Habib Rizieq Protes: Jaksa Bisa Disiarkan, Giliran Saya Tidak Ditayangkan

News | Rabu, 31 Maret 2021 13:30
Habib Rizieq Protes: Jaksa Bisa Disiarkan, Giliran Saya Tidak Ditayangkan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Habib Rizieq mengacam akan mengadukan dugaan diskriminasi ke Dewan Perwakilan Rakyat.

Dream - Muhammad Rizieq Shihab kembali menjalankan persidangan. Dalam live streaming yang disiarkan, ia menuduh Pengadilan Negeri Jakarta Timur bertindak diskriminatif.

" Saya dirugikan dan ini jelas diskriminatif," kata dia dikutip dari kanal YouTube PN Jakarta Timur, Rabu 31 Maret 2021.

Habib Rizieq mempertanyakan perlakuan PN Jaktim yang menyiarkan secara langsung agenda pembacaan dakwaan dan tanggapan jaksa atas keberatannya. Namun PN Jaktim tak menyiarkan sidang pembacaan pembelaannya.

" Pada saat jaksa baca dakwaan berkas Petamburan, Megamendung, RS Ummi, disiarkan sehingga publik mengetahui apa yang dibacakan jaksa. Begitu eskespsi saya tidak ditayangkan, sehingga publik tidak tahu, dan menariknya begitu jaksa memberikan jawaban maupun hari ini juga ditayangkan, giliran saya baca tidak ditayangkan. Ini sangat rugikan saya dan diskriminatif," papar Habib Rizieq.

2 dari 3 halaman

Minta Kebijaksanaan Majelis Hakim

Habib Rizieq minta kebijaksanaan majelis hakim untuk kembali menayangkan ulang pembacaan nota pembelaan terdakwa dan penasihat hukum.

" Saya mohon kehormatan sidang ini. Jangan sampai ada oknum yang bisa merusak sidang ini. Sebab di luar sana sudah ramai dakwaan jaksa dibaca, tanggapan dibaca, eksepsi saya tidak ditayangkan. Saya minta agar rekaman eksepsi saya disiar ulang," ujar dia.

Habib Rizieq mengacam akan mengadukan dugaan diskriminasi ke Dewan Perwakilan Rakyat. " Saya minta penasihat mengadukan hal ini ke DPR Kami juga akan melayangkan gugatan," ujar dia.

3 dari 3 halaman

Ancam Lapor ke DPR

Terkait protes itu, Majelis Hakim akan berkoodinasi dengan tim IT teknis untuk mencari solusi terbaik.

" Terkait usulan terdakwa kami akan kordinasi dengan bagian teknisi IT. Begitu juga usulan ditayangkan ulang," ujar majelis hakim.

Sumber: Kanal YouTube PN Jaktim dan merdeka.com

Join Dream.co.id