Selain Sigap Evakuasi Korban Gempa Majene, DMC DD Hadirkan Layanan Kesehatan

News | Kamis, 21 Januari 2021 11:20
Selain Sigap Evakuasi Korban Gempa Majene, DMC DD Hadirkan Layanan Kesehatan

Reporter : Iwan Tantomi

Dompet Dhuafa hadirkan layanan kesehatan untuk para korban gempa.

Tak ada yang menyangka, suasana yang awalnya tenang di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat mendadak mencekam setelah dua gempa berkekuatan cukup besar datang mengguncang. Kondisi tersebut diperparah, karena gempa datang selama dua hari berturut-turut.

Gempa pertama terjadi pada Kamis (14/1/2021) pukul 14.35 WITA dengan kekuatan 5,9 SR. Lalu gempa dengan kekuatan yang lebih besar yakni 6.2 SR kembali terjadi keesokan harinya, yakni pada 15 Januari 2021 pukul 02.28 WITA.

2 dari 3 halaman

Banyak Bangunan Rusak dan Korban Berjatuhan

Selain Sigap Evakuasi Korban Gempa Majene, DMC DD Hadirkan Layanan Kesehatan© Dompet Dhuafa

Akibat adanya gempa berkekuatan cukup tinggi tersebut, sejumlah bangunan mengalami banyak kerusakan. Termasuk di antaranya fasilitas umum, ibadah dan rumah warga. Selain itu, kabar duka juga menyelimuti, karena banyaknya korban jiwa yang berjatuhan. Hal itu terjadi, karena korban tertimpa material yang ambruk saat gempa.

Lebih lanjut, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat Darno Majid melalui rilisnya menyebutkan, hingga saat ini ada 27 warga yang meninggal akibat gempa yang berpusat di Kabupaten Majene, pada Jumat (15/01/2021). Dari jumlah 27 orang yang meninggal, 18 orang meninggal di Kabupaten Mamuju, sedangkan 9 orang lainnya meninggal di Kabupaten Majene.

3 dari 3 halaman

Banyak Relawan Berdatangan Membantu

Selain Sigap Evakuasi Korban Gempa Majene, DMC DD Hadirkan Layanan Kesehatan© Dompet Dhuafa

Sejumlah relawan berdatangan ke wilayah Majene, Sulawesi Barat, salah satunya Dompet Dhuafa melalui Tim DMC DD. Mereka menerjunkan empat tim. Pertama, ada tim yang berasal dari Majene Tengah melakukan assemen awal, lalu tim kedua yang berasal dari Sulawesi Selatan dengan menempuh jalur darat. Menyusul kemudian tim ketiga dari Jakarta dengan menempuh perjalanan melalui udara dan tiba di Palu. Setelah itu, baru melanjutkan perjalanan darat.

Adapun tim keempat berangkat dari Kota Pare-pare. Tim ini yang semalam (Sabtu, 16/01) berhasil menembus Kecamatan Malunda, Majene, Sulawesi Barat meskipun kondisi gelap karena listrik padam dan hujan lebat. Saat tiba dilokasi tim langsung membantu warga mendirikan tenda pengungsian dan membagikan makan malam kepada warga.

Selain Sigap Evakuasi Korban Gempa Majene, DMC DD Hadirkan Layanan Kesehatan© Dompet Dhuafa

“Sejak tengah malam hingga pagi ini tim DMC DD terus menyisir dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak untuk ke pos pengungsian di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Selain itu tim DMC DD yang terdiri dari tim medis memberikan pelayanan kesehatan terutama para lansia maupun ibu hamil yang terdampak gempa,”ujar Rahmat H.M. selaku Pimpinan Dompet Dhuafa Sulsel.

Rahmat melanjutkan jika pada pagi harinya tim medis DMC DD bersama para relawan berhasil mengevakuasi perempuan yang mengalami pendaharan untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. Sedangkan, di lokasi lain tim respon turut serta membantu evakuasi pohon tumbang akibat longsor yang menimbun jalur arah Malunda.

“Sebelumnya dari malam hari kami berupaya menembus ke Malunda, Alhamdulillah dari volunteer kami berhasil tembus ke Malunda (pusat gempa) di Mamuju, Sulbar, dan langsung bergabung dengan masyarakat yang mengungsi untuk mendirikan tenda pengungsian dan membagikan makan malam,” pungkas Rahmat.

Terkait
Join Dream.co.id