar dari gedung, apabila masih berada di dalam gedung. Jangan lupa untuk membawa P3K, cadangan makanan, dan alat komunikasi.
-    Periksa kembali lingkungan sekitar, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan seperti kebakaran, kebocoran gas, dan lain sebagainya.
-    Jangan memasuki bangunan yang sudah jelas mengalami kerusakan, karena dapat melukai diri sendiri.

      View this post on Instagram

Terkait dengan berkembangnya berita yang viral di media sosial bahwa akan terjadi gempa besar berkekuatan M 9,0 pasca terjadinya gempa Banten M 6,9 maka dengan ini kami memberikan tanggapan sebagai berikut: . . 1. Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun: kapan, di mana, dan berapa kekuatannya. . . 2. Gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut, pengaruh penjalaran stress untuk proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui. . . 3. Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempabumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan Gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempabumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dlm waktu dan lokasi yg relatif berdekatan), dan seterusnya . . 4. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. . . 5. Dan yang lebih penting dan urgent adalah melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi. Siapkan bangunan rumah anda sesuai dengan konstruksi aman gempa, siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa, siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal anda, selanjutnya agar terus berlatih utk evakuasi mandiri, dan terus monitor infobmkg baik melalui sosial media, mobile Apps, website, ataupun kanal-kanal resmi BMKG. Jakarta, 3 Agustus 2019 Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis, M.Sc.

A post shared by BMKG (@infobmkg) on


-    Memperhatikan informasi terbaru dari petugas dan pemerintah, dan terus memantau informasi dari sumber yang jelas dan kredibel.
-    Menunggu bantuan dan terus berdoa untuk memohon perlindungan dari Tuhan.

Semoga bermanfaat ya Sahabat Dream!

(Sah, Sumber: BMKG Indonesia)

Join Dream.co.id