Negatif Covid-19, Siswa Secapa dan Pusdikpom AD Sembuh Donor Plasma Darah

News | Kamis, 16 Juli 2020 18:01
Negatif Covid-19, Siswa Secapa dan Pusdikpom AD Sembuh Donor Plasma Darah

Reporter : Ahmad Baiquni

Plasma darah tersebut akan disumbangkan untuk menyembuhkan pasien Covid-19 lainnya.

Dream - Siswa Sekolah Calon Perwira TNI AD Kota Bandung Jawa Barat sebagian telah dinyatakan negatif Covid-19. Jumlah totalnya hingga saat ini sebanyak 359 orang.

Demikian halnya dengan siswa di Pusat Pendidikan Polisi Militer TNI AD di Kota Cimahi. Sebanyak 101 siswa dinyatakan negatif Covid-19 setelah sebelumnya positif.

Seluruh perwira yang negatif Covid-19 berjumlah 460 siswa ini selanjutnya akan menjalani donor plasma darah. Mereka diminta menyumbangkan plasma darah untuk membantu menyembuhkan pasien Covid-19 lainnya lewat terapi plasma convalesence.

" 460 pasien positif Covid-19 dari Secapa AD dan Pusdikpom yang sudah negatif, sudah mulai jalani pemeriksaan awal program donor plasma darah," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal Nefra Firdaus.

Menurut Nefra TNI AD telah mengoperasikan laboratorium PCR kedua di Bandung. Sementara laboratorium pertama berada di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

" Lab PCR kedua di RS TNI AD Sariningsih Bandung untuk percepat pelayanan pemeriksaan spesimen hasil swab di Bandung dan sekitarnya," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)

 

2 dari 4 halaman

Penjelasan Jenderal Andika Soal Klaster Secapa AD, Dari Ketidaksengajaan

Dream - Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa, memberikan penjelasan mengenai penyebaran Covid-19 di lingkungan Sekolah Calon Perwira TNI AD. Dia mengatakan terungkapnya penyebaran tersebut berawal dari ketidaksengajaan.

Menurut Andika, awalnya ada dua siswa calon perwira yang berobat ke Rumah Sakit Dustira TNI AD Cimahi. Masing-masing juga tidak mengeluhkan tanda-tanda sakit mengarah Covid-19.

" Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang," ujar Andika, dikutip dari Liputan6.com.

Dua siswa tersebut kemudian menjalani tes usap (swab test). Ketika hasilnya keluar, keduanya dinyatakan positif Covid-19.

 

3 dari 4 halaman

Setelah mendapat kabar dua siswa terkena Covid-19, Andika memerintahkan semua siswa dan staf Secapa menjalani tes cepat (rapid test). Hasilnya, 187 orang dinyatakan reaktif.

Untuk mendapatkan hasil lebih meyakinkan, Andika juga memerintahkan dilakukan tes usap. 1.200 orang personel TNI AD di Secapa dinyatakan postif Covid-19.

Andika mengatakan data terkini per Sabtu, 11 Juni 2020, ada 1.280 personel di Secapa dinyatakan positif Covid-19. Mereka terdiri dari 991 siswa dan 289 staf beserta keluarganya.

 

4 dari 4 halaman

Mayoritas personel yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak memiliki gejala apapun. Hanya sedikit personel yang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami gejala atau sedang mengidap sakit lainnya.

Sejauh ini, kata Andika, ada 16 dari 17 personel TNI AD yang masih dirawat. Satu orang sudah dinyatakan negatif meski belum diizinkan pulang.

" Dan 16 yang masih positif tapi semuanya sudah tidak merasakan gejala apapun juga. Yang satu negatif tetap di sana karena memang masalah TBC atau paru-paru," kata dia.

Join Dream.co.id