Mobil Cuma Satu Padahal Buru-Buru, Sandiaga Uno Jadi 'Sopir Tembak' Menteri

News | Kamis, 17 Juni 2021 14:01

Reporter : Ahmad Baiquni

Sandi mengemudikan mobil buggy golf Istana Merdeka dengan penumpang tiga menteri lain.

Dream - Pejabat naik kendaraan dengan sopir pribadi tentu sudah biasa. Namun jika seorang pejabat menjadi sopir tembak untuk rekan-rekannya mungkin jadi hal baru yang dirasakan Sandiaga Salahuddin Uno.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini memutuskan menjadi 'sopir tembak' saat bersama para menteri usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Sandi bercerita kendaraan buggy golf harus mereka tempuh karena ada agenda lain yang harus mereka ikuti. Di tengah kondisi terburu-buru, mobil yang tersedia untuk mengantarkan para pejabat dari parkiran menuju Istana ternyata hanya tersisa satu unit.

Di saat bersamaan sudah menunggu beberapa menteri yang harus segera meninggalkan Istana Negara guna mengikuti agenda lain.

" Tadi kita habis rapat internal dengan Presiden, kami berempat mendapatkan kendaraan yang akan membawa kita hanya satu," ujar Sandi.

 

Mobil Cuma Satu Padahal Buru-Buru, Sandiaga Uno Jadi Sopir Tembak Menteri
Momen Saat Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno Jadi 'sopir Tembak' (Liputan6.com/Istimewa)
2 dari 6 halaman

Sopir 3 Menteri

Sandi akhirnya berinisiatif menjadi sopir untuk rekan-rekannya tersebut. Dia meminta izin Paspampres agar dibolehkan menyetir sendiri mobil buggy golf tersebut.

Begitu mendapat izin, Sandi langsung mengajak Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, dan Menkes Budi Gunadi Sadikin naik mobil tersebut. Setelah semua siap, Sandi langsung injak pedal gas.

" Pak Airlangga duduk di depan, dan Pak Menkes dan Pak Nadiem duduk di belakang, dan saya jadi sopir tembak," kata dia.

 

3 dari 6 halaman

"Nggak Boleh Ugal-ugalan"

Mendikbudristek tak menyia-nyiakan momen langka tersebut. Dia langsung mengambil ponsel dan mengabadikan momen seru naik mobil dengan sopir juga menteri.

Nadiem meminta para menteri lain di mobil tersebut mengacungkan tangan. Dia lalu mengambil swafoto bersama tiga menteri lain dalam satu mobil.

" Tentunya kesempatan kapan lagi, nyetirin Menko dan dua menteri yang super penting posisinya. Jadi kita nyetirnya enggak boleh ugal-ugalan, patuhi kecepatan berkendara sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas," kata Sandi, dikutip dari Liputan6.com.

4 dari 6 halaman

Momen Sandiaga Uno Iri Lihat Kemesraan Atta-Aurel: Bukan Ashiaaap tapi Ashieemm

Dream - Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno baru-baru ini mendatangi Desa Wisata Maria di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Sandiaga bahkan membagikan potret kunjungannya ke Bima bersama Atta dan Aurel yang diunggah di instagram.

Uniknya di foto itu, Sandiaga menulis caption yang cukup menggelitik. Dia menggambarkan situasi dalam foto saat Atta mencicipi makanan khas Bima.

 sandiaga© instagram

" Ini mah bukan Ashiaaap… Tapi Ashieemm alias aseemmm. Tag teman kamu yang sukanya ngintilin orang pacaran," tulis Sandiaga dalam unggahannya dikutip Dream, Senin 14 Juni 2021.

Di foto itu memang Sandiaga melihat Aurel Hermansyah yang bersikap romantis dengan menyuapi Atta makanan.

Foto yang diunggah Sandiaga pun langsung diserbu komentar netizen, termasuk Aurel.

" Hahahaha Paps Sandiii.. ngakak saya liatnyaaa," kata Aurel Hermansyah.

" Hahaha bagus juga posting feed begini Bang @sandiuno," ujar akun putrasiregarr17.

" Papa online jadi nyamuk dl???????? liatin pasutri," timpal akun viviselvia.9

" Bisa lucuhh juga paps online kitah," sahut akun wiwin_winarsih10.

5 dari 6 halaman

Duit Pas-pasan, Sandiaga Uno Pernah Sewa Bekas Salon untuk Rintis Usaha

Dream – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S. Uno, berbagi cerita menarik saat merintis bisnis. Sandiaga pernah menyewa bekas salon untuk dijadikan kantor saat mulai merintis usaha.

Dikutip dari Merdeka.com, Selasa 11 Mei 2021, Sandiaga hanya mampu menyewa tempat berukuran 8x10 meter di Kuningan, Jakarta Pusat. Meskipun alamatnya di Kuningan, lokasi bisnisnya ini jauh dari kemegahan kawasan elit perusahaan besar.

“ Kami sewa satu tempat di dekat Kuningan, tapi bagian ujungnya. Ruangannya 8 x 10 meter, banyak kaca-kacanya,” kata dia dalam “ Webinar Cara Baru Bekerja di Era New Normal”, Jakarta.

Saat itu, Rosan Roeslani (Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri), sahabat Sandiaga mempertanyakan tempat yang dijadikan kantor. Sandiaga hanya bisa menjawab, uang yang dimilikinya hanya mampu menyewa tempat di bekas salon.

“ Pak Rosan waktu itu tanya,'Kok gini tampilannya?'. Nah, kita baru sanggup untuk bayar tempat sewa bekas salon itu,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Masih Mahal

Sandiaga mengatakan harga sewa kantor masih terbilang mahal. Perusahaan yang bisa menyewa tempat hanya yang sudah punya “ nama” dan bonafit. Perusahaan rintisan hanya bisa menyewa tempat ala kadarnya.

“ Zaman saya dulu, mulai usaha dapat ruang kantor kalau bukan perusahaan besar dan bonafit saja,” kata dia.

Namun kata Sandiaga, saat ini, perusahaan rintisan tidak perlu mengalami hal yang sama dengan dirinya. Sudah ada tempat sewa kantor dengan harga terjangkau di pusat kota yang bisa digunakan pengusaha baru.

“ Ini sekarang bisa didiskusikan. Perusahaan rintisan bisa punya kantor di Sudirman karena ada Co-working space di sana,” kata dia.(Sah)

Join Dream.co.id