Dewan Muslim Prancis Gugat Facebook dan Youtube

News | Rabu, 27 Maret 2019 13:02
Dewan Muslim Prancis Gugat Facebook dan Youtube

Reporter : Ahmad Baiquni

Facebook memiliki waktu 29 menit untuk menghapus video tersebut setelah pertama kali direkam.Youtube juga termasuk dalam pihak tergugat.

Dream - Dewan Muslim Perancis (CFCM) melayangkan gugatan kepada platform media sosial terbanyak dipakai di dunia, Facebook.

Ini lantaran Facebook memfasilitasi penyiaran teror penembakan dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Dikutip dari news.com.au, tidak hanya Facebook, YouTube juga menjadi pihak tergugat dengan tudingan yang sama.

Dua platform digital itu dianggap telah menyebarkan pesan kekerasan berhubungan dengan terorisme yang merupakan kejahatan serius, bagi kemanusiaan dan berpotensi disaksikan anak di bawah umur.

Hukum Perancis mengakomodir tuntutan seperti yang dilayangkan oleh Dewan Muslim. Facebook dan YouTube bisa dikenai sanksi penjara tiga tahun dan denda sebesar 75 ribu euro, setara Rp1,2 miliar.

Facebook berjanji secepatnya menghapus video yang mempertontonkan penembakan menewaskan 50 Muslim dengan alasan rasial.

Tetapi, rekaman 17 menit itu telah dibagikan secara lebih luas di YouTube dan Twitter. Dua platform internet itu tengah berjuang keras menghapus video berisi adegan mengerikan tersebut.

Dewan Muslim menyatakan Facebook memiliki waktu 29 menit untuk menghapus video tersebut setelah pertama kali direkam. (ism)

2 dari 5 halaman
TOP 3 Gara-Gara BTS, Menara Seoul jadi Ungu
Join Dream.co.id