Balik dari Mudik, Satgas Ingatkan Karantina Mandiri 5x24 Jam

News | Kamis, 20 Mei 2021 07:01

Reporter : Arini Saadah

Para pelaku perjalanan harus melakukan karantina selama lima kali 24 jam setelah kembali dari kampung halaman.

Dream – Banyak para pelaku perjalanan yang menerobos pos-pos penyekatan untuk mudik ke kampung halaman. Bukan langsung beraktivitas, mereka diminta melakukan karantina mandiri saat sudah kembali.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan kepada seluruh pelaku perjalanan harus melakukan karantina mandiri.

“ Saya ingin mengingatkan kepada seluruh pelaku perjalanan harus melakukan karantina selama lima kali 24 jam setelah kembali dari kampung halaman,” ujar Wiku saat keterangan pers, Selasa, 18 Mei 2021.

“ Sebagai bentuk tanggungjawab kepada orang-orang di sekitar kita. Terutama untuk kantor-kantor yang pegawainya melakukan perjalanan antar batas daerah agar mewajibkan pegawainya untuk karantina mandiri sebelum kembali ke kantor,” katanya.

Menurutnyam karantina ini merupakan hal yang sangat penting dan harus dilakukan sehingga bisa mencegah penularan covid-19 kepada orang-orang terdekat saat sudah kembali ke tempat kerja.

Balik dari Mudik, Satgas Ingatkan Karantina Mandiri 5x24 Jam
Ilustrasi Ratusan Pemudik Berdatangan Di Terminal Kampung Rambutan Yang Mulai Dibuka Kembali Usai Ditutup Sementara Selama Peniadaan Angkutan Lebaran. (Foto: Liputan6.com)
2 dari 3 halaman

Optimalisasi Peran Satgas Pemda

 Ilustrasi
© YouTube/BNPB Indonesia

Imbauan tersebut tentu saja tidak bisa berlangsung maksimal tanpa bantuan dari pemerintah daerah yang memiliki otoritas dalam mengatur wilayahnya.

Menurut Prof Wiku Adisasmito, supaya karantina yang dilakukan para pelaku perjalanan berlaku secara efektif, maka pihaknya meminta kepada Satgas di daerah untuk mengoptimalisasi peran posko covid-19.

“ Agar karantina yang dilakukan para pelaku perjalanan berlaku efektif, maka saya meminta kepada satgas di daerah untuk dapat mengoptimalisasi peran posko covid-19, segera data dan pastikan seluruh pelaku perjalanan melakukan karantina mandiri,” jelasnya.

“ Selain itu segera koordinasikan kepada fasilitas kesehatan jika ada kasus positif covid-19 supaya segera mendapat penanganan,” imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Koordinasi Pusat dan Pemda

Karantina mandiri selama 5 kali 24 jam ini perlu dilakukan secara serentak.  Menurut Prof Wiku, penanganan covid-19 di Indonesia perlu kerja sama pemerintah pusat dan daerah agar berjalan efektif.

“ Melalui desentralisasi dan otonomi daerah ini, pemerintah daerah berperan penting dalam penanganan Covid. Pemerintah daerah adalah bagian dari satgas di daerah,” kata Wiku. (mut)

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id