Kondisi Dasar Laut Gunung Anak Krakatau Berubah

News | Rabu, 16 Januari 2019 18:01
Kondisi Dasar Laut Gunung Anak Krakatau Berubah

Reporter : Maulana Kautsar

Saat ini proses pemantauan dihentikan sementara demi alasan keselamatan.

Dream - Usai erupsi dan longsor yang menyebabkan tsunami Selat Sunda, 22 Desember 2018, kondisi Gunung Anak Krakatau berubah. Pemantauan dilakukan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

Tapi, atas permintaan BMKG, pemantauan harus terhenti sementara hingga kondisi Gunung Anak Krakatau kembali membaik.

" Data yang sudah didapat sedang diproses, untuk mengetahui situasi terakhir batimetri atau situasi bawah laut Gunung Anak Krakatau sekarang seperti apa," kata Danlanal Banten, Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, kepada Liputan6.com, Rabu, 16 Januari 2019.

Dari hasil pantauan sementara pada awal Januari 2019 diketahui beberapa lokasi dasar laut dekat Gunung Anak Krakatau terdeteksi mengalami pendangkalan. Kondisi itu diduga karena timbunan longsoran material puncak Gunung Anak Krakatau.

Basuki menyebut perlu menggelar pemantauan lanjutan untuk mendeteksi keamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) di Selat Sunda. Keamanan itu penting untuk kapal ekspedisi, nelayan hingga kapal penyeberangan dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni dan sebaliknya.

" Begitu situasi mulai kondusif di sekitar Gunung Anak Krakatau akan dilanjutkan lagi survei tersebut sampai tuntas," ujar dia.

Sumber: Liputan6.com/Yandhi Deslatama

2 dari 4 halaman
Terkait
Komentar
Beri Komentar
Prabowo: Kalau Gak Ada Perbedaan, Buat Apa Ribut
Join Dream.co.id
Kondisi Korban Ledakan di Lokasi Debat Capres