Terindikasi Mudik, 4.000 Lebih Kendaraan Diputar Balik di Tol Jakarta-Cikampek

News | Jumat, 22 Mei 2020 12:50
Terindikasi Mudik, 4.000 Lebih Kendaraan Diputar Balik di Tol Jakarta-Cikampek

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Aparat gabungan mencatat ada lebih dari 4.000 kendaraan berusaha mudik.

Dream - Sebagai upaya pencegahan arus mudik, Polda Metro Jaya kerap memperketat penyekatan untuk mencegah penyebaran virus Corona mulai 22 Mei atau H-2 Hari Raya Idul Fitri.

Sejak 21 Mei 2020 lalu, terjadi peningkatan arus kendaraan pemudik yang mencoba keluar Jabodetabek meskipun telah ada aturan terkait larangan mudik yang masih berlaku. 

Peningkatan mudik tersebut telah diprediksi sebelumnya. Sebab saat itu jatuh pada hari libur nasional yakni Kenaikan Isa Almasih dan menjelang akhir pekan.

Mengantisipasi hal itu, Polda Metro Jaya semakin intensif memantau pergerakan kendaraan yang dicurigai akan melakukan mudik. Salah satunya dengan upaya perketatanan di wilayah Pos Pengamanan Gerbang Tol Cikarang Barat.

Seperti yang dilansir dari Instagram @tmcpoldametro, petugas di lokasi memeriksa setiap kendaraan untuk memastikan tidak ada pemudik yang bisa keluar dari wilayah Jabodetabek. Pemeriksaan tersebut dilakukan di KM 30/600 Tol Cikarang (arah Cikampek).

Selanjutnya, setiap kendaraan yang diperiksa diarahkan kembali ke Jakarta. Petugas gabungan memutar balik 4.000 lebih kendaraan di Tol Jakarta Cikampek yang terindikasi mudik.

Pemeriksaan tersebut sekaligus sebagai rangka penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serta larangan mudik yang ditetapkan pemerintah di tengah pandemi virus corona.

 

2 dari 3 halaman

Lebih lanjut, salah satu akun Instagram @lambe_turah juga kerap mengunggah sebuah foto dari CCTV Tol Cengkareng Barat pada 21 Mei 2020 pukul 22.50 WIB. Dalam foto tersebut memperlihatkan lalu lintas yang padat dan beberapa kendaraan diharuskan memutar balik.

" Haiyooo haiyooo

Pada mau kemanaaahh??
.
Disuruh muter balik kaaannn...
.
NGEYELLL sih....
.
Pantauan BPTJ Cikarang Barat,"  tulis akun @lambe_turah pada 22 Mei 2020.

 

3 dari 3 halaman

Respon Netizen

Sebagian besar netizen merasa kesal lantaran mereka harus berdiam diri di rumah, sedangkan banyak orang yang tidak peduli dan patuh terhadap peraturan pemerintah.

" otak nya cuma buat variasi kali ya," tulis aku @maaacchiatoo

" Pantesan DKI yg positifnya turun, lagi pada hijrah," tulis akun @drmwnady

" Pengen pindah negara," tulis akun @saneeaidris

Semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita bisa senantiasa kembali hidup normal sebelum virus ini melanda. Namun, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan sekarang yaitu mengikuti protokol kesehatan dan peduli sesama.

Terkait
Join Dream.co.id