Teror Wafer Isi Silet dan Cutter Incar Anak-anak di Jember

News | Selasa, 3 Agustus 2021 19:47

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Warga dihebohkan dengan pemberian makanan ringan berjenis wafer yang berisi serpihan benda tajam.

Dream - Warga Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur dihebohkan dengan makanan ringan berjenis wafer yang berisi serpihan benda tajam seperti potongan silet dan isi staples dari pria tak dikenal.

Diketahui peristiwa ini sudah dua kali terjadi di lokasi yang berdekatan. Salah satu kejadian di Jalan Cumpedak, Kecamatan Patrang pada Jumat, 30 Juli 2021 lalu. Aparat Polsek Patrang menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan penyelidikan.

" Kami mendapat laporan dari masyarakat di Jalan Cumpedak, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, bahwa ada pria tidak dikenal membagikan wafer kepada anak-anak dan setelah dibuka isinya ada benda-benda berbahaya yang tajam," tutur Kapolsek Patrang AKP Heri Supadmo di Jember, dikutip dari merdeka.comSelasa 3 Juli 2021. 

Camilan wafer tersebut dibungkus dengan kemasan rapi. Saat dibuka, isinya berupa campuran staples, silet, potongan pisau cutter dan benda berbahaya lain.

" Wafer berisi potongan benda tajam itu dibungkus dalam kemasan makanan ringan seperti pada umumnya dan rapi, sehingga terkesan belum dibuka dan masih baru," ujar Heri.

Teror Wafer Isi Silet dan Cutter Incar Anak-anak di Jember
Wafer Isi Silet (Foto Liputan6.com)
2 dari 5 halaman

Imbauan Bagi Orang Tua

Heri mengimbau kepada masyarakat, jika menemukan kasus sama di wilayah Patrang diminta segera melapor ke kepolisian setempat.

" Berhati-hati dalam menjaga anaknya, terutama menerima pemberian makanan dari orang yang tidak dikenal dan sebaiknya dicek terlebih dahulu sebelum dimakan," ujarnya.

Demi mencegah jatuhnya korban, anak-anak yang bermain di sekitar rumah sebaiknya mendapat pengawasan esktra. Pasalnya, pelaku belum tertangkap.

" Apalagi sekarang kan masih sekolah daring, sehingga waktu anak bermain di sekitar rumah juga jauh lebih banyak," tegas Heri.

3 dari 5 halaman

Masih Dalam Penyelidikan

AKP Heri Supadmo mengaku, perburuan sedikit terkendala karena tidak ada rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

" Tidak ada rekaman CCTV, itu kan peristiwa nya di kampung," papar Heri.

Hingga saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan. Motif pelaku belum terungkap.

" Masih kita buru pelakunya. Sehingga motif belum bisa dipastikan," jelas Heri.

4 dari 5 halaman

Kronologi Kejadian

Saat ini, ada dua anak berusia 3 tahun dan 9 tahun yang kedapatan menerima makanan ringan berisi serpihan benda tajam tersebut.

" Saat itu anak saya lagi bermain, masih umur 9 tahun. Dia terima tiga bungkus wafer dari pria yang dia tidak kenal. Lalu wafer itu dikasihkan ke adiknya yang berusia 6 tahun," ujar Yasin, orang tua korban.

Wafer kemudian dikonsumsi. Saat di mulut, merasa ada yang aneh lalu dimuntahkan kembali.

" Karena terasa keras, lalu dimuntahkan lagi," kata Yasin.

Melihat anaknya memuntahkan kembali wafer dari mulutnya, Yasin langsung mendekat. Dia melihat seperti sesuatu benda. Yasin kemudian memeriksa dua bungkus wafer yang masih belum dikonsumsi.

" Memang ada bekas di sobek lalu di selotip lagi. Dan saat saya buka, dua bungkus itu berisi pecahan silet, isi staples dan paku payung," ujar Yasin.

 

5 dari 5 halaman

Lihat Videonya

      View this post on Instagram      

A post shared by OFFICIAL LAMBE TURAH ENTRNT (@lambe_turah)

 

Join Dream.co.id