Rumah Bekas Pembunuhan Sadis Pulomas Berhasil Terjual, Begini Kisahnya Bisa Laku!

News | Selasa, 26 Oktober 2021 18:02

Reporter : Reni Novita Sari

Inilah alasan rumah bekas pembunuhan sadis di Pulomas bisa terjual

Dream - Masih ingat kasus pembunuhan keji di Pulomas, Jakarta Timur pada 2016 silam? Saat itu, polisi menemukan 11 orang dengan posisi saling bertumpukan di dalam kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter persegi.

Nahas, penyekapan itu membuat enam orang di antaranya tewas diduga karena kehabisan oksigen. Termasuk sang pemilik rumah, Dodi Triono. Dodi Triono sendiri merupakan seorang pengusaha kaya yang bergerak di bidang property. Tak heran jika rumah yang menjadi tempat pembunuhan sadis itu terlihat begitu megah dan mewah.

Pasca kejadian sadis tersebut, rumah mewah milik keluarga Dodi Triono lantas mencoba dijual. Namun tak semudah itu, rumah bekas lokasi pembunuhan tersebut santer diisukan berhantu dan angker. Usut punya usut, rumah tersebut kini akhirnya laku terjual. Lantas bagaimana cerita selengkapnya? Simak ulasannya dilansir dari Youtube Century 21 Indonesia berikut ini!

Rumah Bekas Pembunuhan Sadis Pulomas Berhasil Terjual, Begini Kisahnya Bisa Laku!
Foto : Kapanlagi.com
2 dari 7 halaman

Menjual Rumah Bekas Pembunuhan

 ilustrasi© Foto : Kapanlagi.com

Dilansir dari youtube Century 21 Indonesia, rumah mewah milik mendiang Dodi Triono ternyata sudah dibeli oleh seseorang. Hal tersebut diketahui dari cerita Aldri Karmani, seorang marketing Century 21 yang juga kerabat dekat keluarga Dodi Triono.

Di kanal youtube tersebut, Aldri bercerita bagaimana perjuangannya untuk menjual rumah tersebut. Menurutnya, tak mudah untuk menjual rumah tersebut karena tragedi yang sudah terjadi. Bahkan, beberapa calon pembeli sempat menyebut rumah tersebut berhantu.

" Ada risiko tambahan, di situ kan ada furniture lengkap. Sudah gitu ada tanda kutip kejadian (pembunuhan). Saya mulai menjual rumah itu tiga bulan setelah kejadian. Dengan banyak cobaan, godaan, banyak pembeli yang nyeleneh, katanya rumah hantulah," tutur Aldri.

3 dari 7 halaman

Harga Sangat Anjlok

 ilustrasi© YouTube CENTURY 21 Indonesia

Bahkan rumah yang dibanderol miliaran itu, pernah ditawar begitu anjlok jadi Rp500 juta. Menurut Aldri, sebagian orang mencoba mencuranginya supaya bisa dijual lagi dengan harga lebih tinggi.

" Kita juga jual tidak melebihi harga pasar yang ada. Kita tour di sana, ada yang suka sekali, ada yang ketakutan. Sampai berapa kali masuk berita online. Malah rumah ini pernah ditawar Rp500 juta. Wah kalau segini, mending saya beli sendiri," imbuhnya.

© Dream
4 dari 7 halaman

Rumah Sangat Megah dan Mewah

 ilustrasi© YouTube CENTURY 21 Indonesia

Meski menyimpan tragedi, diakui Aldri jika bangunan modern dengan dominasi cat berdinding putih itu memang tampak mewah. Perpaduan gaya klasik dan modern membuat rumah itu tampak istimewa. Apalagi rumah tersebut dipenuhi dengan perabotan yang berharga fantastis. Wajar saja, pemiliknya Dodi Triono merupakan arsitek ternama di Indonesia. 

" Rumahnya bagus sekali, desainnya bagus. Karena almarhum pak Dodi itu arsitek ternama di Indonesia. Masuk (rumah) itu nyaman sekali. Karena memang enggak ada sesuatu yang ditakuti gitu istilahnya," ungkap Aldri.

5 dari 7 halaman

Ada Tantangan untuk Menjualnya

 ilustrasi© YouTube CENTURY 21 Indonesia

Meski begitu, ada tantangan besar untuk bisa membuat rumah itu laku. Aldri setiap akhir pekan kerap mengadakan tour rumah. Lalu menerangkan setiap detil kondisi bangunan hingga peristiwa mencekamnya.

" Karena menjual rumah ini perlu tantangan ya, untuk meyakinkan orang-orang. Tantangan kita sebenarnya cuma satu, jujur menerangkan rumah ini dari A sampai Z. Karena selama 1,5 tahun menjual rumah tersebut," terangnya.

© Dream
6 dari 7 halaman

Meyakinkan dan Jujur Pada Pembeli

 ilustrasi© YouTube CENTURY 21 Indonesia

Setelah sekian lama Aldri berjuang menjual rumah tragedi Pulomas, baik dari yang sekedar bercanda, bahkan ada yang menjadikan ajang uji nyali, dan banyak lagi. Tapi Aldri tetap berusaha profesional untuk menjelaskan setiap ruangan dan kondisi rumah sebenarnya.

" Meyakinkan kalau rumah ini tidak ada apa-apanya. Kita lihatin semuanya, ruangan demi ruangan. Tempat kejadian (pembunuhan) kita lihatin. Kalau memang dia mau membeli, harus lihat dulu," papar Aldri.

7 dari 7 halaman

Akhirnya Rumah Itu Terjual

 ilustrasi© YouTube CENTURY 21 Indonesia

Perjuangannya pun berbuah manis. Aldri berhasil mendapatkan pembeli yang menganggap rumah Pulomas itu baik-baik saja. Meski diperlukan sekitar enam bulan untuk proses pengurusan dan meyakinkannya lagi.

" Alhamdulillah lagi, si pembeli ini tidak merasa rumah ini angker, tidak seram. Karena dia bilang, dia punya keyakinan rumah ini kalau orang sudah meninggal tidak mengganggu apa pun. Tidak merasa ketakutan, yang sudah meninggal pasti masuk surga," pungkasnya.

 

 

© Dream
Join Dream.co.id