Tiga Petinggi Sunda Empire Jadi Tersangka

News | Rabu, 29 Januari 2020 18:00
Tiga Petinggi Sunda Empire Jadi Tersangka

Reporter : Ahmad Baiquni

Ketiganya kini meringkuk di tahanan Mapolda Jabar.

Dream - Polda Jawa Barat menetapkan tiga petinggi Sunda Empire sebagai tersangka kasus penyebaran informasi tidak benar. Ketiganya adalah Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum, dan Ki Ageng Rangga Sasana.

Ketiganya dijerat dengan Pasal 14 dan 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1926. Ancaman hukumannya yaitu penjara 10 tahun.

Nasri Banks berperan sebagai Grand Prime Minister Sunda Empire. Ratna berlaku sebagai Kaisar atau Ibunda Ratu Agung, sedangkan Rangga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.

Mereka ditangkap di lokasi berbeda. Nasri dan Ratna dibekuk di Bandun,g sementara Rangga dijemput penyidik di Bekasi.

Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Saptono Erlangga, mengatakan, kasus Sunda Empire muncul pertama kali dari perbincangan di media sosial. Kemudian seorang budayawan Sunda melaporkan kelompok ini ke Kepolisian.

" Pelapor menyampaikan bahwa terkait Sunda Empire ini merupakan penyebaran berita bohong yang secara sengaja untuk menerbitkan keonaran di masyarakat atau sengaja menyebarkan berita tak pasti," kata Saptono, dikutip dari Liputan6.com.

2 dari 5 halaman

Sering Menggelar Kegiatan

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, didapat fakta Sunda Empire ternyata sudah pernah berkegiatan. Intensitasnya lebih dari satu kali.

" Selama 2019 mereka empat kali menggelar kegiatan," kata Saptono.

Selain itu, polisi juga melakukan penelusuran ke Kesbangpol Jabar. Hasilnya, Sunda Empire tidak pernah terdaftar.

" Kita juga sudah meminta keterangan saksi ahli sejarah dan budaya serta ahli pidana. Hasil keterangan ahli dan alat bukti penyidik berkesimpulan kasus ini memenuhi unsur pidana," ucap dia.

Saat ditangkap dan dibawa ke Mapolda Jawa Barat, Rangga tampil dengan setelan ala seragam militer warna abu-abu lengkap dengan baret warna biru. Berbeda dengan Nasri dan Ratna yang sudah mengenakan baju tahanan Polda Jawa Barat.

 

3 dari 5 halaman

Motif Menyejahterakan Dunia

Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Hendra Suhartiyono, mengatakan motif berdirinya Sunda Empire untuk sementara adalah menyejahterakan rakuat dunia.

" Jadi ini bukan hanya Jawa Barat ya, tapi untuk menyejahterakan masyarakat dunia. Mereka bagi wilayah jadi enam bagian, negara bagian," kata Hendra.

Dalam satu kesempatan, Rangga Sasana pernah menyebut Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dan Bank Dunia didirikan di Gedung Isola yang berlokasi di Komplek Universitas Pendidikan Indonesia. Selain itu, Rangga juga mengklaim Sunda Empire memiliki dana US$500 juta.

" Klaim ini sudah penyidik sangkal semua dan itu tidak benar," ucap Hendra.

Sumber: Liputan6.com/Huyogo Simbolon

4 dari 5 halaman

Masuk Penyidikan, Petinggi Sunda Empire Diperiksa Polisi

Dream - Keberadaan Sunda Empire tidak luput dari pantauan kepolisian. Polda Jawa Barat telah meningkatkan status kelompok ini dari penyelidikan ke penyidikan dan segera menetapkan tersangka.

" Untuk tersangka, tunggu pemeriksaan besok, kasus sudah naik ke penyidikan," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Komisaris Besar Hendra Suhartiyono, dikutip dari Liputan6.com.

Hendra mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan kepada petinggi Sunda Empire berinisial NB. Beberapa waktu lalu, NB juga menjalani pemeriksaan.

" Ada pemeriksaan lagi, salah satunya NB," kata Hendra. 

5 dari 5 halaman

Delapan Saksi Diperiksa

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga, menyatakan delapan orang telah dimintai keterangan terkait kasus Sunda Empire. Pemeriksaan tersebut dijalankan dua kali dengan masing-masing sesi untuk empat orang.

Pada pemeriksaan pertama, Polda Jabar memanggil dua anggota Sunda Empire, budayawan, serta staf Universitas Pendidikan Indonesia. Sedangkan di pemeriksaan kedua, didatangkan empat orang saksi.

Empat saksi tersebut terdiri dari pihak Kesbangpol Provinsi Jabar, Rektor Universitas Islam Bandung, sejarawan Universitas Padjadjaran, serta pihak UPI.

Sunda Empire merupakan kelompok yang menyebut diri mereka sebagai penguasa dunia. Anggotanya adalah negara-negara di seluruh dunia dan mengklaim punya kemampuan menghentikan nuklir.

Join Dream.co.id