Sudah Jadi Walikota Surakarta, Perlakuan Gibran ke Istrinya Jadi Sorotan

News | Minggu, 28 Februari 2021 12:18

Reporter : Eko Huda S

Sikap Gibran kepada Selvi Ananda menjadi sorotan netizen.

Dream - Gibran Rakabuming Raka resmi menjadi Walikota Surakarta. Dia menjalani pelantikan pada Jumat 26 Februari 2021.

Dalam pelantikan itu, putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut didampingi sang istri, Selvi Ananda. Gibran mengenakan baju dinas putih, sementara Selvi tampil cantik dengan kebaya merah dan kain jarik cokelat.

Gibran dan Selvi datang ke Gedung DPRD Kota Surakarta dengan menumpang mobil Pajero putih. Gibran terlihat turun dari pintu kabin penumpang sebelah kanan.

 Gibran© IG @trending_youtube

Dengan cekatan, Gibran menuju ke lambung kiri. Dia membuka pintu kabin penumpang sebelah kiri dan membantu keluar dri mobil tersebut.

Sudah Jadi Walikota Surakarta, Perlakuan Gibran ke Istrinya Jadi Sorotan
Pelantikan Gibran (Youtube/ Batiksolotv Pemerintah Kota Surakarta)
2 dari 8 halaman

Perlakuan inilah yang membuat warganet terkesan dengan sikap Gibran. Mereka memuji sikap bos katering itu karena sangat perhatian dengan sang istri.

" Laki-laki sejati setinggi apapun jabatanya tetap saja mendahulukan istrinya, di balik laki-laki yang sukses ada istri yang hebat," tulis akun @eneng.aguy.

" Perlakuannya terhadap istrinya sungguh membuat takjub," kata akun @jaufanashopee.

" Senangnya lihat mas Gibran bukain pintu buat istri," tulis akun @vgiginew.

Sumber: Merdeka.com

3 dari 8 halaman

Gaya Gibran Rakabuming Diberondong Najwa Shihab Soal Keputusan Terjun Politik

Dream - Putra sulung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka membeberkan niatnya terjun ke dunia politik dengan menjadi Calon Wali Kota Solot.

Dalam acara Mata Najwa bertajuk ‘Berebut Takhta di Tengah Pandemi’ yang disiarkan di saluran Youtube Najwa Shihab, Gibran sempat dicecar sejumlah pertanyaan terkait pilihannya terjun di dunia politik.

Padahal, menurut Najwa, beberapa tahun lalu Gibran sempat menyatakan ketidak tertarikannya untuk terjun ke politik.

 

4 dari 8 halaman

Miliki Niat yang Sama Sejak 2 Tahun Lalu

Dua tahun lalu, Najwa Shihab sempat berbincang dengan keluarga Presiden Joko Widodo. Kala itu, Najwa juga sempat bertanya kepada Gibran apakah dia tertarik untuk ikut terjun di dunia politik. Gibran saat tu menjawab tertarik namun akan terjun mungkin 20 tahun mendatang.

Namun baru dua tahun berselang, Gibran sudah terjun ke dunia politik dengan menjadi calon Wali Kota Solo. 

“ Mas Gibran itu tadi (video) kita berbincang hampir 2 tahun lalu sempat bilang tertarik politik. Sebelumnya bilang enggak tertarik, sekarang waktu itu tertarik tetapi masih lama 20 tahun lagi. Tiba-tiba mencalonkan menjadi Wali Kota, apa yang berubah Mas Gibran?,” tanya Najwa Shihab mengingat perbincangan mereka dua tahun lalu.

 Najwa Shihab & Gibran Rakabuming© Merdeka.com

Gibran menegaskan jika tidak ada yang berubah dengan sikapnya tersebut karena niatnya masih sama. Putra sulung Jokowi ini mengatakan niatnya tersebut adalah memberikan manfaat untuk banyak orang. 

" Dulu saya jadi pengusaha itu niatnya agar saya bisa bermanfaat untuk orang banyak. Sekarang saya masuk ke politik niat nya masih sama. Niat saya adalah agar bisa bermanfaat untuk orang yang lebih banyak lagi. Niat nya masih sama, bermanfaat untuk orang banyak,” jawab Gibran.

5 dari 8 halaman

Dorongan atau Pilihan Personal?

Seperti dalam wawancara lainnya, Najwa Shihab masih memberikan pertanyaan tajam kepada Gibran. Kali ini putri Quraish Shihab itu penasaran dengan ada tidaknya pihak yang mendesaknya untuk terjun ke dunia politik. Apalagi ayahnya saat ini menjabat sebagai Presiden Indonesia.

“ Mas maju (calon Wali Kota Solo) ini murni keputusan personal terjun politik atau ada andil ayahanda. Apakah berupa dorongan atau mungkin malah perintah?” tanya wanita yang akrab disapa Mbak Nana.

 Najwa Shihab & Gibran Rakabuming© Merdeka.com

“ Enggak ada perintah. Ini murni keinginan saya sendiri,” kata Gibran.

“ Tidak ada dorongan juga?” tanya Najwa Shihab penasaran.

“ Enggak ada, enggak ada. Enggak ada perintah, enggak ada dorongan, ini murni keinginan saya sendiri. Kan dua tahun lalu saya sudah bilang, saya tertarik. Saya memang tertarik, makanya sekarang saya maju,” jelas Gibran.

6 dari 8 halaman

Dapat Kemudahan?

Tak berhenti di situ, Najwa Shihab juga menanyakan apakah Gibran juga mendapat kemudahan dalam Pilkada kali ini. Terlebih sang ayah kini masih menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.

“ Apakah mempertimbangkan faktor-faktor lain karena memang justru karena sekarang masih menjabat karena nya mau mencoba supaya bisa lebih dimudahkan dalam ‘tanda kutip’? Apakah pertimbangan itu?,” tanya Najwa Shihab.

 Najwa Shihab & Gibran Rakabuming© Merdeka.com

“ Oh enggak. Kalau dimudahkan ya apa sih yang dimudahkan? Semua proses kan sudah saya lalui, semua persyaratan juga sudah saya penuhi. Mulai proses pendaftaran, proses misalnya fit and proper test internal, semuanya kan sudah saya lalui semua. Persyaratan juga sudah saya penuhi, jadi ya tidak ada tahapan-tahapan yang saya lompati. Enggak ada yang namanya sokat atau apa. Kalau dimudahkan jelas itu enggak ada, apa yang dimudahkan. Semua proses saya lalui,” terang Gibran.

7 dari 8 halaman

Dibandingkan dengan Sepak Terjang Jokowi

Menariknya, Gibran juga sempat memberikan jawaban sama seperti yang dikatakan oleh sang ayah sebelumnya. Hal ini terkait dengan menyelesaikan tugas hingga tuntas atau memilih naik terus hingga ke kursi Pilpres.

“ Potensi jabatan Wali Kota sebagai anak tangga menuju posisi lebih tinggi Mas itu selalu terbuka. Ada presedennya dalam sejarah Pak Jokowi sendiri. Saya sekadar mau memastikan jika terpilih, Anda mau bekerja sebagai Wali Kota sampai selesai masa tugas 5 tahun?” tanya Najwa Shihab.

“ Insya Allah sampai selesai,” jawab Gibran.

“ Pertanyaan yang sama juga pernah ditanyakan,” kata Najwa.

“ Yang tadi saja belum selesai Mbak. Masak mau pikir Gubernur atau Pilpres. enggak lah,” sela Gibran.

 

8 dari 8 halaman

Jawaban Sama Seperti Sang Ayah

 Najwa Shihab & Gibran Rakabuming© YouTube Najwa Shihab

Najwa menjelaskan jika pertanyaan yang sama pernah juga dilontarkannya ke ayah Gibran, Joko Widodo, ketika masih menjadi Wali Kota Solo lallu mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta. Setelah itu, Jokowi maju dalam Pilpres 1999. 

" Jawabannya hampir sama-sama mirip Mas. Kemudian kita lihat kenyataannya berbeda, apa menurut Mas Gibran gaya komunikasi seperti itu apa yang bisa ditarik atau dipelajari dari gaya komunikasi yang hampir mirip ini?,” tanya Najwa.

Pernyataan Najwa membuat Gibran tak sepenuhnya percaya. Dia kembali menegaskan hanya berusaha fokus pada Pilkada Solo yang sedang diikutinya. 

“ Masak mirip sih? Saya kira beda kok. Enggak yang jelas ini Mbak, pilkada kan Pilkada Solo saja belum selesai masak mau mikir Pilgub atau Pilpres. Enggak lah, kita fokus yang ada sekarang saja,” jawab Gibran.

Sumber: merdeka.com

Join Dream.co.id