Tangis Haru Ayah yang Curi Ponsel demi Sekolah Anak Usai Dibebaskan

News | Jumat, 28 Januari 2022 09:00

Reporter : Ahmad Baiquni

RC juga mendapat hadiah ponsel dari Kajari Pangkalpinang.

Dream - RC menangis dan bersujud ruang pemeriksaan perkara Kejaksaan Negeri Pangkalpinang. Dia bersyukur, penuntutan terhadap dia atas kasus pencurian ponsel dinyatakan dihentikan.

Kejari Pangkalpinang memutuskan untuk membebaskan RC dari segala tuntutan. Sebab, ayah itu terpaksa mencuri ponsel demi anaknya bisa sekolah.

Momen saat RC merasakan kebahagiaan viral di media sosial. Video itu diunggah lagi sejumlah akun, salah satunya @statusfakta.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Kepala Kejari Pangkalpinang, Jefferdian. Bahkan, Jefferdian juga memberikan hadiah ponsel untuk anak RC.

 

Tangis Haru Ayah yang Curi Ponsel demi Sekolah Anak Usai Dibebaskan
RC Dipeluk Kajari Pangkalpinang Usai Dibebaskan Dari Tuntutan (Instagram @sulselonline)
2 dari 4 halaman

Motif Pelaku

Jefferdian mengatakan kasus ini terjadi di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang. Waktu itu, RC mencuri ponsel milik NT.

" Bahwa motif terdakwa mencuri handphone tersebut adalah supaya bisa digunakan anaknya untuk sekolah online," ujar Jefferdian.

Penghentian penuntutan ini, kata Jefferdian, sudah melalui pertimbangan cermat dan terukur. Juga telah disampaikan sejumlah pertimbangan kepada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung juga Kejaksaan Agung.

" Untuk perkara yang kemarin itu sudah memenuhi persyaratan (restorative justice). Pelaku sendiri baru pertama kali melakukan tindak pidana (pencurian)," kata Jefferdian.

 

3 dari 4 halaman

Diputuskan Tuntutan Dihentikan

Selain itu, pihaknya juga mempertimbakgnan ancaman hukuman yang dikenakan kepada RC yaitu di bawah 5 tahun. Sedangkan kerugian yang muncul hanya sebesar Rp2,5 juta.

" Keduanya (korban dan pelaku) pun telah terjadi kesepakatan berdamai yang difasilitasi penuntut umum," kata dia.

Tak hanya itu, jaksa intelijen dan pidana umum juga telah melakukan penelusuran. Didapati pelaku memang dalam kondisi ekonomi kekurangan, sehingga tidak bisa membelikan anaknya ponsel.

Atas sejumlah pertimbangan itulah, diputuskan untuk menghentikan tuntutan kepada RC. Jefferdian menyatakan ini sebagai perwujudan restorative justice dan mencerminkan penegakan hukum yang bijaksana.

4 dari 4 halaman

      View this post on Instagram

A post shared by STATUS FAKTA (@statusfakta)

Join Dream.co.id