Abdul Somad Sebut Catur dan Dadu Haram, Menag: Nggak Usah Ditanggapi

News | Jumat, 22 November 2019 13:24
Abdul Somad Sebut Catur dan Dadu Haram, Menag: Nggak Usah Ditanggapi

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Ustaz Abdul Somad mengutip pendapat dari mahzab Hanafi.

Dream - Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi enggan menanggapi isi ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) yang mengharamkan permainan dadu dan catur.

" Halah yang gitu-gitu nggak usah ditanggapi lah," ujar Fachrul di Kementerian Agama, Jakarta, Jumat 22 November 2019.

Fachrul mengatakan, seseorang itu jangan selalu merasa paling baik atau hebat. Sebab, pihak yang merasa ahli dalam bidang tertentu saja dapat dituntut oleh orang lain.

" Saya selalu bilang sekarang orang gak bisa klaim paling hebat. Karena dokter spesialis pun dia bisa dituntut oleh pasiennya yang nggak tahu apa-apa. Anda salah kasih obat ke saya," kata dia.

Fachrul berpesan kepada semua pihak agar senantiasa memberikan pernyataan yang menyejukkan masyarakat. 

2 dari 6 halaman

Isi Ceramah UAS yang Haramkan Catur

Isi ceramah UAS yang mengharamkan catur dan dadu ketika berdakwah di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat itu, ada jemaah yang bertanya mengenai hukum bermain catur dan dadu.

" Maaf Pak Ustaz, boleh nggak main domino untuk mengisi waktu luang biasanya saat 17 Agustus?" ujar UAS sambil membacakan pertanyaan.

UAS pun menjawab pertanyaan tersebut dengan mengambil rujukan Mazhab Hanafi, kalau dadu dan catur itu haram.

" Ini rekaman ini bahaya, Mazhab Hanafi mengharamkan catur dan dadu," kata dia.

Pria berusia 42 tahun itu menjelaskan, alasan pengharaman dadu dan catur itu karena dianggap melalaikan sholat dan membuang waktu berhari-hari.

" Saya sampai saat ini belum setuju kalau catur di dalam olahraga," ujar dia.

3 dari 6 halaman

Ini Videonya

4 dari 6 halaman

Ceramah Subuh Ustaz Abdul Somad Bikin Hotman Paris Takjub

Dream - Hotman Paris Hutapea senang dengan ceramah dari uustaz Abdul Somad (UAS) tentang sholat subuh berjamah. Hotman bahkan mengunggah video cemarah UAS di akun instgaramnya.

Dalam video ceramah, UAS mengatakan untuk umat Islam tidak boleh meninggalkan sholat subuh berjamaah. UAS yakin dengan kebiasaan sholat subuh berjamaah maka akan menunmbuhkan kebutuhan dan kesenangan.

" Di antara bekal yang kita bawa adalah salat Subuh berjamaah. Kalau solat Subuh jamaah itu juga tidak bisa dibuat nanti mati mau bawa apa?. Memangnya harta ini dibawa? Memangnya keluarga bisa menolong?” nanti dikubur mau bawa.?. Berawal dari keterpaksaan lama-lama jadi kesenangan, lama-lama jadi kebutuhan, inilah yang menyelamatkan kita," ini cupikan video ustaz Abdul Somad.

 Hotman Paris Hutapea

Mendengar ceramah itulah, ayah tiga anak itu bersimpati dengan ceramah UAS.

" Aku suka ceramah Beliau ini!!! Selalu dalam maknanya!,"  tulis Hotman Paris Hutapea dikutip Dream dari akun instagramnya, Sabtu 2 November 2019.

" Hayati kalimatnya: berawal dari keterpaksaan lama lama jadi kebutuhan!!! Bravo,"  imbuhnya.

Melihat unggahan Hotman , netizen menduga jika Hotman semakin mencari tahu tentang Islam" Otw mualaf,"  tulis @fadelrzky

Ada juga netter yang mengaku langsung ingat untuk salat subuh ketika melihat postingan Hotman.

“ Tengkyu bang...... Dengan liat postingan ini,aku langsung berwudhu,” tulis akun  @rizkianuradita .

5 dari 6 halaman

Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS, Tak Lagi Jadi Dosen

Dream - Ustaz Abdul Somad mengundurkan diri dari sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dia tidak lagi mengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru.

" Iya, kita menerima surat pengunduran diri Pak UAS. Status beliau kan PNS sebagai dosen di sini," ujar Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan Keuangan, dan Kepegawaian UIN Suska, Ahmad Supardi, dikutip dari , Rabu 16 Oktober 2019.

Menurut Supardi, surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Rektor UIN Suska disampaikan pekan lalu. Tetapi, pihak kampus belum mengambil keputusan lantaran masih ada proses yang harus dilalui.

" Nantinya surat itu akan kami beritahukan kepada Kementerian Agama (Kemenag)," kata Supardi.

6 dari 6 halaman

Karena Kesibukan Berdakwah

Menurut Supardi, Ustaz Abdul Somad mundur dari PNS karena sibuk dakwah. Dia memastikan tidak ada tendensi politik di balik pengunduran diri tersebut.

" Dari isi tulisan yang kita terima, UAS mundur karena kesibukannya berdakwah," kata dia.

Diketahui, Ustaz Abdul Somad punya jadwal dakwah yang sangat padat. Tidak hanya di dalam negeri, Ustaz Somad juga kerap diundang ceramah di luar negeri.

Di sela kesibukan itu, Ustaz Somad tengah menyelesaikan program studi Doktoral di Omdurman Islamic University (OIU) Sudan. Dia mengambil konsentrasi Al Sunnah wa Ulumul Hadis.

" Tidak mungkin kita paksa-paksa bertahan," kata Supardi.

Ustaz Somad tercatat sudah 8 tahun mengajar di UIN Suska. Dia merupakan dosen pengampu mata kuliah Tafsir dan Hadis Fakultas Ushuluddin dan kerap mengajar mahasiswa S1 dan S2.

" Kita sangat kehilangan atas pengunduran diri UAS. Dia sosok yang cerdas, terkenal di dalam dan luar negeri. Dia itu aset tak ternilai di UIN Suska selama ini. Kita bangga beliau mengajar di kampus kita," ucap Supardi.

Sumber: /Abdullah Sani

Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone
Join Dream.co.id