Tamu Undangan Tak Patuh Protokol, Resepsi Pernikahan Berakhir Runyam

News | Jumat, 14 Agustus 2020 16:01
Tamu Undangan Tak Patuh Protokol, Resepsi Pernikahan Berakhir Runyam

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila

Karena Covid-19, Pemerintah Australia memang menetapkan jumlah maksimal tamu pernikahan adalah 150 orang.

Dream - Sebuah resepsi pernikahan yang berlangsung di Sydney, Australia terpaksa dibubarkan pihak kepolisian setempat. Alasannya, para tamu yang hadir dalam pesta pernikahan itu menolak untuk mengikuti protokol Corona Covid-19 yang ditetapkan. 

Dalam video yang beredar, terlihat sebuah resepsi pernikahan mewah sedang berlangsung di sebuah tempat bernama Renaissance,  wilayah Lidcombe.

Kedua pengantin dan para tamu terlihat menikmati momen sakral tersebut. Puluhan pria berjas terlihat bersorak dengan semangat. Bahkan ada yang melompat ke atas meja saat pengantin baru bergabung dengan mereka untuk berdansa.

Terlihat para tamu tak mengikuti aturan jarak sosial saat mereka memadati lantai dansa untuk memberi selamat kepada pasangan tersebut.

 

2 dari 4 halaman

Tak Patuhi Aturan

Tamu undangan tak mematuhi aturan Covid-19© 7news

Menurut aturan yang berlaku, maksimal tamu yang bisa hadir dalam sebuah pernikahan berjumlah 150 orang. Para tamu yang datang juga harus mengikuti pedoman pencegahan Covid-19. 

Di antara aturan yang tertulis, hanya pengantin yang diperbolehkan berada di lantai dansa. Namun hal itu tak terlaksana dalam pesta pernikahan yang dilangsungkan.

 

3 dari 4 halaman

Picu Kemarahan Netizen

Rekaman yang sempat dibagikan ke Facebook itu kini mendapat kecaman dari warganet. Bahkan ada yang menyebut pesta tersebut benar-benar egois dan menjengkelkan.

" Banyak pasangan harus menunda pernikahan mereka. Mengapa orang-orang ini begitu istimewa?" tanya salah seorang.

Warganet lain juga memberi saran agar para tamu langsung melakukan karantina selama 14 hari guna mencegah penularan yang makin meninggi. Diketahui wilayah tersebut mengalami peningkatan kasus virus corona Covid-19 selama beberapa waktu terakhir. 

 

4 dari 4 halaman

Para Tamu Terpaksa Diusir

Melansir dari 7News, manajemen The Renaissance terpaksa mengeluarkan para tamu setelah mereka menolak untuk mengikuti prosedur keamanan Covid-19.

Wakil Ketua Petugas Medis Australia, Michael Kidd menyebut rekaman tersebut merupakan pesta pernikahan yang sangat mengecewakan dan bisa membahayakan nyawa.

" Sungguh tidak dapat diterima bahwa orang-orang tersebut tidak menganggap ini sangat serius.  Banyak nyawa terancam ketika seseorang melanggar aturan dan regulasi yang telah diberlakukan untuk melindungi kita semua," ungkap Michael. 

Dia juga menekankan pentingnya untuk mengikuti pedoman penghentikan penyebaran Covid-19. Menurutnya bisa saja orang tanpa gejala menularkan virus Corona kepada orang lain.

" Masyarakat New South Wales harus mematuhi langkah-langkah yang berlaku. Kami tidak bisa membiarkan jumlah kasus makin meningkat," tambahnya. 

 

SumberDaily Star

Join Dream.co.id