7 Aturan Larangan Bagi Wanita yang Pernah Berlaku 100 Tahun Terakhir

News | Selasa, 2 Juni 2020 18:01
7 Aturan Larangan Bagi Wanita yang Pernah Berlaku 100 Tahun Terakhir

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila

Para wanita pada zaman dahulu tidak sebebas sekarang lho. Begini beberapa aturan terlarang bagi para wanita terdahulu,

Dream - Perubahan kehidupan di masyarakat senantiasa berubah mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern, Dari mulai gaya berpenampilan, trend pakaian, hingga aturan baru berlaku sesuai zamannya. Bahkan aturan bagi wanita juga berubah lho, Sahabat Dream. 

Kalangan perempuan di zaman dahulu memiliki berbagai keterbatasan ruang gerak dan berpartisipasi. Seperti larangan memilih, dan berpendapat, bahkan sempat dipandang sebelah mata.

Namun berkembangnya pendidikan, teknologi, dan kesetaraan hak asasi manusia telah meruntuhkan aturan-aturan yang membatasi gerak para perempuan. Kini hampir semua perempuan memiliki hak yang setara dengan para lelaki di berbagai aspek kehidupan. Tidak ada lagi perbedaan, dan kesenjangan antara laki-laki dan perempuan. 

Melansir dari Liputan6, berikut 7 aturan terlarang bagi wanita yang berlaku sepanjang 100 ini yang saat ini sudah mulai dihilangkan hampir di seluruh negara di dunia. 

 

2 dari 8 halaman

Tidak Boleh Memakai Celana

 4 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Saat Beli Celana Kulit© MEN

Aturan pertama yang dilarang untuk para wanita pada 100 tahun yang lalu adalah tidak boleh memakai celana. Sebelum 2013, wanita di Prancis tidak memiliki izin memakai celana untuk kegiatan sehari-hari mereka. Bahkan mereka perlu bertanya kepada polisi terlebih dahulu terkait aturan tersebut. 

Meskipun aturan yang dibuat cukup aneh, namun di Prancis, peraturan tersebut tetap diberlakukan. Seiring kemajuan zaman, secara resmi akhirnya para wanita di Prancis mendapatkan hak untuk memakai celana pada 1 Februari 2013. 

3 dari 8 halaman

Tidak Boleh Menjadi Astronot

 NASA Batalkan Misi Dua Astronot Perempuan Gara-gara Pakaian© MEN

Pada 100 tahun yang lalu, aturan yang dilarang pada wanita juga berlaku terkait profesi. Salah satu profesi yang dilarang untuk wanita adalah astronot.

Dan akhirnya, setelah larangan dihilangkan, pada tahun 1978, Sally Ride menjadi astronot wanita pertama. Sally berhasil mewujudkan mimpinya menjadi seorang astronot.

Setelah Sally Ride sukses menjadi astronot, beberapa wanita lainnya mengikuti jejak kariernya. Sejumlah astronot wanita pun semakin bertambah dan namanya menjadi dikenal dunia. 

4 dari 8 halaman

Tidak Diizinkan Masuk Militer

 Dua Prajurit Cantik Ini Berhasil Taklukan Selat Sunda© MEN

Aturan selanjutnya yang juga dilarang pada wanita adalah berkarier di bidang militer. Aturan ini berlaku hingga tahun 1976, dan membuat tak seorangpun wanita bergabung ke akademi militer.

Setelah tahun 1976, para wanita kemudian diizinkan berkarier di dunia militer. Bahkan di beberapa negara di dunia dikenal memiliki tentara wanita paling cantik loh! 

Seperti pria yang berkarier di bidang militer, para wanita juga memiliki berbagai peran. Mereka terbagi menjadi pasukan yang berperang, melayani di daerah konflik, membantu negara ketika terjadi bencana dan peran lainnya.

5 dari 8 halaman

Tidak Diizinkan Memiliki Kartu Kredit

 Masyarakat Harus Bijak Pakai Kartu Kredit Syariah© MEN

Aturan unik selanjutnya yang juga dilarang bagi wanita pada 100 tahun yang lalu adalah larang memiliki kartu kredit. Jika ingin berbelanja, para wanita harus mengajak suaminya untuk menggunakan kartu kredit.

Larangan tersebut akhirnya dicabut dengan dikeluarkannya Equal Credit Opportunity Act pada tahun 1974. Semenjak saat itu, para wanita bebas menggunakan kartu kredit tanpa didampingi suaminya. Wah, syukur deh kalau begitu. 

6 dari 8 halaman

Tidak Memiliki Hak Pilih Seperti Pria

 ICMI Sarankan Pemilu Serentak Dievaluasi© MEN

Aturan kelima yang juga dilarang bagi para wanita di beberapa negara adalah hak pilih. Sampai tahun 1917, hanya ada beberapa negara yang memberikan para wanita hak pilih yang setara dengan laki-laki. 

Pada tahun 1893, Selandia Baru menjadi negara pertama yang mengambil langkah untuk memberikan hak pilih kepada wanita. Dan saat ini, semakin berkembangnya zaman, para wanita di berbagai negara bisa memiliki hak pilih yang sama.  

7 dari 8 halaman

Aturan Terkait Pekerjaan

 Kementerian BUMN Bantah Karyawan Masuk Kerja 25 Mei© MEN

Aturan yang juga berlaku bagi wanita adalah sulitnya mendapatkan pekerjaan atau menaikkan jenjang karir.

Hingga tahun 1964, pengusaha di seluruh Amerika Serikat menolak seluruh lamaran pekerjaan atau promosi wanita mana pun hanya karena mereka adalah wanita. Namun, saat ini, di Amerika Serikat para wanita sudah dizinkan untuk bekerja dan memiliki hak yang sama untuk promosi dan berkarier di berbagai perusahaan bahkan pemerintahan. 

8 dari 8 halaman

Partisipasi dalam Olimpiade

 Olahraga Hijaber by Shutterstock© (Foto: Shutterstock)

Dahulu, para wanita tidak terlalu dilirik saat berpartisipasi dalam sebuah olimpiade. Menurut penyelenggara Olimpiade 1896, Baron Pierre de Coubertin, saat itu para wanita tidak terlalu didukung keikutsertaannya.

Hal ini pun berlangsung hingga tahun 1900-an. Pada Olimpiade di Paris, para wanita ikut serta dalam olimpiade dengan enam wanita bermain tenis, dan delapan wanita memamerkan keterampilan mereka dalam golf. Kini, kita juga sudah banyak menemui berbagai atlit wanita yang berprestasi di kancah nasional dan internasional ya. 

Join Dream.co.id