Saudi Harapkan Indonesia Turut Sukseskan Makkah Route

News | Selasa, 9 April 2019 14:00
Saudi Harapkan Indonesia Turut Sukseskan Makkah Route

Reporter : Ahmad Baiquni

Saudi berharap sukses pelaksanaan haji tahun lalu terulang di tahun ini.

Dream - Pemerintah Arab Saudi mengharap partisipasi Indonesia untuk menyukseskan program Makkah Route 2019. Seperti tahun lalu, Indonesia turut andil terhadap keberhasilan program terobosan Saudi untuk layanan haji itu.

" Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah menyukseskan program Makkah Route pada tahun lalu. Kami berharap sukses yang sama terulang di 2019," ujar Wakil Dirjen Imigrasi Saudi, Khaled Al Aloteibi, dikutip dari Kemenag.go.id, Selasa 9 April 2019.

Makkah Route merupakan program Saudi untuk memudahkan layanan kepada calon jemaah haji. Program ini meliputi penerbitan visa, penyelesaian bea cukai, prosedur paspor, sortir bagasi, dan kepastian kepatuhan pada persyaratan kesehatan.

Lewat program ini, jemaah haji dimudahkan ketika sampai di Saudi hingga ke penginapan. Jemaah tidak perlu lagi mengantre di bagian imigrasi.

Khaled mengatakan, terdapat beberapa hal yang masih perlu disinergikan dengan Pemerintah Indonesia. Ini guna mendukung penyelenggaraan ibadah haji 2019.

Selanjutnya, dia berharap Pemerintah Indonesia menyiapkan jadwal keberangkatan jemaah haji selama 24 jam. Data ini dinilai memudahkan petugas Saudi yang bekerja di Indonesia untuk melakukan pemantauan proses pemberangkatan jemaah haji secara lebih rinci.

Selain itu, Khaled juga berharap kebutuhan visa petugas Saudi segera dapat dipenuhi. Hal ini supaya para petugas dapat bekerja dengan baik selama berada di Indonesia.

" Pada tahun lalu kami mendapati kesulitan akses petugas kami di bandara di Indonesia dan kami berharap adanya dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia atas kelancaran petugas kami dalam menjalankan tugas," kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyatakan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani persoalan ini.

" Kami di Kemenag akan berkoordinasi dengan Kemenlu, Imigrasi dan pihak Angkasa Pura untuk bisa memenuhi beberapa permintaan yang disampaikan dalam pertemuan ini seperti adanya terminal khusus, ruang khusus pengambilan visa, biometrik termasuk kemudahan visa yang harus disiapkan oleh petugas Saudi Arabia di sejumlah bandara dan embarkasi," kata Lukman.

Dia bersyukur dengan adanya program terobosan Pemerintah Saudi itu. Terutama soal rekam biometrik dijalankan di Indonesia, yang tentu memudahkan keberangkatan jemaah haji Tanah Air.

" Kalau tahun lalu jemaah haji yang berangkat dari Jakarta saja yang bisa menikmati fasilitas fast track, kami berharap tahun ini jemaah haji kita bisa merasakan kemudahan tersebut disejumlah bandara," ucap Lukman.

Terkait
Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa
Join Dream.co.id