Hukuman Gali Kubur Korban Covid-19 di Gresik Disorot Dunia

News | Rabu, 16 September 2020 13:30
Hukuman Gali Kubur Korban Covid-19 di Gresik Disorot Dunia

Reporter : Arini Saadah

Bagi warga yang tak memakai masker dihukum menggali kubur untuk pasien Covid-19.

Dream – Berbagai negara telah memberlakukan hukuman bagi warga yang tidak patuh memakai masker saat keluar rumah. Hukuman esktrem muncul di Gresik, Jawa Timur.

Warga yang tidak mau memakai masker dihukum secara paksa untuk menggali kuburan jenazah Covid-19.

Hukuman itu bahkan menarik perhatian sejumlah media asing, salah satunya laman yang berbasis di Inggris, Daily Star, yang menulis artikel dengan judul People force to dig graves as brutal punishment after refusing to wear masks. 

Laman itu menulis, setidaknya ada 8 warga di Kabupaten Gresik yang mendapat hukuman menggali kubur di pemakaman lokal desa Ngabetan. Kuburan itu diperuntukkan bagi jenazah yang meninggal karena Covid-19.

Terdiri dari dua orang setiap kelompok, mereka ditugaskan menggali kuburan sebagai pelajaran karena sulit disuruh memakai masker saat keluar rumah.

2 dari 4 halaman

Hukuman Terbaik Bantu Penggali Kubur

Ilustrasi© Liputan6.com

Kepala Desa Ngabetan, Suyono, mengatakan bahwa saat ini di pemakaman tersebut hanya ada tiga penggali kubur. Menurutnya hukuman itu dirasa menjadi hukuman terbaik untuk membantu para penggali kubur tersebut.

“ Saat ini hanya ada tiga penggali kubur, jadi saya pikir sebaiknya saya menugaskan para pelanggar ini untuk membantu para penggali kubur itu. Mudah-mudahan hukuman ini bisa menjadikan efek jera terhadap para pelanggar,” ucapnya.

3 dari 4 halaman

Terus Naik

Di Jakarta, salah satu penggali kubur, Nadi bin Eji, mengaku sudah ada sekitar 2.600 jenazah Covid-19 yang dikuburkan sejak awal pandemi virus corona.

Ia bekerja setiap hari sejak jam tujuh pagi hingga tengah malam untuk menguburkan jenazah. Bahkan ia juga merasa khawatir dirinya dituduh masyarakat sebagai penyebar virus corona.

Hukuman menggali kuburan itu diterapkan karena kasus positif Covid-19 di Jawa Timur terus meningkat drastis.

Hingga 15 September 2020, di Indonesia terdapat 225.030 kasus positif Covid-19 dengan tingkat kematian 8.965 orang. Sebanyak 161.065 orang dilaporkan sembuh dari serangan virus mematikan itu.

Ilustrasi© Liputan6.com

4 dari 4 halaman

Setiap Negara Terapkan Aturan Selama Pandemi

Seluruh negara di dunia telah menggunakan kekuatan super mereka untuk menekan tingkat infeksi Covid-19.

Beberapa di antaranya di India, pekerja migran India yang tiba di Delhi terlihat jongkok di pinggir jalan untuk disemprot disinfektan.

Bahkan di Paraguay, polisi menindak tegas para pelanggar aturan untuk melakukan star jump sambil diancam dengan taser.

Di Inggris, Menteri Dalam Negeri Priti Patel memperingatkan pemerintah akan mengambil sikap keras terhadap para pelanggar UU Rule of Six yang baru.

“ Rule of Six adalah aturan yang memastikan masyarakat berhati-hati dan tidak membahayakan kesehatan orang lain. Sebab kasus virus corona terus meningkat,” ucapnya.

Join Dream.co.id