Kondisi Prihatin Atlet Dayung Termuda Peraih Emas

News | Jumat, 31 Agustus 2018 15:02
Kondisi Prihatin Atlet Dayung Termuda Peraih Emas

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Rumah Rizki hanya beratapkan jerami dan berdinding kayu

Dream - Indonesia saat ini menempati peringkat keempat peraih medali emas di Asian Games 2018. Salah satu cabang olahraga (cabor) penyumbang emas yakni tim dayung.

Salah satu anggota tim dayung yang masuk dalam kontingen Tim Merah Putih bernama Rio Rizki. Rio merupakan salah satu atlet termuda di ajang olahraga terbesar se Asia itu.

Dibalik prestasinya yang bersinar, kondisi rumah Rizki di Sulawesi Tengah rupanya sangat memprihatinkan.

Foto-foto terkait kondisi rumah Rizki itu diunggah oleh akun Facebook bernama Eris Riswandi. Terlihat, rumah hanya berdinding kayu.

 

Selain itu, atapnya pun menggunakan jerami dan beralaskan tanah.

" Ini rumah peraih medali emas termuda Rio Rizki. Mudah mudahan tahun ini dapat rumah baruuuu aminnn.. Semangaattt. *Atlet Dayung," tulis Eris seperti dikutip Dream.

Dalam unggahan tersebut, Rizki juga memiliki beberapa medali lain selama ia mengikuti kejuaran.

Warganet yang mengomentari unggahan tersebut turut mendoakan agar Rizki segera mendapat hadiah yang layak berkat prestasinya itu. (ism)

2 dari 3 halaman

Pelari Lalu Muhammad Zohri Kini Punya Minimarket

Dream - Kehidupan Lalu Muhammad Zohri, pelari Indonesia pemegang gelar juara dunia spinter IAAF World U-20 Championship di Tampere, Finlandia perlahan mulai berubah. Beragam hadiah telah diterima Zohri berkat kerja kerasnya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.  

Selain rumah dan emas, pelari cepat kebanggaan Indonesia itu bisa mendapat pemasukan baru dari sebuah minimarket yang diberikan lembaga donor Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Menggandeng PT Hydro Perdana Retailindo (HPR), ACT memberikan aset produktif berupa Minimarket Sodaqo kepada Zohri. Minimarket yang diberi nama Zohrimart ini resmi berpoerasi pada Kamis hari ini.

 Hadiah Jokowi: Rumah Lalu Zohri Diperbaiki© MEN

Presiden ACT, Ahyudin, mengatakan kemenangan Zohri menjadi momentum untuk melihat seperti apa kondisi sebenarnya dari masyarakat Lombok Utara. Menurut dia, penyerahan minimarket tersebut kepada keluarga Zohri merupakan langkah awal pemberdayaan ekonomi masyarakat Lombok Utara dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

" Kita melihat bahwa masih banyak masyarakat di lingkungan ini yang perlu diberdayakan secara ekonomi," kata Ahyudin melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis 2 Agustus 2018.

" Zohrimart bukan akhir apresiasi atas prestasi, tapi awal merakit cita-cita kerakyatan, cita-cita kebahagiaan orang banyak, menyiapkan senyum kemandirian," ucap Ahyudin melanjutkan.

Peresmian Zohrimart ini juga jadi momentum untuk memperkenalkan kepada masyarakat mengenai gerakan wakaf tunai. Sodaqo yang dikelola HPR merupakan usaha yang berada di bawah naungan Global Wakaf Corporation.

Presiden Global Wakaf, Imam Akbari, mengatakan Sodaqo merupakan perwujudan wakaf produktif. Dana wakaf yang terkumpul dioptimalkan untuk pengelolaan bisnis sehingga lebih produktif.

" Setiap keuntungan wakaf produktif hasil dari perputaran roda bisnis akan didedikasikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ucap Imam.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur HPR, Syahru Aryansyah, menjelaskan pengelolaan Zohrimart dijalankan dengan pendampingan dari pihaknya. Menurut dia, operasional Zohrimart akan terus dipantau hingga berkembang menjadi usaha yang besar.

" Tim kami akan terus memonitor perkembangan penjualan Zohrimart dan memberi pendampingan kepada Zohri. Sehingga, Zohrimart dapat terus menghasilkan benefit, yang mana bisa dimanfaatkan oleh keluarga Zohri dan masyarakat sekitarnya," kata Syahru.

 

3 dari 3 halaman

Atlet Asian Games Tertua Indonesia Bikin Salfok, Lihat Sabuknya

Dream – Nama Michael Bambang Hartono masih menjadi perbincangan kalangan warganet. Penyabet medali perunggu di pertandingan bridge Asian Games 2018 ini membuat warganet minder. Sebab, atlet tertua dari kontingen Indonesia itu bukanlah atlet sembarangan.

Dia merupakan orang terkaya nomor satu di Indonesia. Meskipun masuk daftar orang tajir melintir, semangat Bambang untuk berpartisipasi dalam Asian Games 2018, patut diacungi jempol.

Predikat “ orang terkaya” dan usia 78 tahun tak memadamkan semangatnya untuk mewakili Indonesia di olahraga bridge Asian Games 2018.

“ Keminderan” sekaligus kekaguman terhadap Bambang, dituangkan oleh pengguna Twitter berakun @AmmarGill.

“  Guys, kalau lihat Bapak ini tolong dibantu, ya. Beliau di tengah perjuangannya menyambung hidup dengan jualan rokok, masih sempat bertanding demi Indonesia di Asian Games. Bantuan kita akan bantu ringankan beban hidupnya,” cuit @AmmarGill.

Cuitan ini seketika menjadi viral dan telah dicuit ulang sebanyak 11.833 kali. Banyak warganet memberikan reaksi lucu.

“  Dan itu tolong bilang nggak usah sok mau borong dagangan rokok bapaknya… Bapaknya ini kalau butuh duit, bukan dia yang ke bank, tapi banknya yang pindah ke rumahnya, di belakang, deket dapur, jauh pokoknya, mah,” cuit @kangenbilang.

“  Barusan udah transfer, tapi uangnya malah balik lagi. Malu katanya,” kata @selviadwira.

 

Terkait
Join Dream.co.id