Jemaah Haji Mulai Berdatangan ke Mekah

News | Senin, 27 Juli 2020 15:00
Jemaah Haji Mulai Berdatangan ke Mekah

Reporter : Ahmad Baiquni

Jemaah yang tiba di Mekah harus mengisolasi diri di hotel hingga hari pertama haji pada 29 Juli 2020.

Dream - Arab Saudi menyambut jemaah haji 1441 H/2020 M yang telah tiba di Mekah sejak Jumat pekan lalu.

Karena pandemi Covid-19, Saudi hanya mengizinkan orang-orang yang tinggal di kawasannya dan mereka yang memenuhi kriteria untuk melaksanakan haji tahun ini. Mereka dipilih secara acak melalui sistem komputerisasi tanpa adanya campur tangan manusia.

" Mereka yang akan haji tahun ini, Allah memilih dari jutaan orang untuk untuk melaksanakan ritual haji," ujar Menteri Urusan Haji dan Umrah Saudi, Muhammad Saleh bin Taher Banten, dikutip dari Alarabiya.

" Seleksi ini tidak dilakukan oleh manusia, tetapi ini adalah pilihan saleh untuk memilih salah satu dari sekian banyak orang yang berkesempatan melaksanakan haji," lanjut dia.

2 dari 6 halaman

Harus Karantina di Hotel

Usai tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, para jemaah menjalani screening kesehatan. Kemudian, mereka diantarkan ke hotel di Mekah.

Para jemaah haji diharuskan menjalani karantina hingga prosesi haji dimulai pada 29 Juli.

Jemaah diharuskan memakai masker sepanjang waktu dan pemeriksaan suhu tubuh dijalankan di pintu masuk hotel. Sebelum masuk hotel, para jemaah berbaris dalam jalur yang sudah ditetapkan dan menjaga jarak.

Lokasi hotel ditetapkan di dekat titik pertemuan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan Saudi. Para jemaah haji nantinya berkumpul di titik penjemputan untuk diantarkan ke Masjidil Haram mulai hari pertama haji.

3 dari 6 halaman

Untuk Jemaah Tinggal Dekat Mekah

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menerapkan langkah-langkah pencegahan secara ketat di hotel guna menjaga keselamatan jemaah. Termasuk menyediakan ruang terpisah dan hand sanitizer untuk setiap orang serta menegakkan aturan jaga jarak.

Jemaah diharuskan mengisolasi diri di tempat tinggalnya selama tujuh hari sebelum berangkat ke Mekah sebagai syarat melaksanakan haji. Sementara mereka yang tinggal cukup dekat dengan Mekah tidak diharuskan menetap di hotel namun harus mengisolasi diri di rumah masing-masing hingga hari pertama pelaksanaan haji.

Sedangkan calon jemaah yang terinfeksi Covid-19 namun suda sembuh tidak perlu menjalani karantina. Mereka diminta datang ke Mekah di tanggal-tanggal akhir mendekati hari pertama haji.

4 dari 6 halaman

Sepekan Jelang Ibadah Haji, Jemaah Isolasi Mandiri

Dream - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan jemaah haji yang telah mendapat izin, saat ini sedang melaksanakan isolasi mandiri. Lama isolasi ditetapkan sepekan jelang dimulainya ritual ibadah haji 1441 H/2020 M.

" Berdasarkan protokol kesehatan yang disetujui untuk ibadah haji, jemaah yang memenuhi persyaratan dan kondisi untuk melaksanakan haji tahun ini melakukan prosedur isolasi mandiri," demikian pernyataan Kementerian Haji dan Umrah Saudi, dikutip dari Alarabiya.

Kementerian Haji dan Umrah menetapkan waktu dimulainya isolasi yaitu Minggu, 19 Juli 2020 waktu setempat. Para jemaah akan mulai menjalankan prosesi haji pada Minggu, 26 Juli.

 

5 dari 6 halaman

Pasukan pengamanan haji (askar) menyatakan Kota Suci Mekah akan dijaga oleh barisan keamanan komprehensif. Petugas akan mencegah siapapun yang hendak masuk ke Mekah tanpa izin.

Jika kedapatan ada yang melanggar, maka dikenakan denda sebesar 10 ribu riyal, setara Rp39,6 juta. Jika pelanggaran dilakukan berulang, denda akan dilipatgandakan.

Sedangkan untuk pengangkut ilegal jemaah haji belum mengantongi izin berhaji, ada beberapa tingkatan hukuman yang akan diterapkan.

Hukuman untuk pelanggaran pertama yaitu penjara 15 hari dan denda 10 ribu riyal, dikenakan per jemaah haji ilegal yang diangkut.

 

6 dari 6 halaman

Jika pelanggaran diulang, pelaku akan dipenjara dua bulan dan denda hingga 25 ribu riyal, setara Rp99 juta. Besaran denda ditentukan dari setiap jemaah ilegal yang diangkutnya.

Apabila pelanggaran diulang untuk ketiga kalinya, hukumannya adalah penjara selama enam bulan dan denda 50 ribu riyal, setara Rp198 juta untuk setiap jemaah yang diangkut.

Jika pelanggar adalah ekspatriat, maka selain menjalani hukuman juga akan dideportasi. Kemudian dilarang masuk kembali ke wilayah Saudi.

Sumber: Alarabiya

Terkait
Join Dream.co.id