`Sound of Humanity` untuk Lombok Tercinta

News | Senin, 27 Agustus 2018 10:42
`Sound of Humanity` untuk Lombok Tercinta

Reporter : Ahmad Baiquni

Dompet Dhuafa mengetuk kepedulian masyarakat untuk membantu para korban bencana gempa dahsyat Lombok.

Dream - Dompet Dhuafa terus menggalang dana untuk membantu para korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bantuan juga terus disalurkan baik berupa makanan maupun sejumlah program.

Penggalangan dana dilakukan salah satunya dengan menggelar Sound of Humanity. Konser musik kemanusiaan yang terselenggara atas kerja sama antara Dompet Dhuafa dan manajemen pusat perbelanjaan Margo City Depok, Jawa Barat pada Minggu, 26 Agustus 2018.

" Kehadiran Sound of Humanity merupakana sebuah gerakan kepedulian para musisi, seniman, bahkan tokoh masyarakat atas bencana yang terjadi di Lombok," ujar Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, Bambang Suherman.

 Sound of Humanity© istimewa

Konser ini melibatkan sejumlah musisi dan seniman guna mengajak masyarakat peduli terhadap nasib para korban bencana. Melalui konser ini, Dompet Dhuafa berharap masyarakat ikhlas menyisihkan sebagian harta demi meringankan beban saudara sebangsa di Lombok.

" Tidak hanya harta benda yang rusak, namun psikologi mereka terganggu, hingga tidak sedikit mereka kehilangan orang-orang yang mereka cintai, meninggal saat musibah itu terjadi," kata Bambang.

Menurut catatan Dompet Dhuafa, korban meninggal dalam musibah ini mencapai 517 jiwa. Jumlah tersebut tersebar di beberapa daerah yaitu Lombok Utara 426 jiwa, Lombok Barat 40 jiwa, Lombok Timur 31 jiwa, Lombok Tengah 2 jiwa, Kota Mataram 9 jiwa, Denpasar-Bali 2 jiwa, Sumbawa Besar 5 jiwa dan Sumbawa Barat 2 jiwa.

Sedangkan korban luka tercatat sebanyak 1.416 jiwa. Sementara pengungsi kini mencapai 431.416 jiwa.

Selain itu, sebanyak 76.765 rumah rusak parah. Juga ada 671 fasilitas pendidikan hancur.

 Sound of Humanity© istimewa

Gempa juga menyebabkan banyak infrastruktur terutama jalan di Lombok Utara mengalami kerusakan. Masih ada pengungsi yang belum terjangkau seperti di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang akibat akses jalan yang sulit.

" Dengan adanya Sound Of Humanity diharapkan masyarakat dapat merasakan dan menunjukan kepedulian untuk mereka korban gempa Lombok yang sangat membutuhkan, waktu yang sangat panjang untuk memulihkan Lombok sediakala namun kita wajib menyemangati mereka untuk terus membangun dari kondisi terpuruk pasca-gempa," kata Bambang.

Hingga saat ini, Dompet Dhuafa terus menyalurkan bantuan baik dalam bentuk logistik seperti makanan dan obat-obatan maupun dalam bentuk program. Beberapa program untuk para pengungsi Lombok seperti Darling (Dapur Keliling), Aksi Layanan Sehat (ALS), trauma healing dengan menerjunkan tim Psychology First Aid, mengisiasi pendirian masjid darurat, serta pipanisasi bagi 1.300 pengungsi. (ism)

Join Dream.co.id