Beredar SPDP Prabowo Subianto, Jadi Tersangka Kasus Makar?

News | Selasa, 21 Mei 2019 11:37
Beredar SPDP Prabowo Subianto, Jadi Tersangka Kasus Makar?

Reporter : Ahmad Baiquni

Prabowo diduga terlibat dalam upaya makar bersama dengan Eggy Sudjana.

Dream - Beredar Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan makar dengan nama Prabowo Subianto. SPDP tersebut diterbitkan oleh Polda Metro Jaya tertanggal 17 Mei 2019.

Penerbitan surat tersebut berdasarkan laporan dari DR Suriyanto SH MH MKn pada 19 April 2019. Tetapi, status Prabowo dalam SPDP tersebut sebagai terlapor.

Dikutip dari Liputan6.com, Selasa 21 Mei 2019, terdapat beberapa pasal yang dituduhkan kepada Prabowo. Seperti Pasal 107 KUHP, Pasal 110 juncto Pasal 87, Pasal 14 ayat (1) dan (2), Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Prabowo diduga terlibat bersama-sama Eggy Sudjana melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap.

Saat ini, Eggy Sudjana sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. Eggy harus mendekam di tahanan untuk kepentingan pemeriksaan.

Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra, Habiburrokhman, mengatakan, belum ada SPDP atas nama Prabowo Subianto. Dia juga mengaku belum menerima salinan SPDP tersebut.

" Enggak ada SPDP untuk Pak Prabowo, yang ada SPDP Eggi Sudjana," kata Habiburrokhman.

Sumber: Liputan6.com/Andry Haryanto

2 dari 4 halaman

Imigrasi: Prabowo Terbang ke Brunei Darussalam

Dream - Viral beredar foto Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto ke luar negeri. Dikabarkan, Prabowo tengah pergi ke Brunei Darussalam.

Kabar tersebut ternyata dibenarkan oleh pihak Imigrasi. Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Sam Fernando, menyatakan pihaknya memiliki data kepergian Prabowo ke Brunei.

" Berdasarkan informasi yang beredar Pak Prabowo pergi ke Bandar Sri Begawan dari Halim Perdanakusuma pada 16 Mei kemarin," ujar Sam, dikutip dari Liputan6.com.

Menurut Sam, Prabowo menuju Brunei menggunakan pesawat pribadi kode 9H-NYC Embraer 190-Lineage 1000. Data manifes menunjukkan terdapat 12 nama lain yang terbang bareng Prabowo.

" Arrived pada hari dan tanggal yang sama jam 20.12," kata Sam.

3 dari 4 halaman

Sempat Dibantah BPN

Kabar ini sebelumnya sempat dibantah oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dia menyebut foto Prabowo di Bandara Brunei Darussalam merupakan gambar lama.

Selanjutnya, Dahnil mengatakan pada Jumat pagi hingga malam, 17 Mei 2019, Prabowo ada di kediamannya.

" Siang tadi Pak Prabowo Salat Jumat di Hambalang, dan sampai malam tadi beraktivitas di Kertanegara 4. Jadi, foto-foto yang tersebar benar foto beliau ke LN, namun foto lama, jd adl fitnah apa yang disebar oleh situs penebar hoax seperti seword ini,"  tulis Dahnil di Twitter.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, memberikan keterangan senada. Dia mengatakan Prabowo ada di kediamannya, bukan di Brunei Darussalam.

" Iya, kalau malam tidur di Hambalang. Siang atau sore nyampe di Kertanegara, kalau malam balik lagi," kata Andre.

Lebih lanjut, dia mengatakan Prabowo tidak memiliki rencana ke luar negeri. " Tidak ada," kata dia.

Sumber: Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

4 dari 4 halaman

Prabowo Tolak Hasil Pilpres, Ini Tanggapan Jokowi

Dream - Jokowi menyatakan tunduk dan mengikuti mekanisme serta aturan mengenai pemilu 2019. Calon presiden petahana bernama lengkap Joko Widodo ini menyerahkan keseluruhan hasil pemilu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

" Semua diatur konstitusi kita, semua diatur undang-undang, kita diatur oleh peraturan KPU. Ada semua, mekanismenya ada. Jadi mestinya semua melalui mekanisme yang sudah diatur konstitusi," kata Jokowi, dikutip dari laman Setkab, Kamis, 16 Mei 2019.

Jokowi mengatakan, pihak yang tak terima dengan hasil yang telah diumumkan KPU pada 22 Mei 2019, dapat menyelesaikannya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

" Berdasarkan undang-undang, MK merupakan lembaga yang berwenang untuk memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum," ucap dia.

Seperti yang diketahui, lawan tanding Jokowi saat Pilpres 2019, Prabowo Subianto, menyatakan menolak hasil perhitungan suara Pilpres 2019 yang dilakukan KPU. Prabowo beralasan, suara yang masuk ke situng KPU telah dimanipulasi.

" Sikap saya adalah saya akan menolak hasil perhitungan yang curang, kamu tidak bisa menerima keadilan, ketidakbenaran, dan ketidakjujuran," kata Prabowo, Selasa, 14 Mei 2019.

Prabowo berharap, KPU memperjuangkan kebenaran yang dia yakini.

" Kau yang harus memutuskan, kau yang harus memilih, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia atau meneruskan kebohongan ketidakadilan," ucap dia.

Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham
Join Dream.co.id